Enry Mazni

Travelling Stories and Medical Record

Home Top Ad

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang...

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang bisa dikunjungi, baik di Indonesia maupun luar negeri. Kesukaan masing masing kita pun berbeda-beda saat melancong ke tempat-tempat wisata, ada yang suka sightseeing, historical, Nature dan lain sebagainya. Dan banyak cara pula kita untuk bisa menikmati tempat tempat wisata tersebut. Seperti mengikuti sebuah paket tour dan kita juga bisa berpetualang sendirian. Artiannya, semua kebutuhan dan persiapan perjalanan kita yang mengurusnya. Dari mulai persiapan tiket, hotel dan menyiapkan daftar tempat kunjungan, kemudian yang paling utama adalah menentukan tujuan kota atau negara yang akan dikunjungi.
Ferry To Mallaca
Ferry To Mallaca
Dalam postingan ini, saya akan memberitahu beberapa tempat yang menarik di Melaka untuk dikunjungi dikalangan para turis baik itu lokal maupun mancanegara. Melaka merupakan kota tetangga yang terdekat dengan Indonesia, khususnya dari kota Dumai Provinsi Riau. Melaka merupakan salah satu kota yang saya masukkan ke dalam daftar overland trip saya selama 28 hari perjalanan yang melintasi 4 negara asia tenggara dan beberapa kota lainnya.

Melaka merupakan kota pertama yang saya singgahi dalam menjalankan misi perjalanan darat ini, meskipun saya hanya mempunyai waktu yang sangat terbatas di Melaka yaitu 1 hari saja, ternyata saya bisa mengunjungi beberapa tempat-tempat wisata yang sudah sangat familiar dikalangan para turis baik lokal maupun luar negeri.

Sebelum lanjut saya mau info sedikit neh. Bagi teman teman yang ingin kepohin berapa budget yang saya keluarkan untuk transportasi, akomodasi dan bagaimana persiapan saya untuk perjalanan 4 negara, jalur darat selama 28 hari. Teman-teman bisa membacanya di artikelnya yang sudah saya buatkan link didalam postingan ini. Dan jangan lupa juga untuk mantengin vlog traveling saya juga ya, silahkan klik di menu VLOG diatas dan jangan lupa di subscribe channel Youtubenya. Terima kasih salam sapa manjahhhh ulala ulala beibeh.
Okehhh kembali ke laptop, perjalanan saya ke Melaka ditempuh melalui jalur laut yaitu menggunakan kapal ferry dari Kota Dumai Riau menuju Melaka, untuk tiket kapal ferry dari Dumai ke Melaka per sekali jalan per orangnya 320.000 IDR. Kapal berangkat menuju Melaka sekitar pukul 09.00 pagi dan lama perjalanan +- 3 Jam. Di Melaka saya hanya singgah beberapa jam saja, karena malam harinya saya sudah harus berpindah ke tujuan berikutnya yaitu Penang Malaysia menggunakan bus malam untuk menghemat budget penginapan. Jadi, saya hanya mempunyai +- 6 jam saja untuk mengekplore Melaka.

6 Tempat Wisata Di Melaka Cukup Di Tempuh Berjalan Kaki :

1. Kuliner
Ada banyak tempat dan jenis makanan maupun cemilan yang bisa kita coba di Melaka, dan salah satu tempat makan yang saya datangi adalah restoran Famosa Chicken Rice Ball. Restoran ini direkomendasikan oleh salah satu teman saya di Pekanbaru yang katanya sangat terkenal dan enak dengan berbagai macam menu makanan yang mereka jual. Sesaat saya sampai di depan restoran, ternyata sudah terjadi antrian yang cukup panjang oleh para pengunjung yang penasaran akan cita rasanya. Famosa Chicken Rice adalah Chinese Restaurant yang di punyai oleh orang china lokal, dan rata rata pengunjung restoran ini adalah para turis dan local chinese.

Kebetulan sekali saya sampai di Melakanya sekitar jam makan siang, jadi saya dan 2 orang travelmate memilih restoran ini untuk mengisi perut perut kami yang sudah mulai lapar. Famosa Chicken Rice Ball bukanlah restoran HALAL, jadi saya hanya memesan minuman dan menemani 2 orang travelmate saya untuk makan siang. Menu kami siang ini adalah :

*. Famosa Rice Ball
*. Roasted Chicken with Rice
*. Famosa White Coffee
Famosa White Coffee
Famosa White Coffee

2. Christ Church / Red Church (Gereja Merah)
Salah satu landmark Melaka yang sangat terkenal adalah Christ Church atau biasa dikenal dengan Red Church (Gereja Merah). Lokasi gereja merah ini berada di jalan gereja Bandar Hilir Melaka. gereja yang berdiri sejak 1753 ini masih di fungsikan sebagai tempat ibadah dan menjadi spot para wisatawan untuk mengabadikan momen berlatar belakang bangunan gereja yang memiliki lonceng di towernya. Katanya belum ke Melaka kalau tidak mengunjungi gereja merah ini, tidak hanya hanya gereja merah saja yang menjadi daya tarik turis, di sekitar bangunan gereja merah juga banyak para pedagang yang menggelar dagangan mereka, ada toko-toko souvenir dan berbagai macam jenis makanan dan minuman yang mereka tawarkan bagi wisatawan.
Christ Church Melaka
Christ Church Melaka
3. Melaka River Boat Tour
Tidak jauh dari gereja merah, terdapat sebuah aliran sungai yang dijadikan lokasi wisata, dengan menggunakan boat kecil yang melewati kota, bangunan-bangunan sejarah, rumah rumah yang berjejer sepanjang aliran sungai, jembatan bersejarah dan tempat-tempat belanja. Sungai dan Boat nya bersih dan rapi, jadi sangat cocok bagi keluarga yang membawa anak-anak untuk menikmatinya.


4. Baba Nyonya House / Rumah Peranakan China Malaysia
Tidak jauh dari lokasi gereja merah, hanya butuh waktu +- 10 menit berjalan saya sudah sampai di tempat wisata berikutnya, yaitu museum warisan bersejarah UNESCO atau dikenal dengan Baba Nyonya House alias peranakan china malaysia. Museum ini dibangun kembali pada tahun 1986 oleh keluarga dari generasi ke empat mereka, dan sampai saat ini yang mengelolanya masih dari keluarga turunan Baba dan Nyonya. Biaya tiket masuknya sebesar 15 MYR tanpa tour guide tapi kita diberikan sebuah buku panduan mengenai sejarahnya secara detail dari setiap lokasi-lokasi yang berada di dalam rumah ini, sementara bagi kalian yang ingin menggunakan tour guide harus membayar 19 MYR per orang. Jika kalian ke Melaka, jangan lupa untuk mengunjungi museum Baba dan Nyonya ini ya.

5. Tepian Sungai Melaka
Menjelang keberangkatan saya ke Penang pada malam hari, saya bersama 2 travelmate menghabiskan waktu sore hari bersantai di tepian aliran sungai, yang berada tepat disamping gereja merah. Lokasi ini dijadikan outdoor mini foodcourt yang menyediakan beberapa meja dan kursi untuk para pengunjung bersitirahat sambil menikmati makanannya. Outdoor foodcourt tepian sungai ini hanya menjual berupa cemilan atau makanan ringan, seperti fried potato roll, kue kue tradisional, kelapa muda, aneka jus dan softdrink dan masih banyak lagi. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah ketika memesan jus semangka, jus semangka ini tidak disajikan dalam bentuk gelas, melainkan dalam bentuk 1 buah semangka utuh yang sudah di blender isi dalamnya seharga 5 MYR.

