TBS (Terminal Bersepadu Selatan) : Terminal Bus Rasa Bandara - Enry Mazni

Latest

Travelling Stories and Medical Record

5 Sep 2017

TBS (Terminal Bersepadu Selatan) : Terminal Bus Rasa Bandara

EnryMazniDotCom - Negara maju, ada beberapa faktor sebagai tolak ukur untuk mengetahui majunya sebuah negara, salah satunya bisa dilihat dari segi perekonomian, kesejahteraan rakyat dan mungkin salah satu faktor lainnya adalah ketersediaan transporatsi umum yang nantinya memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari hari. Tidak hanya sebatas menyediakan sebuah layanan transportasi saja, tetapi jenis dan ragam transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah juga menjadi faktor yang tidak bisa dikesampingkan untuk dibilang sebuah negara itu sudah maju. Karena dari berbagai macam jenis transportasi umum yang tersedia, akan sangat mempengaruhi dengan segala jenis aktiftias masyarakatnya sehari hari, karena masyarakat bisa memilih transportasi umum mana yang cocok dia gunakan.
TBSBTS


Selain berbagai macam moda transportasi tadi, kewajiban pemerintah tidak hanya sekedar menyediakan saja tanpa harus memikirkan kemudahan akses bagi masyarakat yang akan menggunakan layanan transportasi tersebut. Kemudian kemudahan mengakses layanan transportasi umum tadi tidak semata mata hanya bagi masyarakat umum saja, maksudnya layanan transportasi yang disediakan juga harus ramah bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus misalnya penyandang disabilitas.
Gedung TBSBTS
Gedung TBSBTS

Pastinya hak masyarakat baik yang biasa dan berkebutuhan khusus harus disamakan. Misalnya tersedianya jalan / akses tersendiri bagi masyarakat berkebutuhan khusus tadi, bagi penyandang disabilitas mungkin disediakan jalur khusus dan lift supaya mereka juga bisa ikut merasakan kenyaman menggunakan transportasi umum tadi, selanjutnya bagi orang buta, dibuatkan jalur khusus dengan lantai yang membentuk garis panjang dan timbul sebagai penuntun mereka nantinya.

Wuih, kok saya merasa sebagai seorang pengamat ekonomi kayak di pemeritahan gitu ya dan sok yes banget, padahal pengetahuan nol deh *sok jadi pejabat*. Sebenarnya tujuan dari postingan ini hanya untuk berbagi cerita dari kemajuan sebuah negara, khususnya dalam hal transportasinya. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tulisan ini bukan bermaksud untuk memojokkan transportasi di negara sendiri ya, ini murni hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman pribadi saya saat beberapa kali melakukan traveling ke negara sebelah.
Malaysia, tepatnya Kuala Lumpur yang saya jadikan bahan ulasan alakadarnya dalam hal transportasi mereka yang sudah sangat maju. Berbagai moda transportasi yang mereka sediakan untuk menunjang kemudahan masyarakatnya dalam beraktifitas sehari hari. Selain Malaysia, ada lagi jiran sebelahnya yaitu Singapore yang sudah menerapkan sistem transportasi yang terintegrasi ke akses lainnya. Jadi tidak heran saat ke Singapore kita akan sangat minim sekali melihat kendaraan pribadi lalu lalang di jalan raya.

Ok kembali ke Kuala Lumpur, mari kita lihat jenis transportasi umum apa saja yang mereka punya? Sebagai ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur pastinya mejadi kota yang sangat ramai dan padat akan segala aktifitas warganya, sama halnya dengan Jakarta Indonesia tercinta ini.

Selain kendaran pribadi seperti mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan raya Kuala Lumpur, pemerintah setempat juga menyediakan moda transportasi lainnya seperti RapidKL yang terdiri dari LRT (Light Rapid Transit), RapidKL Bus, Monorail, KTM (Kereta Tanah Melayu), BRT Sunway Line dan yang terbaru saat ini adalah MRT (Mass Rapid Transit). Dan transportasi khusus yang menghubungkan kita akses langsung ke bandara KLIA dan KLIA2 atau dikenal dengan KLIA Transit.

