Search This Blog

Loading...

Solo Traveling #3 Twin Tower, Petaling Street, Pasar Seni, Central Market, KL Sentral

Morning, Selamat Pagi…………….
Wah pagi yang cerah untuk memulai itinerary saya hari ini, yaaaaaa mengelilingi beberapa spot yang berada di sekitaran Kuala Lumpur. Sedikit bercerita sebenarnya ini kunjungan saya yang ke sekian kalinya untuk ke Kuala Lumpur walaupun sudah beberapa kali juga mengunjungi beberapa spot yang bakal saya jalani nanti. Tapi saya tetap semangat kok dan masih sangat suka berkunjung ke Kuala Lumpur, karena setiap perjalanan saya ke luar negeri pasti akan transit ke negara ini, ya semua itu karena Airasia yang berbaik hati memberikan tiket tiket promo dari Pekanbaru ke Kuala Lumpur dan beberapa negara lainnya. Jadi menurut saya pribadi Kuala Lumpur adalah tempat transit terbaik bagi seorang backpacker seperti saya ini.
Credit by Enry Mazni.com
Setelah Cek Out Hostel Selfie Dulu ya
OKE…… saya harus segera mandi dan beres beres barang untuk cek out hostel, yaaa Serenity Hostel yang pas banget bagi kantong backpacker an selain lokasinya yang strategis dekat dengan area bukit bintang dan Jln Alor tempat kuliner malam, Hostel ini juga berdekatan denga stasiun LRT Bukit Bintang dan Imbi stasiun. Setelah cek out dari Hostel rencana pertama saya adalah membeli kartu GSM lokal yang bakal membantu dan menemani perjalanan saya hari ini, selain buat update kartu ini saya beli bertujuan untuk membantu menggunakan Google Maps dan membeli tiket secara online untuk Madame Tussauds esok harinya.  Beberapa rekom dari teman teman untuk paket data menggunakan Digi Pre Paid seharga 22 MYR dengan jumlah data 600 MB dan pulsa sebesar 15 MYR. Waktunya sarapan, kali ini saya membeli sarapan pagi di pinggir jalan ada yang berjualan diatas trotoar jalan dengan satu meja, saya pun membeli nasi lemak dengan lauk telur goreng seharga 4 MYR dan 4 buah karipap atau orang Indonesia menyebutnya pastel seharga 2 MYR, nah walaupun mereka berjualan di pinggir jalan kita tidak dibenarkan untuk makan di tempat karena mereka tidak menyediakan kursi dan itu memang dilarang oleh pemerintah setempat untuk makan ditempat. Jadi pesanan kita tadi hanya boleh dibungkus untuk makan di tempat lain. Niat awalnya mau makan di tempat tapi si Ibu penjual bilang “tidak boleh makan disini” saya pun disarankan untuk makan di kedai bisa sambil pesan minuman dan pastinya ada tempat duduknya. Terima kasih ibu yang sudah memberi tahu kalau hal itu dilarang untuk makan di pinggir jalan.
Credit by Enrymazni.com
Ini Tiket Mini Van Menuju Colmar Tropicale