6. Mallaca Walking Street / Night Market
Salah satu tempat keramaian di Melaka lainnya adalah Mallaca Walking Street atau dikenal dengan Jonker Street berdekatan dengan gereja merah. Street area ini buka mulai di sore hari sampai tengah malam setiap hari jumat, sabtu dan minggu. Sama seperti pasar malam lainnya, barang barang yang mereka jual seputaran souvenir khas Melaka, barang barang antik, aneka makanan dan minuman serta berbagai macam atraksi bisa dijumpai sepanjang jalan di night market ini. Jonker Street tidak terlalu luas, lebih kurang selebar jalanan perumahan saja. Jadi, bagi kalian yang ingin bersantai dimalam hari dengan berbagai macam sajian dan hiburan Jonker Street Melaka adalah pilihan yang sangat tepat.


Ke enam lokasi yang saya sebut diatas, semuanya saling berdekatan jadi cukup berjalan kaki saja. Dan satu hal yang wajib dicoba pada malam hari adalah, berkeliling menggunakan bejak hias yang sudah di sulap bak kereta kencana nya cinderela, hanya bedanya becak hias di Melaka ini full musik dan agak berisik.

Jadi, meskipun saya hanya mempunyai waktu beberapa jam saja di Melaka, hanya bisa mengunjungi beberapa spot wisata, tapi bagi saya sudah cukup menyenangkan sekali bisa melihat lihat kota kecil yang penuh dengan tempat wisata dan saling berdekatan. Karena saya berhasil memanfaatkan waktu yang terbilang singkat dalam sebuah perjalanan backpacker ini, maka misi saya berhasil dalam pemanfaatan waktu yang terbilang pendek ini.



'Keep Traveling Keep Writing'

ENRYMAZNIDOT - Berikut postingan lanjutan saya mengenai biaya transportasi dan akomodasi saya selama 28 hari mengekplore 4 negara asia ten...

ENRYMAZNIDOT - Berikut postingan lanjutan saya mengenai biaya transportasi dan akomodasi saya selama 28 hari mengekplore 4 negara asia tengggara, Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam. dengan menggunakan semua jenis transportasi laut, darat dan udara. Semoga tulisan saya ini bermanfaat atau bisa jadi referensi bagi teman teman lainnya.

Mini Van dari Bangkok ke Pattaya ( two way ticket ).

Dari stasiun kereta api menuju terminal bus (Mo Chit Bus Terminal) saya menggunakan Grab Car 175 THB + bayar TOL 50 THB totalnya 225 THB / 3 orang (shared cost), jadi ongkos per orangnya 75 THB. Kemudian mini van dari Bangkok ke Pattaya 89.000 IDR per orang dengan lama tempuh +- 3 jam. Dan untuk harga tiket balik dari Pattaya ke Bangkok 89.000 IDR per orang dengan mini van yang sama dan durasi perjalanan pun lebih kurang sama.


Kereta Api dari Bangkok ke Khon Kaen (Night Train).

Kenapa ke Khon Kaen? Saya mau jumpai teman saya yang tinggal di Khon Kaen dan dia orang Thailand, udah gitu aja hahaha. Kebetulan kota ini merupakan salah satu jalur darat menuju Vientiane Laos, dan saya istirahat satu malam di Khon Kaen sebelum besok paginya lanjut menuju Laos. Nah untuk harga tiketnya per orang 109.000 IDR dan lama perjalanan +- 8 – 9 jam. Harga tiket segitu untuk kereta api ekonomi kelas 3 dengan kipas angin dan jendela yang bisa buka tutup, kalau bahasa kerennya 3rd class train economic with portable windows.

Kereta Api dari Khon Kaen ke Nong Khai (Thailand Laos Border).

Kereta api dari Khon Kaen menuju perbatasan kedua negara ini yaitu di Nong Khai adalah 58.000 THB per orang, dan jarak tempuh +- 3 jam dan tipe kelas gerbong kereta apinya tidak perlu saya jelaskan lagi ya, hahaha dan pastinya teman teman sudah tahu lah.

Bus dari Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam (Semi Sleeper Bus).

Karena perjalanannya sangattttttttttttttttt lama dan panjang, saya memilih bus tipe sleeper alias tidak pakai kursi melainkan merupakan semi sleeper seat. Dan perjalanan antar kota antar negara ini ditempuh selama +- 24 jam, berangkat jam 17.30 dari Vientiane dan sampai di Hanoi nya keesokan sore harinya di jam yang sama. Bus yang saya tumpangi tidak memiliki toilet buat pipis apalagi poops, dan tidak dapat makan maupun cemilan. Bus berangkat dari Vientiane Southern Bus Terminal menuju Hanoi Nuoc Ngam Bus Terminal dan harga tiket per orangnya 475.000 IDR, dan nama busnya HTX Van Tai 277.
Bus HTX Van Tai 277, Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam
Bus HTX Van Tai 277, Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam

Airasia dari Hanoi ke Kuala Lumpur (KLIA2).

Perjalanan saya berakhir di Hanoi dan pulangnya memilih naik pesawat saja, karena lebih hemat waktu dan sudah mulai lelah. Tiket pesawat Airasia dari Hanoi ke Kuala Lumpur 1.100.000 IDR di tambah beli bagasi 20 kg +- 400.000 IDR / 2 orang (share cost), total tiket pesawat per orang dengan share cost bagasi 1.300.000 IDR.
Tiket Airasia dari Kuala Lumpur (KLIA2) ke Pekanbaru per orangnya 490.000 IDR ditambah beli bagasi 25 kg +- 200.000 IDR / 2 orang (share cost), total harga tiket dengan share cost bagasi cek in adalah 590.00 / orang.

Untuk total biaya transportasi mulai Mini Van, Kapal Ferry, Bus, Kereta Api dan Pesawat secara garis besarnya adalah +- 4.100.000 IDR, dengan total perjalanan selama 28 hari menempuh jalur darat ke 4 negara southeast asia Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam terus kembali lagi ke Indonesia. Total biaya tersebut belum termasuk biaya penginapan / akomodasi di beberapa kota.

Akomodasi / Penginapan

Penang – Malaysia.

My Hostel Muntri, private room isi 4 bed, AC dan shared bathroom. Untuk 3 hari 2 malam totalnya 576.000 IDR / 3 orang share cost, biaya penginapan per orang adalah 192.000 IDR untuk 3 hari 2 malam. Biaya tersebut belum termasuk pajak hotel sebesar 12 MYR.

Ko Samui – Thailand.

Samui Hostel, 3 single bed in private room, bathroom, AC. 2 hari 1 malam totalnya 285.000 IDR / 3 orang share cost, per orangnya 95.000 IDR untuk 2 hari 1 malam.
Ko Pha Nghan – Thailand.

Ko Pha Nghan - Thailand.

S.K Home Guesthouse, 1 queen bed 1 single bed private room and bathroom di dalam, AC. Untuk 3 hari 2 malam total biaya kamar 1.592.000 IDR / 3 orang share cost, jadi harga per orang untuk 3 hari 2 malamnya 530.600 IDR. harganya sedikit mahal dibandingkan dengan hotel hotel sebelumnya, karena banyak turis turis lainnya berbondong bondong ke Ko Pha Nghan untuk ikut acara full moon party. FYI, di Ko Pha Nghan di setiap bulan purnama mereka mengadakan party di pantai pada malam hari, tepatnya di Haadrin Beach.

Pattaya – Thailand.