Nah, tulisan ini sebenarnya tidak membahas detail tentang perbedaan masing masing moda transportasi diatas tadi. Hanya sebatas melihat betapa mudahnya menggunakan semua transportasi tadi yang sudah terintegrasi satu sama lainnya dari dalam sebuah gedung yang terletak di daerah Bandar Tasik Selatan.

Sebuah terminal interchange antar berbagai jenis transportasi bermula dari sini, yup namanya TBS (Terminal Bersepadu Selatan) kalau dilihat dari namanya kita sudah bisa memahami maksud dari ‘bersepadu’ atau istilah lain adalah ‘penyatuan/penggabungan’ dari berbagai macam jenis transportasi umum. Semoga benar deh maksudnya.
Suasana Di Dalam TBSBTS
Suasana Di Dalam TBSBTS

TBS (Terminal Bersepadu Selatan)

Dengan tag line ‘Menghubungkan ke semua destinasi Utara-Timur-Selatan’ menjadikan terminal bus ini sangat ramai akan para calon penumpang, karena sebagai tempat interchange terminal baik dari dalam dan luar Kuala Lumpur, bahkan bus dari negara tetangga Singapore pun berhentinya disini.

Tidak heran kalau semua aspek kemudahan dan kenyaman para penumpang menjadi alasan utama untuk menjadikan terminal bus ini rasa bandara. Ya, mungkin julukan ‘Bus Terminal, Airport Taste’ menurut saya lebih cocok untuk menggambarkannya. Berbagai fasilitas untuk kenyaman penumpang tersedia di TBS, dari urusan makanan sampai dengan kebutuhan lainnya tersedia di setiap toko toko yang tersebar dibeberapa lantai terminal bus ini.

Terminal Bersepadu Selatan (TBS) dibuat untuk menampung 5000 rute bus dalam sehari, TBS-BTS merupakan terminal pengangkutan umum yang beroperasional selama 24 jam dalam seminggu, dan terdiri dari 19 buah area keberangkatan, 18 area kedatangan dan ruang tunggu yang luas untuk ke berbagai tujuan bus ekpres ke selatan, utara dan pantai timur.

Tersedia 16 gate untuk perlepasan dan 48 konter penjualan tiket, selain konter penjualan tiket langsung, para calon penumpang juga membeli tiket secara online di eticketing.tbsbts.com.my atau di SINI, masih belum cukup dengan menyediakan konter penjualan tiket dan pembelian tiket secara online, pihak pengelola juga menyediakan Automatic Ticket Vending Machine (ATVM) yang tersebar diberbagai lantai terminal.
Konter Utama Penjualan Tiket
Konter Utama Penjualan Tiket

Selain KLIA Transit yang sudah terintegrasi dengan TBS, pihak pengelola juga menyediakan Jetbus dengan tujuan bandara KLIA dan KLIA2 dan ongkosnya cukup murah hanya MYR 10 untuk sekali jalan, kalau bus KLIA Ekspres dari KL Sentral kita harus merogoh kocek sebesar MYR 12 untuk sekali jalan.

Untuk memudahkan pelayanan pelanggan dalam bertransaksi dan lainnya, seperti bantuan kursi roda, panduan arah saat transit disini dan banyak lagi, jangan sungkan sungkan untuk menuju konter informasi pelayanan dan pengaduan pelanggan yang siap membantu para penumpang.

Kemudahan lainnya adalah disediakannya layanan khusus bagi orang orang yang berkebutuhan khusus (OKU, Orang Kurang Upaya) seperti jalur tersendiri, lift, konter tiket dan toilet yang diperuntukkan khusus bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Jadi jangan ragu bila membawa keluarga kita yang berkebutuhan khusus untuk menggunakan layanan transportasi umum, karena semua kebutuhan khusus mereka sudah disediakan.

Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket jangan takut untuk ketinggalan bus, karena pihak TBS sudah menyediakan papan informasi mengenaikan jadwal keberangkatan dan ketibaan bus yang realtime, lengkap dengan nama bus dan no busnya juga loh.