Tujuan hari ini adalah masih ke Berjaya Time Square untuk hunting tiket ke Colmar Tropicale, saya melanjutkan berjalan kaki menuju BTS Mall yang menurut saya masih terlalu pagi untuk ke sebuah mall,hehehe. Tapi karena awal buat trip ini adalah memang mau ke Colmar Tropicale dan Madame Tussauds, jadi bagaimanapun memang harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencari tiket bus nya. Akhirnya saya mendapatkan tiket bus menuju Colmar untuk tanggal 17 Mei yaitu hari minggu, ya walaupun masih tersedia tiket untuk hari sabtunya. Untuk tiket dari BTS menuju Colmar Tropicale seharga 60 MYR return/PP dengan beberapa kali keberangkatan dalam 1 hari, ada jam 08.30, 10.30 dan jam 13.30. Just info ya untuk visitor yang mau ke sini sangat di batasi mulai dari jumlah orangnya dan jam kembali kita nanti ke BTS nya, waktu itu saya memilih berangkat di jam 10.30 dan jam kembali nya yaitu pada pukul 15.00 dengan mobil dan isi orangnya yang sama saat berangkat tadi. Setelah urusan tiket selesai saya pun melanjutkan perjalanan untuk berkeliling ke area area terdekat seperti menuju Twin Tower,Aquarium di Suria mall, Petaling Street, Pasar Seni, Central Market, Puduraya semua nya di tempuh dengan berjalan kaki,huaaaaaaaa gempor deh ne kaki udah gak rasa kaki lagi, pegel banget dan sakit. Walaupun begitu masih tetap semangat dan kuat braa Hahaha di paksain. Tujuan pertama ke Twin Tower dan tamannya untuk menikmati sarapan pagi dengan nasi lemak yang sudah saya beli tadi, mencoba pengalaman baru neh sarapan pagi nasi lemak di taman twin tower dan minum air isi ulang yang sudah tersedia di area taman. Selesai sarapan saya bertolak ke beberapa tempat yang sudah disebutkan tadi. Hanya untuk mengisi waktu kosong menjelang keberangkatan mala mini menuju Singapore by Train. Untuk tiket kereta api sudah saya pesan online saat masih di Pekanbaru.
Credit by enrymazni.com
Kereta Api Malam Menuju Woodland Singapore
Sore pun menjelang dan kaki ini sudah tidak bisa kompromi untuk di gerakkann, super duper pegel dan sakit banget, sayapun beristirahat sejenak di resto india sambil memesan roti cane 2 buah seharga 2.40 MYR dan Ice Tea seharga 1.50 MYR, Sebenarnya lapar banget ya tapi karena masih kesakitan alhasil roti canai saya pun bersisa 1 buah dan saya minta dibungkusin buat bekal nanti malam di Train menuju Singapore (Tips berhemat) hahaha, Sambil mengistirahatkan kedua kaki sebelum melanjutkan ke KL Sentral untuk keberangkatan Train pada pukul 23.00 menuju Singapore, tiket train seharga 34 MYR dari KL Sentral menuju Woodland Singapore. Setelah selasai berisitirahat saya pun langsung menuju KL Sentral untuk mencari tempat selonjoran di sekitaran stasiun ini, lumayan bisa untuk memejamkan mata walaupun hanya sebentar sambil melantai dan selonjoran dalam gedung KL Sentral ini. Karena keberangkatan menuju Singapore masih lama sekitar 3 atau 4 jam lagi, Nah moment seperti inilah yang harus kita manfaatkan untuk beristirahat ala backpacker. Ya ituuuuu me”lantai” dan cueklah pada situasi disekitaran kita dengan banyak nya orang berlalu lalang yang penting adalah kita tidak diusir sama securitynya karena kita berselonjoran cantik di lantai di tengah ramainya manusia mondar mandir di hadapan kita.