Di Pattaya saya menginap di B2 Hotel South Pattaya selama 3 hari 2 malam, 1 queen bed 1 single bed, kamar mandi di dalam, AC, TV dan ada fasilitas kolam renang. Total harganya 1.042.500 IDR / 3 orang share cost, dan harga per orangnya 347.500 IDR selama 3 hari 2 malam. Ini adalah hotel termegah dan terbagus selama perjalanan 28 hari saya.
B2 Hotel South Pattaya Room
B2 Hotel South Pattaya Room

Bangkok – Thailand.

Di hari pertama saya di Bangkok tidak menginap di Hostel atau Hostel, kebetulan dihari pertama saya dan 2 orang travelmate dapat host dari Couchsurfing untuk 1 malam. Jadi saya dan travelmate bisa menghemat biaya penginapan untuk 1 malam. Hari selanjutnya saya pindah ke Urban Hostel Bangkok, 4 hari 3 malam Dormitory room 14 bed, AC, shared bathrom. Total biayanya 1.608.500 / 3 orang share cost. Jadi, harga untuk per orang menginap selama 4 hari 3 malam 536.100. Ini hostel sangat saya rekomendasikan karena bersih, tidak bau, fasilitas ok, resepsionis ramah dan kadang kadang dapat free snacks di pagi hari. Untuk lokasi sangat strategis dan tidak berisik.

Vientiane – Laos.

Saya menginap di Vientiane SP Hotel, 2 hari 1 malam, private room, 1 queen bed 1 single bed dan kamar mandi di dalam, AC, TV, sayang hotelnya tidak ada fasilitas lift jadi para tamu harus turun naik tangga menuju kamar dan hotel terdiri dari beberapa lantai. Harga kamar per malamnya 511.600 IDR / 3 orang share cost, jadi harga per orangnya adalah 170.500 IDR dan sudah termasuk sarapan pagi.

Hanoi – Vietnam.

Ha Noi Lantern Dorm, bunked bed, AC, lokasi strategis di area Hanoi Old Quarter. Tarif untuk 4 hari 3 malam 1.056.000 / 4 orang share cost (selama di Hanoi anggota trip bertambah 1 orang), jadi tarif bunked bed nya per orang selama 4 hari 3 malam 264.000 IDR. Penginapannya terdiri dari 4 lantai, lt.1 restoran, lt.2 Bar, lt.3 penginapan dan lt.4 tidak tahu isinya apa.

Total semua biaya untuk transportasi dan akomodasi saya untuk perjalanan selama 28 hari :
Transportasi = 4.101.000 IDR
Akomodasi / Penginapan = 2.136.000 IDR
Total keseluruhannya = +- 6.237.800 IDR

Perhatian, biaya tersebut belum termasuk dengan biaya hidup harian, cemilan, tiket masuk ke objek wisata, ikut paket tour Ha Long Bay Vietnam, tiket transportasi bus dalam kota, belanja souvenir dan lain lainnya. Additional cost ini tergantung dari masing masing individu yang mengatur.

'Keep Travelling, Keep Writing'

ENRYMAZNIDOTCOM - Helooo sahabat pejalan, sesuai dengan janji saya sebelumnya pada postingan Jalan Darat 4 Negara, saya akan membagikan ri...

ENRYMAZNIDOTCOM - Helooo sahabat pejalan, sesuai dengan janji saya sebelumnya pada postingan Jalan Darat 4 Negara, saya akan membagikan rincian mengenai berapa biaya / budget transportasi yang saya habiskan selama perjalanan melalui jalan darat dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam. Dengan durasi perjalanan +- 28 hari di 4 negara dan beberapa kota di S.E.A country. Semua tiket transportasi baik bus, kereta api dan lainnya, saya beli melalui beberapa website online yang pastinya sudah terpercaya dalam hal transaksi. Dan yang paling penting adalah keamanan saat bertransaksi menggunakan kartu kredit, that the main point.
Jalan Darat 28 Hari 4 Negara, Ini Biaya Transportasinya
Jalan Darat 28 Hari 4 Negara, Ini Biaya Transportasinya
Saat ini saya bermukim di sebuah perumahan di kota Pekanbaru Riau, dan akses yang terdekat untuk menuju negara tetangga Malaysia adalah menggunakan kapal ferry dari Dumai ke Melaka, selain dari jalur laut, dari kota Pekanbaru juga mempunyai direct flight ke Kuala Lumpur dengan pesawat Airasia, jadi ada 2 pilihan atau opsi bagi warga Pekanbaru untuk berwisata ke negara Malaysia.


Nah, karena judul trip ini ’28 Days trip by Land’ saya memilih kota Dumai sebagai jalur masuk ke Melaka dengan menggunakan transportasi laut alias kapal ferry. Dari Pekanbaru saya menggunakan Mini Van atau biasanya orang Pekanbaru menyebutnya dengan ‘trapel’ menuju kota Dumai. Dari Melaka, perjalanan darat menuju kota kota lainnya yang berada di Thailand, Laos dan Vietnam dimulai.

Sebelum saya membuat rincian biaya transportasi, ada baiknya saya akan membagikan dulu rute perjalanan saya antar kota dan negara. Perjalanan saya mulai dari (Indonesia) kota Pekanbaru, Kota Dumai, (Malaysia) Melaka, Penang, (Thailand) Hat Yai, Surat thani, Ko Samui (Pulau), Ko Phanghan (Pulau), Bangkok, Pattaya, Khon Kaen, Nong khai, (Laos) Vientiane, (Vietnam) Hanoi, (Malaysia) Kuala Lumpur dan terakhir kembali ke Pekanbaru Riau.

Berikut rincian biaya transportasi per orang, per sekali jalan dan akomodasi saya +- 28 hari dalam mencari ‘seseorang’ ehhhh, mencari kebahagian dan kepuasan hati dengan Motto “Jelajahi Dunia, Kenalkan Pada Tetangga”.

Transportasi :

Mini Van / Travel dari Pekanbaru ke Dumai.

harga tiket dari Pekanbaru ke Dumai 120.000 IDR per orang dengan lama perjalanan lebih kurang 5-6 jam.

Kapal Ferry dari Dumai ke Melaka.

Untuk tiket kapal ferry dari Dumai ke Melaka 320.000 IDR per orang per sekali jalan, dan lama perjalanan lebih kurang 2-3 Jam, melewati selat Melaka Malaysia. Tiket minivan dan ferry saya beli langsung ke konter masing masing agen dan hanya bisa dibeli secara langsung alias offline.

Bus dari Melaka ke Penang (Night Bus).

Melaka Sentral Bus ke Sungai Nibong Bus Terminal Penang harga tiketnya 58,8 MYR / 209.000 IDR dan nama busnya KKKL, durasi perjalanan +- 7 Jam. Beli tiket night bus atau bus malam saja, selain bisa menghemat biaya hotel kita juga bisa beristirahat dan akan kembali segar di keesokan harinya.
Hat Yai Junction Station
Hat Yai Junction Station

Bus dari Penang ke Hat Yai.

Tiket bus Penang ke Hat Yai seharga 35 MYR / 124.500 IDR, dan nama busnya Billion Star, saya naik busnya langsung ke kantor mereka dekat di terminal bus dalam kota Penang Komtar. Lama perjalanan +- 4 Jam.

Kereta Api dari Hat Yai ke Surat Thani (Night Train).

Berangkat dari stasiun Hat Yai Junction ke Stasiun Surat Thani menggunakan kereta api kelas 3 / 3rd class fan, karena ini yang paling murah dengan fasilitas kipas angin, jendela portable haha alias bisa di buka tutup, kursi lumayan empuk dan satu baris isi 2 orang. Bukan private seat kayak di pesawat ya susunan kursinya. Dengan harga tiket 151,67 THB / 68.900 IDR dan lama perjalanan +- 6 Jam.