Fasilitas yang satu ini hampir di setiap pusat keramaian seperti bandara disediakan, yaitu tempat untuk charger handphone yang berada di pos sekuriti lantai 3, jadi jangan takut kehilangan handphone saat ngecas ya kan tempat ngecasnya sudah di dalam pos pengamanan umum didalam loker nya lagi. Hehehe tapi tetap waspada juga ya.
Papan Informasi
Papan Informasi

Masih kurang dengan fasilitasnya? Ini masih ada lagi kios informasi digital *ciee digital*, interaktif digital information board yang terletak sangat strategis di seluruh area terminal ini memuat berbagai macam informasi yang kita butuhkan, misalnya mau nyari info tentang keberadaan toko toko dan barang yang dijual, peta terminal, panduan ke Kuala Lumpur, panduan informasi ke tempat tempat wisata dan informasi nama nama bus yang beroperasional disini.

Mau cek in tiket? Atau mau print out tiket dari bookingan online? dan mau membeli tiket secara online dari komputer komputer yang disediakan? datang saja langsung di lantai 3 terminal bus, tentunya semua komputer sudah terkoneksi dengan jaringan internet dan tidak hanya satu unit komputer saja, tapi ada beberapa unit komputer yang bisa kita gunakan dan pastinya bebas antri dong. Kemudahan lainnya, pihak TBS juga menyediakan pos polisi dan pihak keamanan supaya para calon penumpang merasa aman dan tentram jiwa raga, terminal aja ada yang jaga lah kamu kapan ada penjaganya *tetiba curhat*.

Sebagai wisatawan yang lagi berkunjung ke sini, pasti jarang banget mau beli simcard lokal sebagai koneksi data, karena naggung seh hanya beberapa hari saja termasuk saya juga amat teramat jarang sekali untuk mengaktifkan kartu simcard lokal. Sebagai bentuk layanan kepada publik, pihak TBS menyediakan fasilitas wifi gratis yang bisa kita gunakan.
Penyewaan Loker Untuk Bagasi
Penyewaan Loker Untuk Bagasi

Nah bagi kamu yang transit atau menunggu keberangkatan selanjutnya, dan tentunya masih banyak punya waktu luang untuk keluar sejenak keliling Kuala Lumpur dan pastinya malas banget bawa bawa tas backpack atau koper kemana mana kan? Jangan takut, di lantai 3 sudah tersedia pusat penyimpanan bagasi dan loker dengan membayar sejumlah uang sewanya. Lebih kurang MYR 20 untuk ukuran kecil, token pembelian bagasi loker bisa langsung dibeli melalui mesin ototmatis yang berada di loker loker.

Soal urusan perut juga tidak ketinggalan disini, ada food court / mereka menyebutnya dengan ‘Medan Selera’, yang beroperasi dari jam 10 pagi sd 07 malam. Berbagai jenis makanan dan masakan yang jual disini bahkan makanan dari beberapa negara asia juga dijual disini, jadi kamu tinggal pilih mau makan apa.

Untuk pembayaran makanan yang sudah kita pesan hanya dilayani pada satu konter kasir yang berada di pintu masuk medan selera. Nah, yang suka fastfood seperti KFC dan sejenisnya juga ada kok bersebelahan dengan area food court ini, atau hanya sekedar mau duduk santai sambil menikmati secangkir kopi? ada kok warung kopi di lantai 4.
Foodcourt atau Medan Selera
Foodcourt atau Medan Selera

Dan yang tidak terlupakan untuk sebuah terminal, baik bus maupun terminal bandara adalah ketersediaa klinik pengobatan, nah TBS mengoperasikan Klinik 1 Malaysia dari jam 10 apagi sd 07 malam. Kita tidak tahu kapan terkena sakit, bisa saja saat berada dalam perjalanan atau transit kita terkena sakit ringankan.

Bagi ibu ibu / orang tua yang membawa bayi tidak perlu repot repot mengganti popok bayinya ditengah tengah keramaian orang mondar mandir didalam terminal, karena di beberapa lantai disediakan kamar untuk ganti popok atau ruang menyusui dan semua berhubung dengan bayi deh pokoknya tinggal masuk ruang ini saja.