Waktunya makan malam, walaupun masih menunjukkan pukul 18.00 sore. Untuk makan malam saya sepertinya sama dengan menu menu sebelumnya yaitu Tom Yam dengan 2 piring nasi putih seharga 7 MYR di resto melayu yang pastinya tidak dalam area KL Sentral karena pasti mahal banget kan dibandingkan makan di luar area stasiun. Selesai makan saya kembali lagi ke KL Sentral sambil singgah ke SevEl untuk belanja beberapa cemilan buat bekal besok di Singapore, disanakan kan mahal belanja cemilannnnnn. Hahaha (Tips Hemat). Waktu pun saya habiskan untuk kembali duduk manis tentunya dekat dengan lokasi colokan listrik, nah ini wajib loh bagi traveler mencari cari tempat duduk santai sambil nyolok gadget buat persiapan selama traveling. Sambil duduk dan ngecas gadget saya pun nyambil ngemil juga beberapa cemilan yang sudah saya beli tadi. Lumayan buat ganjal isi perut menjelang esok hari nya untuk sarapan di Vivocity Singapore, KTM (Kereta Tanah Melayu) begitu nama Train nya yang akan membawa saya malam menuju woodland pada pukul 23.00, just info untuk KTM Berhad yang saya naiki malam ini terdiri dari beberapa jenis gerbong seperti ada gerbong kereta yang jenis sleeper, gerbong jenis room dan gerbong biasa yaitu kursi. Untuk pembelian tiket train secara online bisa langsung ke website KTM Berhad atau bisa akses ke easybook[dot]com selain tiket kereta api di sini juga menyediakan tiket bus dan tiket tempat tempat atraksi/wahana di beberapa negara.
Credit By enrymazni.com
Me"lantai" sambil menunggu keberangkatan malam ini
Suasana KL Sentral malam ini pukul 22.30, sudah mulai sepi dari pengunjung yang berlalu lalang hanya tinggal beberapa orang yang menunggu keberangkatan by train. Termasuk saya salah satu penumpang nya yang dengan setia semenjak dari sore sudah menunggu keberangkatan ini,huaaaaaaaa sebenarnya buru buru pengen cepat istirahat tidur di kereta api ini yang akan memakan waktu perjalanan lebih kurang 7 jam lamanya. Ini salah satu tips bagi teman teman yang mau berhemat penginapan apabila melakukan perjalanan ke dua negara Malaysia dan Singapore, lebih baik menggunakan Bus atau Kereta Api malam menuju ke Singapore atau sebaliknya karena akan menghemat untuk biaya penginapan satu malam.