Mini Bus, Kapal Ferry dari Surrat Thani ke Ko Samui.

Dari Surat Thani Stasiun saya harus naik bus/minivan menuju pelabuhan atau pier namanya Don Sak, lama perjalanan +- 1,5 jam menggunakan Mini Bus (Bus Phantip 1970), harga tiket mini van nya 84.500 IDR per orang. Kemudian saya lanjut naik ferry menuju Ko Samui dari Don Sak Pier ke Lipa Noi Ko Samui Pier dengan harga tiketnya 75.000 IDR per orang dan lama perjalanan +- 1,5 jam. For You Info atau bahasa jagad rayanya FYI, kapal ferry yang saya tumpangi adalah kapal yang juga mengangkut kendaraan roda 4 dan roda 2, dimana terdiri dari beberapa tingkat dan tingkat atasnya diperuntukkan bagi penumpang. Dan ini lebih nyaman dibandingkan kapal ferry yang pernah saya naiki dari Jepara menuju Karimun Jawa. Setelah sampai di Ko Samui, cara mencapai hotel dan pusat keramaian di Ko Samui, saya harus naik Mini Van lagi yang lumayan mahal dan harga tiket per orangnya 200 THB, selain mini van kita juga bisa menumpangi Tuk Tuk.

Mini Van, Kapal Ferry dari Ko Samui ke Ko Pha Nghan.

Dari hotel saya harus kembali lagi menuju Lipa Noi Ko Samui Pier untuk lanjut ke Ko Pha Nghan menggunakan Taxi dan mintak ke drivernya tidak menggunakan argo alias langsung nego harga saja, Taxi dari hotel menuju pelabuhan 550 THB / 3 orang (share cost), jadi harga per orangnya +- 183 THB. Kemudian tiket ferry dari Lipa Noi Ko Samui ke Thong Sala Ko Pha Nghan Pier +- 70.000 IDR per orang dengan jarak tempuh +- 1,5 Jam. Sebenarnya antara Ko Samui dan Ko Pha Nghan mempunyai pelabuhan yang lebih dekat lagi dari Ko Samui, silahkan lihat google map karena saya juga lupa nama pelabuhannya dan antara pelabuhan ini jarak tempuhnya lebih singkat bila dibandingkan melalui Lipa Noi Ko Samui Pier. Ko Samui dan Ko Pha Nghan merupakan pulau yang terpisah atau berdiri sendiri.
3rd class train with fan
3rd class train with fan

Tuk Tuk, Kapal Ferry, Bus dari Ko Pha Nghan ke Surat Thani Stasiun.

Untuk menuju kembali ke Thong Sala Ko Pha Nghan Pier saya menggunakan Tuk Tuk seharga 100 THB. Kemudian baru dilanjutkan menggunakan ferry dan bus menuju stasiun Surat Thani. Nah, di tiket yang saya beli ini harganya sedikit lebih mahal, karena tiket kapal dari Thong Sala Ko Pha Nghan ke Don Sak Pier dan tiket bus dari Don Sak Pier ke stasiun Surat Thani itu saya beli sekaligus alias harga tiketnya sudah termasuk tiket kapal ferry dan bus, per orang di kenakan 192.000 IDR.


Kereta Api dari Surat Thani ke Bangkok (Night Train).

Lagi lagi saya wajib memilih harga tiket kereta api menuju Bangkok yang termurah yaitu 3rd class with fan / ekonomi kelas 3 pakai kipas angin dengan portable windows alias jendela bisa di buka tutup. Harga tiketnya 125.000 IDR per orang berangkat dari stasiun Surat Thani menuju stasiun Hua Lamphong Bangkok dengan durasi perjalanan +- 11 jam. Nama kereta apinya Rapid Train No 172. Untuk menghemat penginapan, saya berangkat ke Bangkok di malam hari dan sampai Bangkoknya keesokan harinya di jam 09.00 an.



'Keep Traveling, Keep Writing'

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baikl...

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baiklah, di tulisan kali ini saya ingin membagikan sedikit cerita tentang persiapan untuk perjalanan panjang saya selama 28 hari ke beberapa negara dan apa saja yang saya siapkan. 
28 hari keliling 4 negara asia tenggaran jalan darat
4 Negara Jalan Darat 28 Hari
Perjalanan ke 4 negara asia tenggara akan saya tempuh lewat darat, WOW amazing gak sih? Mmmmm kalau saya pribadi sangat sangat amazing sekali, karena ini pertama kalinya saya melakukan trip untuk durasi yang sangat lama dan hanya menempuh jalur darat. Selain amazing, akan banyak sekali pengalaman seru dan cerita yang berbeda beda yang akan saya dapat dari setiap kota yang disinggahi. Nah negara dan kota mana saja yang akan saya lewati selama menempuh jalur darat?. Bagaiman persiapannya? dan kendaraan apa yang saya gunakan untuk pindah antar negara dan kota?, OK simak baik baik ya.

Perjalanan ini akan saya mulai dari Kota Pekanbaru Riau, Seperti yang kita ketahui Malaysia merupakan jalur paling mudah untuk melakukan perjalanan darat ke negara negara lainnya, ditambah lagi saya tinggal di kota Pekanbaru Riau, merupakan kota tetangga yang dekat dengan Malaysia dan bisa ditempuh via laut maupun udara. Berikut daftar negara negara dan beberapa kota yang masuk dalam daftar perjalanan jalur darat saya selama 28 hari.
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok

Indonesia = Pekanbaru, Dumai.
Malaysia = Melaka, Penang.
Thailand = Hat Yai, Surat Thani, Ko Samui, Ko Phangan, Bangkok, Pattaya, Khon Kaen, Nong Khai.
Laos = Vientiane.
Vietnam = Hanoi.
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Apa saja yang saya persiapkan sebelum melakukan perjalanan ini, dan berapa biaya yang saya habiskan untuk tiket transportasi umumnya?, lets start it.

Dalam postingan pertama ini saya akan membahas mengenai persiapan sebelum melakukan trip, nah untuk berapa biaya tranpsortasi dan akomodasi selama perjalanan akan saya tulis di postingan tersendiri nantinya supaya teman teman bisa melihat lebih detail perkiraan biaya yang saya habiskan untuk transportasi dan akomodasi.


Pertama tama adalah niat dan teguhkan pendirian, serta jadikan traveling itu sebagai hobi kamu, benarkan? Hahaha. Karena dari situlah kita bisa memulainya. dikarenakan hobi saya adalah traveling alias backpackeran pada akhirnya muncul sebuah ide pada pertengahan 2018 untuk membuat sebuah perjalanan ke beberapa negara dalam 1 bulan dan ditempuh melalui jalur darat. Oh ya trip saya kali ini tidak sendirian melainkan berbarengan dengan 2 teman cewek yang hobi nge gendong backpack seperti saya, dan persiapan untuk perjalanan ini pun tidak memakan waktu yang lama dari mulai membuat jadwal atau itinerary, membeli tiket tiket transportasi umum serta penginapan di beberapa kota yang bakalan saya singgahi.

Durasi perjalanan ini lebih kurang 28 hari di mulai pada tanggal 15 Desember 2018 sampai dengan 10 Januari 2019. Untuk transportasi yang saya gunakan dalam perjalanan ini adalah Kapal Ferry, Bus, Kereta Api dan Pesawat serta transpotasi umum dalam kota di tiap tiap negara. Semua tiket tiket tersebut sudah saya persiapkan jauh hari sebelum keberangkatan.

Sebelum saya membeli beberapa tiket transportasi darat dan laut, saya harus membuat itinerary atau jadwal untuk perpindahan antar kota dan negara. Dan disini peran itinerary sangat penting, karena kalau tidak membuat jadwal sebelum berangkat maka akan sulit bagi saya untuk membeli beberapa tiket tiket transportasi umum tersebut.