Lemah, letih, lesu? Itu gejala kurang darah minum segera sango..... *bukan iklan*, ayo manfaatkan salah satu fasilitas ini yaitu Rest N Go Motel (Hotel Transit dan Reflexologi). Hotel mini yang mempunyai kamar tidur yang lengkap dengan peralatan tempat tidur dan AC untuk menambah kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya.

Semua fasilitas yang disediakan oleh TBS ini tidak hanya semata mata demi kenyaman dan kemudahan para penumpang, tetapi lebih dari itu pihak TBS sudah mengintegrasikan layanan transportasi lainnya seperti LRT, ERL, KTM, KLIA Transit, City Bus dan Taxi menjadi satu pintu atau one stop access *ehh bener gak seh tulisannya*.

Nah sekarang ayuk coba kita lihat informasi apa saja yang ada disetiap lantainya, mana tau ada satu lantai yang memuat informasi tentang SIAPA JODOH KAMU *Curhattt buukk*, :
  1. Lantai Satu : Area parkir mobil dan motor dengan layanan autopay, Disabiliti akses, eskalator, lift, Taxi argo, Toilet umum dan difabel, surau, Bus area antar kota dan area kedatangan bus untuk menurunkan penumpang.
  2. Lantai 2 : Kios makanan, Toilet umum dan difabel, Lift, Area keberangkatan, eskalator, dan Area kedatangan penumpang.
  3. Lantai 3 : Toserba, Lift, Mesin tiket, Toko lainnya, ATM, Konter tiket, Toilet umum, difabel dan ruang bayi, Surau, Area Drop Out penumpang / kendaraan pribadi, Konter informasi dan eskalator.
  4. Lantai 4 : Parkir mobil dengan sistem autopay, Restauran, Lift, Wifi, Toko harian, ATM, Toilet umum, difabel dan ruang bayi dan surau.
  5. Lantai 5 : Parkir kendaraan mobil dan motor sistem autopay, Lift.
  6. Lantai 6 : Parkir kendaraan mobil dan motor dengan sistem autopay dan Lift.
Area Kedatangan Bus
Area Kedatangan Bus

Di TBS ini, untuk setiap penumpang yang mau berangkat harus melakukan cek in terlebih dahulu, paling cepat 1 jam sebelum jadwal keberangkatannya. Selanjutnya para calon penumpang yang sudah melakukan cek in dipersilahkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan, bagi keluarga / pengantar penumpang hanya diperbolehkan sampai disini saja dan tidak dibenarkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan.

Layaknya aturan disebuah bandara, ruang tunggu keberangkatan hanya diperbolehkan bagi para penumpang saja dan sistem autogate pun diterapkan untuk penumpang yang mau menuju ke dalam bus, karena hanya penumpang yang sudah mempunyai boarding pass yang bisa mengakses autogate dengan menggunakan sistem barcode scan.
Untuk jadwal keberangkatan semua bus di TBS ini selalu on time, meskipun jumlah penumpang tidak sedikit dan bus akan tetap berangkat. Tidak ada istilah ngetem ya bang di sini hehe, paling biasanya untuk jadwal kedatangan bus dari luar kota ada beberapa yang terlambat dari jadwal estimasinya, karena banyak faktor penyebabnya dan salah satunya adalah traffic jam.

Jadi, kalau nanti kalian mengunjungi Kuala Lumpur Malaysia, jangan lupa untuk singgah ke sini hanya sekedar melihat lihat suasana sebuah bus terimal tapi serasa berada di bandara. untuk akses ke sini bisa menggunakan LRT kemudian turun di stasiun Bandar Tasik Selatan (BTS).

sekian dulu ya berbagi pengalamannya, semoga artikel yang saya tulis ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Salam lost backpacker dari enry mazni.

'Keep Traveling, Keep Writing'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Berkunjung Di Blog Enry Mazni
Jangan lupa Like dan Subscribe EnryMazniDotCom Fan Page dan Youtube Channels at BCC TRAVELLERS