Yuk baca juga part #1 disini dan #2 disini

Solo Traveling #2 Kuala Lumpur Malaysia

KLIA2 Kuala Lumpur International Airport 2, sebuah bandara diperuntukkan maskapai low cost beroperasional di Kuala Lumpur Malaysia. Di bandara inilah nantinya saya akan landing dari kota Pekanbaru bersama Airasia. Yapppp waktu setempat sudah menunjukkan pukul 12.05 dengan lama terbang lebih kurang 50 menit, sebelum saya melanjutkan perjalanan menuju KL Sentral yaitu tempat berkumpul nya semua transportasi umum untuk menuju ke berbagai daerah di Malaysia. Seperti biasa saya tidak perlu untuk menunggu bagasi karena saya hanya membawa sebuah backpack yang selalu setia berada dipunggung kemana saya mau melangkah pergi, untuk berat backpack saya tidak lebih dari 7 kg jadi bisa saya bawa ke ruang kabin pesawat. Setelah selesai urusan imigrasi saya langsung menuju ke konter SKYBus untuk membeli tiket menuju KL Sentral seharga 10 MYR, lama perjalanan dari KLIA2 menuju KL Sentral lebih kurang 40 sd 50 menit.
Welcome to KLIA2
Kl Sentral saya melanjutkan dengan menggunakan LRT ke stasiun Imbi dengan ongkos 3.70 MYR, ya stasiun Imbi bersebrangan dengan Berjaya Time Square mall tempat saya nanti membeli tiket menuju Colmar Tropicale, untuk informasi Berjaya Time Square (BTS) adalah shopping mall dan hotel yang gede banget,hehehehe menurut saya seh. Sesuai itinerary yang sudah saya buat seharusna  besok adalah meng explore Colmar Tropicale dengan menggunakan Mini Van yang berangkat dari lobi hotel BTS ini, nah untuk pembelian tiket bisa langsung menuju ke lantai 8 Mall dengan menaiki lift utama atau glass lift begitu kata ibu ibu yang lagi berkeliling yang tiba tiba saya sapa untuk menanyakan tempat penjualan tiket ini. Setelah mendarat di lantai 8 keluar dari lift saya langsung berbelok ke arah kiri mencari lokasi tempat SPA, loh kok nyari tempat SPA bukannya nyari tiket buat ke Colmar besok? nah begini guys, penjualan tiket transportasi menuju Colmar Tropicale memang berada di dalam area tempat SPA tadi, jadi jangan berharap bisa menemukan tulisan "Konter Ticket To Colmar Tropical" atau sejenisnya, jadi saat saya sampai di depan SPA saya hanya melihat tanda gambar gambar bangunan Colmar tadi dan sayapun langsung masuk kedalam menemui resepsionisnya.
Ini loh Lift Kaca di Berjaya Time Square
Sayang tidak sesuai harapan saya yang sudah menyusun itinerary untuk besok harus mengunjungi Colmar tadi, karena saat mau membeli tiket buat besok (Kamis) si mbak resepsionis bilang kalau tiketnya sudah sold out alias habis, dan hanya tersedia untuk hari Jumat dan Sabtu, memang agak sedikit kecewa seh dan kesal karena jauh jauh datang dari negeri seberang untuk berkunjung ke colmar tapi tidak kebagian tiket. kesalnya kenapa mereka tidak menyediakan penjualan tiket secara online? kalau memang banyak pengunjung yang mau berlibur dan menikmati pemandangan yang ciamik di sana. Kenapa harus membeli secara langsung atau Go Show, saya pun tidak tau jawabannya kenapaaaaaaa. Tapi saya tidak menyerah saat itu saya mencoba bertanya lagi sama mbak resepsionis nya dan benar benar minta tolong apa gak bisa usahakan untuk satu tiket saja karena saya pergi sendirian, dan jawabnnya tetap tidak bisa loh karena mereka hanya menjual tiket sesuai dengan ketersediaan seat. OK FINE!!!! besok pagi akan saya coba datangi lagi deh mbak, moga moga ada yang batal dan saya bisa jadi penggantinya dengan teramat senang hati,hahahaha tetap harus usaha ya.
Ini SPA yang menjual Tiket Mini Van ke Colmar Tropicale
Oh ya kenapa saya tidak membeli tiket untuk hari jumat atau sabtu? hah saya seh mau nya begitu, tetapi karena dari awal saya sudah menyusun itinerary perjalanan saya dannnnnnnnnn saya pun sudah membeli online tiket Train menuju Singapore untuk hari kamis jam 23.00 yang rencna awal setelah dari Colmar Tropicale pagi dan malamnya saya melanjutkan ke Singapore dengan jadwal hari jumat saya mengunjungi Madame Tussauds di Sentosa Island Singapore. Jadi sayangkan saya harus membatalkan tiket yang sudah saya booking dan payment sebesar 34 MYR by KTM (Kereta Tanah Melayu), akhirnya saya pergi meninggalkan si mbak resepsionis tadi dengan rasa haru, kecewa dan berjalan keluar sambil menundukkan kepala berharap dia akan memanggil saya kembali dan memberikan satu seat buat saya ikutan ke Colmar besok, tetapi semua itu tidak terjadi "sinetron banget gak sehh" hahaha. OK saya pun melanjutkan menuju hostel tempat saya akan menginap malam ini di area Bukit Bintang, ya sebuah area yang menurut saya tidak pernah sepi dari para pejalan kaki yang hilir mudik untuk menghabiskan malamnya, saya pun kembali ke stasiun Imbi dengan menaiki LRT menuju Bukit Bintang stasiun seharga 1.20 MYR.