Dengan adanya itinerary, berarti saya sudah mempunyai jadwal yang pasti mengenai tanggal, jam dan hari untuk melakukan berpindahan antar kota dan negara, jadi saya bisa menentukan kapan untuk membeli tiket transportasi untuk menuju ke kota dan negara berikutnya.

1. Itinerary

Karena ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan darat ke 4 negara, maka saya sangat memerlukan sebuah jadwal / itinerary yang sudah fixed hari, tanggal dan jam keberangkatan. Dengan begitu, saya bisa mengetahui kapan saya harus pindah ke kota selanjutnya. Untuk durasi berapa lama saya stay di setiap kota itu lebih kurang 1 sampai dengan 4 hari. Untuk itinerary yang saya buat, memang tidak se detail dengan itinerary layaknya sebuah paket tour, yang mencantumkan tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di kota tujuan.

Melainkan hanya berupa jadwal perpindahan antar kota dan negara, serta beberapa informasi mengenai jarak tempuh, nama terminal/pelabuhan transportasi yang akan saya tumpangi nantinya, dan jangan lupa mencantumkan hari, tanggal, jam dan nama transportasinya. Kenapa saya tidak mencantumkan atau membuat daftar nama tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di tiap tiap kota yang bakalan saya singgahi? Karena passion atau gaya jalan saya adalah ‘get lost’ alias terserah kaki ini aja maunya kemana, yang penting bagi saya adalah bisa menikmati perjalanan ini tanpa tanpa harus terikat oleh ‘jadwal kunjungan seperti dalam sebuah paket tur.

Hal utama adalah lakukanlah riset kecil untuk mencari beberapa informasi mengenai tempat tujuan kita serta transportasi apa saja yang bisa menjangkau lokasi tersebut, supaya perjalanan kita nantinya bisa berjalan lancar dan mulus.

2. Persiapkan Tiket Transportasi

Tiket merupakan hal yang sangat penting, ya kan? Kalau tidak punya tiket ya tidak bisa pergi dong alias duduk manis dirumah saja seperti prinses sahrini yang suka maju mundur. Nah, dalam hal mempersiapkan dan pembelian tiket transportasi, semuanya saya beli secara online di beberapa website dari pihak ketiga, kecuali tiket mini van dan kapal ferry dari Pekanbaru, Dumai, Melaka yang bisa dibeli secara langsung ke konter mereka.

Untuk proses pembayaran tiket tiket yang saya beli lewat situs online, saya menggunakan metode pembayaran via kartu kredit, karena rata rata situs online untuk rute internasional seperti ini, mereka hanya menyediakan metode pembayaran menggunakan kartu kredit, karena pembayaran kita bisa langsung terkonfirmasi oleh sistem mereka. Bagi teman teman yang tidak punya kartu kredit, mungkin bisa meminjam kartu kredit temannya, dan sebagai ucapan terima kasih ntar pulang dari trip jangan lupa bawain deh ole oleh buat dia. Dan yang pasti jangan lupa untuk membayar utang tagihan kartu kredit yang kita pinjam tadi ya.


3. Bawa Barang Seperlunya

Mengingat ini merupakan perjalanan lewat jalur darat, tentunya saya harus memikirkan barang apa saja yang bakalan saya bawa, pastinya tidak akan memberatkan isi tas backpack saya. Untuk trip ini saya lebih memilih menggunakan backpack yang sedang ukuran 35L, karena kalau terlalu besar pasti bebannya akan lebih terasa berat dan kalau terlalu lama di pakai dengan beban yang berat akan membuat bahu kita terasa lebih cepat sakit, bahkan bisa lecet karena talinya.

Jadi pilihlah backpack yang sudah di desain secara ergonomis atau peruntukannya sesuai, sehingga kita lebih nyaman dalam membawa backpack dipunggung kita. Ingat, jangan pernah memaksa atau memasukan barang bawaan melebihi kapasitas backpack tadi, karena akan menjadi tidak nyaman bahkan fatal. Dan ujung ujungnya kita lebih cepat lelah karena keberatan.

Berikut barang barang yang saya bawa :

  • 10 buah baju kaos oblong yang tipis kemudian digulung, untuk lebih menghemat penggunaan tempat penyimpanan di dalam backpack.
  • 6 buah celana pendek seperti bahan semi parasut, lebih tipis, tidak berat dan cara melipatnya digulung juga seperti kaos oblong.
  • 1 buah celana panjang kain, jangan bawa celana jeans ya karena selain tebal dan boros tempat, celana jeans akan membuat backpack kita makin berat dibandingkan celana kain tadi.
  • 1 bag perlengkapan mandi (sabun cair, pasta gigi mini, penggosok gigi, shampoo, sun block, handbody lotion dll).
  • 1 Handuk kecil/handuk traveling, ini banyak dijual online dan gampang banget dapatinnya.
  • 30 buah Disposable Underwear/celana dalam sekali pakai, nah saya sering menggunakan ini setiap traveling, selain lebih simpel dan praktis saya tidak perlu repot repot untuk mencucinya karena habis pakai langsung buang dan space di backpack saya akan menjadi sedikit terasa lega, dan akan kembali penuh bahkan over saat mau pulang karena banyak beli souvenir, ole ole haha, podo wae.
  • Botol Minum, Tisu kering dan Basah 3 pack masing masing dan hand sanitizer.
  • Obat obatan, buat demam, sakit perut, penghilang nyeri dan vitamin c 1000mg dan selalu ceria selama trip itu obat yang paling ampuh.
  • Peralatan makan, sendok, garpu dan sumpit, disini saya bawa produknya tupperware yang dari bahan plastik.
  • 5 Pasang kaos kaki, karena saya pakai sepatu.
  • Kacamata hitam.
  • Bubur Ayam Kemasan atau makanan instan lainnya.
  • 1 pack sambal ABC selera pedas.
  • Peralatan eletronik, carger adaptor isi 4 usb, kabel kabel, power bank 2 buah masing masing kapasitas 10000 mAh, colokan listrik 3 kaki plus cabang cabangnya.
  • Mantel hujan plastik yang 10 ribuan, banyak jual di Indomaret.
  • Kartu Debit Visa buat jaga jaga kalau butuh uang mendadak atau Kartu Kredit.
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack

4. Print Out Semua Tiket

Meskipun saat ini udah paperless alias cukup show off pake HP doang tiketnya, saya tetap mempersiapkan tiket offline atau di print buat jaga jaga aja kalau handphone lagi low batt, juga harus saya tekankan disini 90 persen transportasi di Thailand harus menunjukkan print out tiket. Khususnya untuk tiket kereta api, kita wajib untuk print sendiri selagi masih di Indonesia, karena di stasiun kereta api dimana saja di Thailand tidak melayani untuk print tiket yang sudah dibeli lewat situs online.

Bahkan sistem tiketing mereka boleh saya bilang sedikit ketinggalan dengan sistem perkereta apian di Indonesia, seperti self service machine tidak tersedia di stasiun manapun. Karena tiket yang saya beli lewat situs online tidak terintegrasi secara otomatis ke komputer komputer tiketing yang ada di setiap konter tiket di stasiun. Nah disini saya bingung bagaimana caranya mereka bisa menjual kursi kereta api ke pihak ketiga.


Selanjutnya buat cadangan online juga untuk beberapa dokumen penting, seperti scan passport, KTP, NPWP, Kartu Keluarga dan tiket tiket transportasi dan simpan di cloud atau google drive supaya bisa di akses dimana saja dan kapan saja, karena buat jaga jaga kalau sesuatu hal terburuk terjadi. Dan jangan lupa catat dan simpan alamat dan no telp KBRI di negara tujuan.