Sesampai di Bukit Bintang saya tidak langsung mencari lokasi dimana hostel nya, tapi menuju ke bagian belakang gedung gedung tepatnya masuk dari area Sephora lurus ke belakang nya ada jalan kecil, Ada apa disitu? yappp sebuah resto bernama Mohamed Nazar Curry House adalah salah satu tempat makan di area BukitBintang yang sesuai dengan kantong traveller seperti saya ini, karena untuk mencoba makan makanan di cafe yang terdapat di Pavillion Mall saya tidak sanggup,hahahaha. Siang itu saya memesan nasi campur dengan lauk seekor ikan utuh yang di baluri cecabean hijau ntah apa nama masakannya saya pun tidak tahu, yang saya tahu hanya bagaimana menyantapnya dengan lahap, karena siang itu cukup terik panasnya saya pun memesan minuman teh tarik es minuman asli resto india. umtuk 2 pesanan saya tadi seharga 7.55 MYR sebuah harga yang lumayan bila dibandingkan makan di resto padang pekanbaru,hahaha tapi pasti lebih murah bila dibandingkan dengan cafe cafe di area mall Bukitbintang tadi. Tidak perlu menunggu lama untuk membuni hanguskan sebuah hidangan tadi, hanya perlu waktu beberapa menit saja dannnn taraaaaaaaaa nasi nya ludes tidak bersisa. Selesai makan sayapun tidak serta merta pergi, tapi duduk sejenak untuk bersitirahat sebelum nantinya akan mondar mandir mencari alamat hostel yang pastinya tidak akan langsung ketemu itu hostel. Setiap saya traveling hal yang agak melelah kan adalah mencari dimana tepatnya alamat hostel berada dan butuh waktu 1 atau 2 jam untuk mencarinya. Nah disinilah salah satu tantangan bagi backpacker dalam mencari keberadaan si hostel yang sudah di booking online, bila dibandingkan apabila kita menggunakan sebuah travel agent yang semuanya sudah diuruskan salah satunya penginapan tadi.
Resto Tempat Makan di Belakang Bukit Bintang Area
Setelah lebih kurang 1 atau 2 jam saya berkeliling di area bukitbintang, akhirnya saya menemukan keberadaan hostel yang berada di antara bar bar yang berjejer sepanjang jalan. Serenity Hostel namanya, dengan pintu masuk utamanya hanya seukuran pintu kamar rumah dan sebuah neon box yang di pajang di trotoar jalan dan diapit oleh cafe cafe yang bakalan ramai pada malam harinya. Memang kita harus memperhatikan dengan seksama apabila menginap di sebuah hostel bila dibandingkan dengan hotel yang sejogja nya akan sangat mudah untuk mencarinya. Saya pun langsung menuju ke lantai 2 untuk ke resepionis hostelnya. Untuk cek in saya cukup membeerikan capture bookingan tadi kepada pihak hostelnya, sebelum menuju kamar resepsionisnya menjelaskan fasilitas yang mereka sediakan, seperti jumlah kamar mandi, toilet, Loundry, dan pastinya Wifi gratis yang mereka sediakan bagi para tamu, Untuk harga sebuah kamar dormitory yang berjumlah 10 bed adalah 25 MYR per malamnya, saya sengaja memilih kamar jenis ini karena selain backpacker saya juga bakalan jarang stay dikamar karena akan menghabiskan waktu lebih banyak diluar, jadi kamar jenis ini sangat hemat bagi kita hanya untuk beristirahat tidur dan bersih bersih mandi. Sekedar info hostel ini rekom deh untuk stay disini lagi, selain bersih, resepsionis nya selalu stand by, wifi kencang, kamar mandi bersih, toilet juga bersih dan lebih mantapnya lokasi sangat dengan tempat keramaian seperti bukitbintang dan jalan Alor untuk berwisata kuliner, so pastinya ne hostel murah banget.
Menu Makan Siang
Urusan penginapan sudah beres, saya pun bersitirahat sejenak sambil tiduran dan ngecas gadget dll, sambil menunggu untuk makan malam ke jalan Alor dan berkeliling di Bukit Bintang Walk hanya sekedar untuk menghabiskan waktu sebelum beristirahat tidur untuk melanjutkan perjalanan esok harinya. Untuk menu makan malam hari ini seperti biasa saya akan memesan Tom Yam Seafood, ya makanan satu ini tidak akan pernah saya lewatkan jikalau berkunjung ke Malaysia atau pun Thailand, saya lebih suka rasa kuahnya yang asam sangat menyegarkan dan pastinya akan menambah selera makan saya, pertama kali saya mencoba Tom Yam waktu lagi traveling ke Thailand entah kenapa semenjak itu saya sudah langsung jatuh cinta sama makanan asal negeri gajah putih ini. Untuk semangkok Tom Yam Seafood dan sebotol air mineral ukuran besar seharga 12 MYR, harga yang lumayan murah untuk ukuran makan di sebuah foodcourt jln Alor. Beres urusan perut saya pun melanjutkan berkeliling ke daerah bukit bintang yaaa hanya sekedar hang out dan cuci mata ke Pavillion Mall walaupun sebenarnya tidak ada yang di beli. Malam itu area bukit bintang memang masih ramai pengunjung walaupun sebenarnya lagi ada pengerjaan proyek MRT atau Subway, jadi banyak akses ke antar jalan di bukit bintang banyak yang di tutup dan saya pun harus jalan berkeliling hanya sekedar untuk menuju ke seberang jalan.
Tom Yam Jln Alor
Untuk cerita hari ini cukup sekian ya, saya mau balik ke hostel dan beristirahat supaya besok paginya bisa fit lagi untuk berjalan jalan keliling kuala lumpur dengan menggunakan kedua kaki ini. Tunggu cerita berikutnya masih bertemakan Solo Traveling, Jadi sebelum melakukan traveling sebaiknya kita mempersiakan beberapa hal yang pastinya akan memudahkan kita selama traveling yukkk baca apa saja yang sudah saya persiapkan di cerita "Persiapan Sebelum Backpacker an Sendirian"

Solo Traveling #1 Persiapan Sebelum Backpacker an Sendirian

Malaysia dan Singapore adalah negeri jiran yang merupakan salah satu tujuan wisata bagi masyarakat Indonesia, baik menggunakan sebuah travel agen atau backpacker bersama beberapa teman yang punya hobi yang sama dengan kita. Saya salah satu dari sekian para backpacker yang sangat hobi untuk ber travelling. Malaysia dan Singapore mungkin hanya dua negara ini yang bisa dibilang sering saya kunjungi beberapa tahun belakangan ini. Lebih tepatnya Kuala Lumpur, yap a capital of Malaysian country yang dalam satu tahun bisa saya kunjungi 2 atau 3 kali. Mmmm seperti tahun 2014 saya mengunjungi Malaysia sampai 3 kali, dan begitu juga untuk Singapore.
Image by http://salemtours.in/wp-content/themes/salem_tours/images/singapore-malaysia.jpg
Menurut saya ya dua negara ini adalah negara yang terdekat dengan Indonesia dan antara Malaysia dan Singapore terhubung dengan sebuah jembatan yang mempermudahkan penduduk antara kedua negara untuk saling mengunjungi dengan di dukung oleh transportasi kedua negara yang sangat bagus dan bermacam macam, seperti Bus, Kereta Api (KTMB), dan tentunya kendaraan pribadi.

Salah satu alasan saya keseringan mengunjungi Malaysia adalah Airasia, yapppp Airasia sebuah maskapai low cost yang bertuliskan "Now Everyone Can Fly" dengan tubuh yang di semaraki warna dominan merah ini sering memberikan promo low fare bahkan 0 rupiah atau sebagai member Airasia yang sudah terdaftar di sebuah program Airasia Big Point sering mendapatkan priority lebih dulu untuk hunting tiket promo dengan menukarkan poin Airasia Big, adalah salah satu Big Loyalty Programme dari Airasia bagi pelanggan setianya. Banyak keuntungan atau benefit yang bisa kita dapatkan dari mengikuti program Airasia Big ini, misalnya bisa menukarkan poin yang terkumpul dan jikalau beruntung bisa mengikuti promo 0 poin untuk ditukarkan dengan penerbangan untuk rute rute tertentu, biasanya rute domestik menuju Kuala Lumpur.
Arrival Hall di KLIA2 Images by enrymazni.com
Untuk Itinerary saya saat ini adalah Colmar Tropicale di Malaysia dan Madame Tussaud Singapore, tiket Airasia seharga 400 ribuan PP sudah pun saya dapatkan saat promo 0 Big poin nya pada bulan Maret 2015, untuk rute Pekanbaru ke KLIA2 Malaysia sebuah bandara baru yang di bangun berkonsep shopping mall diperuntukkan buat pesawat Low Cost yang salah satunya adalah Airasia ini. Semua kebutuhan untuk bersolo travelling nanti pun sudah saya persiapkan jauh jauh hari sebelum kebernagkatan, seperti membuat itinerary atau skedul selama perjalanan nanti, browsing internet sebagai sumber informasi utama bagi seorang traveller atau para backpacker, membooking budger hotel atau kamar dormitory merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi seorang backpacker. dalam urusan membooking saya selalu menghandalkan sebuah situs web Booking dot com, kenapa saya merekomendasikan web ini, karena salah satu kemudahan yang kita dapatkan adalah pembayaran bookingan bisa kita lakukan saat kita cek in di hotelnya.