5. Cek Ulang perlengkapan di H- 1 Keberangkatan

Kebiasaan saya dalam mempersiapkan semua kebutuhan trip, biasanya dalam rentang waktu 1 minggu sebelum keberangkatan. Dan 1 atau 2 hari sebelum hari keberangkatan, saya akan melakukan pengecekan ulang semua barang barang bawaan. Untuk memastikan saja bahwa semua barang yang dibawa dan dibutuhkan sudah masuk ke dalam backpack, kadang kadang ada juga beberapa barang yang saya sortir kembali dan tidak jadi dibawa karena alasan tertentu.

Persiapan terakhir saya adalah uang saku alias uang yang akan disimpan di dalam saku celana, diperjalanan ini saya hanya menukar beberapa ratus ribu rupiah saja ke beberapa mata uang 4 negara Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam dan mata uang ringgit saya tukar sedikit lebih banyak, jika nanti ringgitnya tidak habis bisa saya tukar kan ke mata uang Baht (THB) Thailand, sisa Baht bisa ditukar ke Lao KIP (KIP) Laos dan sisa Lao KIP ditukar ke Dong (VND) Vietname, dan itu semua saya lakukan di hari terakhir sebelum pindah ke negara berikutnya. Saya sengaja membawa Kartu Debit ATM berlogo VISA untuk memudahkan penarikan tunai di ATM ATM masing masing negara.

Okelah, semoga cerita persiapan perjalanan trip saya selama 28 hari melintas 4 negara dan beberapa kota ini bisa sedikit membantu teman teman semuanya sebagai referensi, meskipun penjelesannya tidak terlalu detail. Untuk rincian biaya atau budget saya selama perjalanan akan saya posting di tulisan selanjutnya. Saya akan berbagi tentang biaya transportasi dan akomodasinya.

Oh ya berikut vlog perjalanan saya ketika di Melaka Malaysia, jangan lupa di Subscribe, like dan komen ya.

BCC Travellers Channel, Overland Trip for 28 Days



“Keep Traveling Keep Writing”

EnryMazniDotCom - Ada yang suka traveling gak seh? Pasti ada dong dan mungkin hanya 2 dari 10 orang menjawab tidak, lah kenapa? Mungkin ha...

EnryMazniDotCom - Ada yang suka traveling gak seh? Pasti ada dong dan mungkin hanya 2 dari 10 orang menjawab tidak, lah kenapa? Mungkin hanya yang 2 orang itu yang tahu jawabannya haha. Ok, berbicara tentang dunia traveling mungkin tidak bakalan ada habis habisnya unntuk dijadikan sebuah topik menarik untuk dibahas saat lagi kumpul bareng, apalagi di zaman sekarang, traveling sepertinya sudah menjadi suatu keharusan bisa dijadikan sebagai ‘terapi’ bagi kita untuk mencairkan bekuan kejenuhan dengan rutinitas harian kantor. Dalam hal ini, pastinya harus menentukan dahulu kemana tujuan kita untuk me refresh kejenuhan tadi. Dalam menentukan tujuan traveling semua itu kembali ke individu masing-masing dan gaya travelingnya. Karena setiap orang pasti mempunyai tempat tempat yang berbeda dari yang lainnya untuk di kunjungi, seperi ada yang suka dengan alam, ada juga yang suka banget mengunjungi tempat tempat bersejarah atau hanya menghabiskan waktunya bersantai menikmati sebuah kota dan bahkan menikmati berbagai macam makanan khas setempat.
12go Asia
Untuk mencapai tempat tujuan tadi setiap orang juga berhak menentukan bagaimana gaya travelingnya atau passionnya, ada yang suka menggunakan jasa tour and travel untuk mengurus semua keperluan dia saat traveling dan ada juga yang senang mempersiapkan segala kebutuhan untuk travelingnya sendirian, dari mulai mencari tiket, mencari penginapan dan menyusun jadwal harian dan tempat tempat yang akan dikunjungi nantinya, orang orang seperti ini biasa dikenal dengan sebutan para backpacker atau pejalan mandiri. Nah, bagi kamu yang suka jalan jalan termasuk dalam kategori yang manakah kalian?.


Menjadi seseorang yang hobi jalan jalan atau dikenal sebagai traveler memang menjadi kebanggan diri sendiri, apalagi kalau dia backpacker yang dikenal dengan orang yang suka jalan jalan dengan mengutakamankan budget yang rendah atau low budget, bukan berarti budget murah kita harus sengsara saat traveling ya, ini lebih menekankan bagaimana cara kita mengatur segala keuangan saat traveling. Modal menjadi backacker adalah keberanian untuk menantang diri sendiri dalam mengatur semua kebutuhan untuk traveling, dari mulai mengatur budget untuk tiket, penginapan, makan minum dan tantangan lainnya seperti melakukan sedikit riset tentang tempat tempat yang akan dikunjungi nantinnya.

Dan untungnya saat ini seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini, sudah sangat memudahkan kita tentunya untuk melakukan hal hal tersebut. Karena tersedianya akses internet dimana-mana dan tentunya juga didukung oleh berbagai macam perangkat elektronik dan berbagai macam jenis aplikasi atau website yang bisa kita gunakan sebagai media informasi, dan semuanya sudah tersedia hanya dalam 1 genggaman.

Misalnya mau mencari tiket murah atau promo, saat ini banyak bertebaran di internet website yang menyediakan jasa sebagai penjual atau pencari tiket tiket murah. Selain website penyedia jasa pencari tiket, juga tersedia website yang hanya menyediakan jasa pencari penginapan murah dan promo. Jadi, jangan takut untuk memasukkan hobi jalan jalan kita sebagai kebutuhan lainnya dalam kehidupan kita sebagai terapi untuk mengurangi tingkat stres kerja kita dikantor yang monoton, apalagi satu kantor ama MANTAN!!!!!.

Jujur, saya pribadi seh memang hobi banget yang namanya jalan jalan, tahun ini termasuk tahun ke 6 saya menjalani hobi traveling sebagai backpacker. Dan saya bersyukur sekali selama menjadi backpacker beberapa tahun ini saya berhasil mengunjungi beberapa kota di negara Asia. Seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Cambodia, Philippines, dan beberapa kota di China seperti Hong Kong, Macao, Beijing dan Harbin dan negara berikutnya yang bakalan saya kunjungi di desember 2018 ini adalah Laos. Semua persiapan untuk traveling saya persiapkan sendiri dari mulai tiket tiket, penginapan dan membuat daftar dan jadwal tempat tempat yang akan dikunjungi.


Tidak terasa sudah memasuki 6 tahunan saya menjadi seorang pejalan, dari tahun ke tahun berbagai macam website atau aplikasi yang saya temukan di internet. Dari mulai website pencari tiket promo, pencari tempat tempat penginapan yang murah dari hotel sampai dengan hostel bahkan terkadang saya juga menggunakan sebuah aplikasi untuk mendapatkan penginapan gratis dengan warga lokal. 

Dari masa masa itu, saya selalu menggunakan bermacam-macam website penyedia jasa untuk mencari penginapan dan mencari tiket tiket seperti bus, kapal dan kereta api, hanya 1 website yang sampai saat ini saya gunakan dari awal sampai dengan sekarang, yaitu Airasia yang saya jadikan sebagai maskapai utama untuk mencapai berbagai negara yang saya kunjungi.