Kemudian selain menggunakan jasa web online seperti Booking dot com, saya juga biasa menggunakan easybook dot com, yaitu sebuah website yang menyediakan tiket online booking baik untuk Bus, Train, Car, Tour, Ferry untuk memudahkan kita dalam pembelian tiket transportasi untuk negara Indonesia, Malaysia, Singapore dan Thailand. Untuk perjalanan saya dari Kuala Lumpur menuju Singapore menggunakan Train (KTM) yang berbasis di Malaysia, yaa Kereta Tanah Melayu ini melayani rute KL Sentral (Stasiun di Kuala Lumpur) menuju Woodland Singapore waktu itu saya mendapatkan harga tiket 34 MYR.  Sebenarnya selain train cara menuju Singapore sangat banyak, tetapi kenapa saya lebih memilih train? dengan jadwal keberangkatan dari KL Sentral menuju Woodland Singapore (last train) pukul 23.00 waktu setempat adalah salah satu cara saya untuk menghemat cost, karena saya tidak memerlukan penginapan baik di Malaysia maupun Singapore, karena lama perjalanan train nya lebih kurang 7 sd 8 jam jadi saya bisa beristirahat atau menginap dalam train selama perjalanan tadi. Karena train akan sampaidi Singapore lebih kurang pukul 07.00 pagi nya. Nah ini salah satu tips bagi para backpacker untuk menghemat cost travellingnya.

Nah masih ada satu lagi ne layanan online yang saya gunakan, yaitu membooking tiket untuk masuk Madam Tussaud Singapore. Sebenarnya banyak bertebaran di internet web web jasa penjualan tiket baik itu tiket Bus, Train, atau tempat tempat wisata yang akan kita kunjungi. Tapi, kita harus bener bener memperhatikan legalitas web nya apakah benar bisa terpercaya atau hanya akal akalan saja. Saran saya untuk pembelian tiket tempat wisata sebaiknya langsung ke website resminya, seperti website rwsentosa dot com untuk semua tempat wisata yang ada sentosa island Singapore. Untuk tiket Madame Tussauds saya Singapore saya langsung membelinya di website madametussauds dot com karena lebih murah dibandingkan di website rwsentosa seharga 40 SGD bundling tiket ini sudah termasuk untuk 3 tempat wisata seperti Madame Tussauds, Images Of Singapore dan S.E.A Aquarium, sedangkan jika beli di web nya Madame Tussauds seharga 28 SGD bundling 2 tempat wisata yaitu Madame Tussauds dan Images Of Singapore. Jadi semua kembali kepada pribadi masing masing untuk memilih tiket bundling nya.

Setelah semua kebutuhan selesai dipersiapkan, sebelum kita melakukan perjalanan nantinya ada baiknya kita cek kembali atau membuat daftar cek list untuk memastikan bahwa barang barang yang nantinya dibutuhkan selama travelling tidak ada yang ketinggalam. Lakukan print out semua tiket yang sudah kita booking secara online tadi seperti bookingan hotel, Bus/Train dan tempat tempat wisata yang bakal di kunjungi. nah untuk tiket Airasia sebaiknya melakukan web cek in 1 hari sebelum tanggal keberangkatan.
Image by http://www.freemalaysiatoday.com/wp-content/uploads/2014/08/Singapore_malaysia_Flag_400.jpg
Mudah mudahan tulisan ini bisa membantu teman teman semua dalam mempersiapkan berbagai hal untuk backpacker an baik itu sendirian atau bersama beberapa teman lainnya. Jangan lupa untuk membaca kelanjutan tulisan saya dalam Backpacker an ber Solo Travelling #2. 

Ada Yang Pernah Coba Tidur di Taman Kota? Kuala Terengganu Malaysia

Hari sudah menunjukkan jam 21.00 waktu setempat, yaa setelah kami berkeliling kota terengganu dengan tumpangan gratis oleh Mr Ali, kami pun di drop di sekitaran Jetty atau pelabuhan kapal yang besok pagi akan mengangkut kami menuju Pulau Redang. Menurut saya pribadi dalam menjelajahi kuala terengganu ini tidak lah butuh waktu lama, tapi ada kesulitan selama kami berada di terengganu ini yaitu kendala dalam tersedianya transportasi umum di kota ini. Saya pun tidak mengerti kenapa pemerintah setempat tidak menyediakan fasilitas transportasi umum layaknya seperti di Kuala Lumpur untuk memudah masyarakat setempat dan para turis yang sedang berkunjung ke kota ini, Kuala Terengganu hanya tersedia Taxi dan Bus, Monorail, KTM, LRT bahkan Rapid Bus pun tidak tersedia disini. 
Suasana Malam di Taman Kota, Kuala Terengganu
Mengingat kami sudah larut malam untuk mencari Hostel atau Dorm, kami pun memutuskan untuk mencari tempat berteduh menginap semalam di sini, karena besok pagi kami sudah harus berangkat menuju Redang Island dengan menggunakan Ferry Boat. Sebenarnya kami sudah mendapatkan tempat di pojokan ruangan di area sebuah mesjid, karena melihat kondisi nya kurang memungkinkan dan sedikit spooky, kamipun melanjutkan untuk melihat lihat di area luar mesjid mudah mudah dapat tempat yang bisa untuk menampung kami hanya untuk semalam.Tidak jauh dari area mesjid kami bejalan menuju ke taman kota, ya taman yang sudah sepi tidak berpengunjung karena jam sudah menunjukkan tengah malam yang ada hanya beberapa orang yang lagi beristirahat tidur tiduran di sebuah pondok dengan kursi kayu yang membentang panjang. Tanpa berfikir dua kali akan resiko dan lain lain kami pun memutuskan untuk ikut dalam "menikmati" dingin nya bermalam di sebuah taman kota yang jelas jelas belum pernah kami lakukan selama ber backpacker an ke luar negeri.
Selamat Tidur, Taman Kota Kuala Terengganu
Ini adalah pengalaman pertama saya pribadi mencoba untuk beristirahat di tengah taman kota, walaupun tidak senyaman dan tentram kalau kita menginap di sebuah hostel, tapi menurut saya itu adalah sebuah tantangan baru bagi seorang backpacker. "Mencoba Hal Baru" hahaha, malam ini kota terengganu di guyur hujan walaupun tidak lebat dan lama tapi udara di taman kota sudah mulai dingin, saya pun mengeluarkan tool kit travelling pribadi ya lumayan lah untuk mengusir dingin dengan sebuah selimut kecil dan bantal leher untuk menopang kepala saya dalam beristirahat sejenak. Suasana malam di sini memang tidak terlalu sepi karena taman ini tepat berada di pinggir jalan utama kota dan masih banyak kendaraan berlalu lalang di malam hari, bagaimanapun kami tetap waspada dengan barang barang bawaan kami, yaaaa salah satu caranya dengan mengingakt tali tas ke tangan kita dan menjadi tas sebagai alas kepala.
Morning Sunshine, Taman Kota Kuala Terengganu
Suasana pagi di taman kota memang masih sepi, yaaa masih menunjukkan jam 07.00 kurang waktu setempat. Saya pun menuju ke kran air yang tersedia di sekitaran taman untuk sekedar bersih bersih muka dan gosok gigi, yaaaa lumayan lah segar di pagi hari walaupun tidak bisa mandi bersihin badan. Setelah selesai beresin barang barang dan tas, kami pun melanjutkan berjalan menuju pasar yang tidak jauh dari taman kota dan pelabuhan tempat kami bakalan melanjutkan perjalanan nanti, Sambil melihat lihat ke dalam pasar tradisional dan bermaksud untuk berkuliner makanan makanan kas terengganu, sambil menunggu jam 10.00 ferry boat nya datang. Di dalam pasar banyak kami jumpai makanan atau berupa cemilan cemilan yang menurut saya tidak pernah di jumpai di Pekanbaru, dengan harga terjangkau dan lumayanan enak. Setelah puas berkeliling dalam pasar tradisional terengganu kami pun memutuskan untuk balik ke pelabuhan dan melapor ke bagian tiket ferry boat nya. Hari ini lumayan ramai para pengunjung untuk berwisata ke pulau redang baik itu penduduk lokal maupun turis asing termasuk kami berdua.
Menikmati Kuliner di Pasar Tradisional,Kuala Terengganu
Baca juga "Menikmati Indahnya Pulau Redang"