Bagi kalian yang sudah biasa mengatur semua keperluan akomodasi untuk perencanaan traveling sendiri, pasti sudah banyak mengenal berbagai macam website atau aplikasi handphone yangsangat membantu kita untuk membuat rencana perjalanan dan segala akomodasi yang di butuhkan nantinya.

Nah sama dengan saya, dari berbagai macam website yang digunakan beberapa tahun ini, dan akhirnya saya secara tidak sengaja menemukan sebuah website yang bisa saya katakan sangat lengkap untuk berbagai kebutuhan kita dalam mencari beberapa macam tiket untuk transportasi nantinya. Selain menyediakan berbagai macam jenis tiket tranportasi darat seperti kereta api, bus, mini van dan tranportasi laut seperti kapal, diwebsite ini juga juga melayani pembelian berbagai macam tiket transportasi dari beberapa negara asia.

Ok, sedikit saya mau berbagi pengalaman saya dalam menacari beberapa tiket transportasi darat dan laut untuk trip saya di bulan desember 2018 yang akan datang. Saya mau bercerita sedikit tentang trip terlama yang pernah saya buat dalam dunia traveling backpacker saya, baca baik baik ya, hahaha.

Trip saya di bulan desember 2018 ini, bisa saya sebut dengan overland trip dari Indonesia ke 4 negara ASEAN yaitu Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam dan semuanya akan saya tempuh melalui jalan darat antar negara menembus berbagai perbatasan masing masing negara dan trip ini memakan waktu selama 28 hari dari tanggal 14 desember 2018 dan selesainya di tanggal 10 januari 2019. Dan dalam trip ini saya tidak pergi sendiri tetapi bertiga dengan 2 orang cewek sebagai travelmate saya.

Karena trip ini melalui jalan darat dan akan melintasi beberapa kali perbatasan negara, seperti Indonesia Malaysia, Malaysia Thailand, Thailand Laos dan Laos Vietnam yang semuanya hanya menggunakan kapal laut, bus dan kereta api, kecuali Hanoi - Kuala Lumpur - Pekanbaru saya menggunakan pesawat karena mengingat sudah berjalan hampir 1 bulan lamanya, jadi lebih baik menggunakan pesawat untuk cepat-cepat kembali ke rumah dan beristirahat panjang.

Untuk beberapa tiket sudah saya beli dari sebuah website yang biasa saya gunakan, tetapi masih banyak kekurangannya alias tidak lengkap, dan website nya hanya menyediakan beberapa tiket transportasi darat untuk beberapa negara saja. Sementara saya harus menyiapkan semua jenis tiket kapal laut, bus, mini van, kereta api dan pesawat dari mulai keberangkatan sampai dengan kepulangan nantinya.

Akhirnya, setelah berhasil membongkar mesin pencari google, saya menemukan sebuah website yang bisa dikatakan sangat lengkap dan bisa memenuhi semua kebutuhan tiket transportasi saya untuk trip ini. Dan akhir kata saya mendapatkan semua tiket transportasi di ke empat negara yang akan saya kunjungi baik itu tiket kapal laut, bus, mini van dan kereta api hanya dalam satu website.

12go.asia, sebuah website penyedia semua kebutuhan transportasi bagi para pejalan baik melalui jalur darat, laut dan udara. Saya sedikit ingin berbagi pengalaman saya menggunakan 12go.asia dalam kemudahan pembelian tiket dan bagaimana pelayanan mereka. 
enrymazni.com
Halaman Utama 12go.asia

12go.asia, sesuai dengan namanya adalah sebuah website yang menyediakan semua jenis tiket transportasi untuk di beberapa negara di Asia, bahkan saat ini mereka sudah mendukung beberapa website dari setiap negara seperti Thailand, India, Vietnam, Philippines, Cambodia, Singapore dan Myanmar dan sangat disayangkan untuk Indonesia belum tersedia saat ini.

Dengan tagline ‘Travel Planing In Asia’ mereka dengan bangga menuliskan di halaman utama website telah menyediakan layanan untuk 4.478 stasiun, 662 operator (provider transportasi), 319.212 area keberangkatan dan sudah lebih dari 72.340 yang mereview tentang layanan mereka. Jadi, menurut saya tidaklah berlebihan jika 12go.asia men declare kan diri dengan sebuah tagline ‘Travel Planning In Asia – Book Train, Buses, Ferries, Transfers and Flights’ sebagai modal untuk mendapatkan kepercayaan terhadap konsumen.

Selain sudah mendukung berbagai bahasa dari beberapa negara, 12go.asia juga sudah mendukung beberapa mata uang lokal dari setiap negara. Jadi kita tidak perlu khawatir dengan nilai tukar mata uang saat bertransaksi. Karena dari semua tiket yang saya beli di sini pembayarannya saya gunakan dalam mata uang Rupiah (IDR). Selain mendukung mata uang IDR, 12go.asia juga sudah mendukung 23 mata uang lainnya seperti AUD, CAD, CHF, CNY, EUR, HKD, GBP, IDR, INR, JPY, KLW, LKR, MMK, MXN, MYR, NZD, PHP, RUB, SGD, THB, USD, VND dan ZAR, dengan berbagai macam metode pembayaran seperti Paypal dan Kartu Kredit berlogo VISA, Master Card dari semua keluaran Bank di tiap tiap negara.

12go.asia saat ini sudah mendukung berbagai jenis transportasi dari beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Cambodia, Vietnam, Myanmar, Philippines, Laos, India, Singapore, Japan, Sri Lanka, New Zealand, China dan Hong Kong dan semua transportasi nya sudah terkoneksi antar negara. Bagaimana menurut kalian? Sangat mudah kan untuk membantu kita dalam melakukan perencanaan transportasi di beberapa negara Asia, dan tentunya semua keperluan transportasi darat, udara dan laut hanya cukup dalam satu website.
enrymazni.com
12go.asia Map Route
Saat ini semua persiapan tiket untuk trip saya di bulan desember 2018 nanti sudah saya beli dari website 12go.asia dan semua tiketnya sudah ter issued dan dikirim ke email pribadi saya dalam bentuk PDF file, dan satu lagi yang harus kalian tahu adalah layanan customer carenya uang sangat baik dan helpfull banget lah, 5 jempul buat 12go.asia customer care.

Selanjutnya saya mau berbagi cerita tentang bagaimana ramahnya layanan pelanggan dari website 12go.asia. Beberapa hari yang lalu saya sudah melakukan transaksi beberapa tiket di 12go.asia, pembelian tiket semuanya berjalan sangat lancar sampai proses pembayaran dan terbitnya semua tiket. Ternyata ada satu kesalahan saya saat pengisian alamat email untuk digunakan sebagai konfirmasi pengiriman tiket nantinya, disini saya melakukan kesalahan yang terbilang fatal.

Dimana akibat kesalahan penulisan alamat email atau lebih tetapnya alamat email yang saya isi di formulir pembelian kurang satu huruf dan pastinya berakibat semua tiket yang saya beli tadi tidak akan terkirim ke email pribadi saya.

Saat bertranskasi beberapa buah tiket saya masih belum tahu kalau saya membuat kesalahan menuliskan alamat email, karena setelah proses pembayaran dan berhasil tiket yang sudah di issued tadi bisa langsung saya download dalam bentuk PDF file, dan saya tidak terlalu menghiraukan tiket tiket yang saya beli tadi sudah masuk ke email atau belum.

Selang beberapa hari kemudian, saya di hubungi oleh salah satu petugas layanan pelanggan dari 12go.asia melalui pesan teks Whatsapp. Dan dia menanyakan kepada saya bahwa apakah benar beberapa hari sebelumnya saya ada melakukan transaksi beberapa buah tiket di website 12go.asia? lalu saya menjawab YA, saat dihubungi saya masih belum tahu maksud dari mereka menghubungi saya.

Beberapa saat kemudian dia memastikan bahwa apakah ada kesalahan penulisan alamat email saat transaksi?, karena dari sistem mereka semua tiket transaksi saya tidak terkirim ke email saya, dan ternyata setelah di tunjukkan dari sistem mereka mengenai alamat email saya memang benar adanya kekurangan satu huruf dalam penulisan alamat email saya, dan mereka langsung meminta saya untuk menuliskan alamat email yang benar untuk di update kembali di sistem mereka dan sistem akan mengirimkan kembali semua tiket tiket yang sudah saya beli tadi.

Sebenarnya ada satu lagi kesalahan yang saya buat selain salah menuliskan alamat email, salah satu tiket bus yang saya beli ternyata salah tanggal keberangkatannya dan saat tiket sudah ter issued, saya memang sudah ada niat untuk menghubungi layanan pelanggan 12go.asia melalui email untuk mengajukan perubahan jadwal keberangkatan atau apa memungkinkan untuk refund uangnya.

Karena berdasarkan aturan yang saya baca di etiket tersebut tidak bisa di refund, tetapi tidak ada salahnya juga mencobanya lebih dulu mana tahu mereka berbaik hati mau merubah kesalahan tanggal taid, karena sudah saya membeli beberapa tiket di websitenya, hahaha. Kebetulan sekali saat saya dihubungi oleh salah satu oleh mereka yang sangat ramah dan baik hati dan langsung saya ajukan pertanyaan mengenai kesalahan tanggal di salah satu tiket yang bsudah saya beli sebelumnya. jadi sekalian saja ‘menyelam sambil minum air’ atau ‘sekali dayung 2 3 pulau terlampaui’ acieehhhhh ini kok main pepatah pepatahan seh.

Akhirnya saya mencoba mengajukan perubahan kesalahan tanggal keberangkatan tiket saya dari Surat Thani Station ke Don Sak Pier by Bus dari tanggal 18 desember 2018 menjadi 19 desember 2018. Dan dengan cekatan petugas layanan pelanggan tadi bersedia membantu saya untuk merubah tanggal di tiket yang salah tadi, dan mengirim kembali ke email saya tiket yang sudah diubah tanggal nya tanpa dikenakan biaya sedikit pun, dan semua proses pengajuan dan perubahan tanggal bisa dibilang sangat cepat, hanya dalam beberapa menit tiketnya sudah dikirim kembali ke email saya. Semua proses tadi hanya saya lakukan melalui pesan whatsapp dan semuanya sudah clear saat ini.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidup saya mengalami banyaknya kemudahan dan tidak ribet untuk memperbaiki beberapa kesalahan saya dalam proses transaksi online. Dan website seperti 12go.asia adalah sebagai bukti nyatanya. Menurut saya website 12go.asia sangat rekomendasi banget untuk digunakan. Selain lengkap, layanan pelanggannya sangat ramah dan benar benar peduli banget sama pelanggannya. Bagi kalian yang ingin mulai mencari cari berbagai macam jenis tiket transportasi baik darat, laut, udara atau transfer bisa langsung ke websitenya di 12go.asia atau bisa menggunakan form pencarian di samping kanan.


“Keep Traveling Keep Writting”

EnryMazniDotCom - Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI) provinsi Riau kem...

EnryMazniDotCom - Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI) provinsi Riau kembali akan mengadakan pada akhir tahun 2018 ini berupa seminar sehari, pelantikan pengurus baru DPD PORMIKI Provinsi Riau periode 2018-2021, dengan mengangkat tema Sosialisasi Kredensial Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Dalam Menunjang Akreditasi SNARS dan CPD Online di Pelayanan Kesehatan, Dimana sebagai Perekam medis yang profesional wajib memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan standar kompetensi dan kode etik profesi serta tahu aspek-aspek hukum yang terkandung di dalam berkas rekam medis. Standar profesi rekam medis dan informasi kesehatan disusun untuk menjadi pedoman bagi tenaga profesi manajemen informasi kesehatan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memberikan pelayanan kesehatan di Indonesia.
enrymazni.com
PORMIKI

Kredensial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam meningkatkan mutu kualitas tenaga kesehatan. Pelayanan kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten demi mengutamakan keselamatan pasien. Proses kredensial tenaga kesehatan merupakan salah satu komponen yang penting pada peningkatan pelayanan kesehatan Rumah Sakit Terkait Akreditasi SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumas Sakit) . Kredensial tenaga kesehatan lain merupakan bagian dari penilaian Akreditasi Rumah Sakit bertarap Nasional maupun Internasional.


Hasil rekomendasi yang dihasilkan oleh proses kredensial, evaluasi mutu dan pemantauan etika disiplin tenaga kesehatan merupakan bahan acuan pemimpin tertinggi unit fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan penughasan kerja untuk setiap tenaga kesehatan yang direkomendasikan dan direncana tindak lanjut dalam menyelesaikan terkait tenaga kesehatan.

Pada kesempatan ini DPD PORMIKI Provinsi Riau mengundang anggota PORMIKI, profesi/ lulusan D3 dan D4 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, kepala Unit/ Bagian/ Bidang/ Instalasi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, petugas/ staf pada Unit Rekam Medis dan Informasi Kesehatan serta dosen dan tenaga pengajar bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan yang berminat untuk mengikuti kegiatan seminar ini.

Tujuan

a. Meningkatkan mutu kualitas tenaga Rekam Medis dan Informasi Kesehatan sesuai standar kompetensi dan etika profesi untuk Kredensial dalam menunjang Akreditasi SNARS di Pelayanan Kesehatan.
b. Mendapatkan dan memastikan staf Rekam Medis yang Profesional dan Akuntabel bagi pelayanan di Rumah Sakit.

Teman Seminar

“Sosialisasi Kredensial Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Dalam Menunjang Akreditasi SNARS dan CPD Online di Pelayanan Kesehatan”.

Narasumber

1. Tedy Hidayat, A.Md. Perkes, S.ST RMIK, MMRS
- Ketua Umum DPP PORMIKI (Dewan Pimpinan Pusat)
- Praktisi dan pengajar di bidang rekam medis dan Manajemen Informasi Kesehatan
2. Tim CPD Online

Tempat Seminar

Ameera Hotel Pekanbaru
Jl. Jendral Ahmad Yani No.43 Kec. Sukajadi, Pekanbaru – Riau, Indonesia
Telp (0761) 7870200

Waktu Pelaksanaan Seminar

Hari/ tanggal : Minggu, 09 Desember 2018
Waktu :07.00 wib s.d Selesai

Peserta Seminar

1. Anggota PORMIKI
2. Profesi/ lulusan D3 dan D4 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
3. Kepala Unit/ Bagian/ Bidang/ Instalasi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
4. Petugas/ staf pada Unit Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
5. Dosen dan tenaga pengajar bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
6. Mahasiswa D3 dan D4 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Biaya Seminar

1. Umum: Rp. 300.000,-
2. Anggota PORMIKI: Rp. 250.000,-
3. Mahasiswa: Rp. 200.000,-
4. Fasilitas:
a. Makan siang dan coffee break
b. Sertifikat SKP PORMIKI
c. Seminar Kit

Pendaftaran Seminar

1. Mendaftar dan konfirmasi kepada Contact Person Panitia:
a. Asmerinawati : 082387522936
b. Cici Yuliasari : 0852 78501504
c. Indra Bayu Kusuma : 0813 71887021
2. Mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran secara online di sini
3. Registrasi ulang peserta pada hari Minggu tanggal 09 Desember 2018 pukul 07.00 WIB