Travelling Stories and Medical Record

Home Top Ad

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

  Tamsui, juga dikenal sebagai Danshui, adalah sebuah distrik yang terletak di New Taipei City, Taiwan. Tamsui terkenal dengan pemandangan p...

 

Tamsui, juga dikenal sebagai Danshui, adalah sebuah distrik yang terletak di New Taipei City, Taiwan. Tamsui terkenal dengan pemandangan pantai yang indah, jalan-jalan bersejarah, serta budaya dan makanan yang kaya. Tamsui juga termasuk salah satu tempat wisata terpopuler di Taiwan, khususnya disetiap akhir pekan akan ramai sekali pengunjung bail lokal maupun turis yang menghabiskan waktunya di area ini. 
enrymazni

Tamsui Love Bridge

Cara mengunjungi Tamsui dengan transportasi umum, kamu bisa menggunakan Taipe Metro atau MRT jalur merah (Xinyi-Tamsui Line). Dalam artikel ini saya akan berbagi beberapa tempat wisata yang bisa di kunjungi di Tamsui, Berikut adalah beberapa tempat wisata populer di Tamsui: 

1. Tamsui Old Street: 
Jalan tua yang terkenal dengan toko-toko tradisional, restoran, dan stan makanan jalanan. Anda dapat menikmati makanan lokal seperti A-gei (makanan tradisional Tamsui), Tamsui Fish Ball, dan penyegar seperti ayran. 

2. Tamsui Fisherman's Wharf: 
Pelabuhan nelayan yang menawarkan pemandangan pantai yang indah, dermaga, dan mercusuar. Anda dapat berjalan-jalan di sepanjang tepi laut, menikmati matahari terbenam, atau menyewa sepeda tandem untuk berkeliling. 

3. Tamsui River/Bali Left Bank Bike Path: 
Jalan sepeda yang indah yang mengikuti tepi Sungai Tamsui. Ini adalah jalur populer bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan sungai, perkebunan mangrove, dan aktivitas olahraga. 

4. Tamsui Lover's Bridge: 
Jembatan yang terkenal dengan desain yang unik dan cahaya warna-warni yang indah pada malam hari. Jembatan ini menawarkan pemandangan spektakuler dari Tamsui dan merupakan tempat yang populer untuk berfoto. 

5. Fort San Domingo: 
Benteng peninggalan kolonial Belanda yang terletak di atas bukit. Bangunan ini memiliki arsitektur yang menarik dan menawarkan pemandangan indah ke Tamsui dan Laut Tiongkok Timur. 

6. Tamsui Customs Wharf: Dermaga yang direnovasi yang memadukan warisan sejarah dan gaya modern. Tempat ini sering menjadi tempat acara dan festival, serta menawarkan tempat bersantai dengan pemandangan pelabuhan. 


7. Tamsui Presbyterian Church: 
Gereja yang indah dengan arsitektur Eropa yang menarik. Gereja ini merupakan salah satu ikon Tamsui dan sering menjadi latar belakang foto-foto yang indah. Selain itu, Anda juga dapat menjelajahi Tamsui Old Fort, Museum Tamsui, dan berjalan-jalan di sepanjang Tamsui Riverside Park yang indah. 

Jangan lupa mencicipi makanan laut segar di salah satu restoran di tepi pantai. Tamsui adalah destinasi wisata yang menarik untuk dinikmati oleh pengunjung yang mencari keindahan alam, sejarah, dan kekayaan budaya.

  Houtong adalah sebuah desa kecil yang terletak di Ruifang district New Taipei City, Taiwan. Desa ini terkenal sebagai "Desa Kucing&qu...

 

Houtong adalah sebuah desa kecil yang terletak di Ruifang district New Taipei City, Taiwan. Desa ini terkenal sebagai "Desa Kucing" karena populasi kucing yang tinggi dan kehadiran kucing menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. 

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan di Houtong: 

1. Desa Kucing: 
Houtong terkenal karena populasi kucing yang tinggi dan menjadi surga bagi pecinta kucing. Anda dapat menjelajahi desa untuk melihat kucing yang berkeliaran di sekitar tempat-tempat umum, mengambil foto-foto lucu, dan berinteraksi dengan mereka. 

2. Jalan Raya Kucing: 
Terdapat Jalan Raya Kucing yang mengarah ke Desa Kucing, di mana Anda dapat menemukan berbagai patung kucing dan hiasan kucing yang menghiasi jalan. Ini menjadi atraksi menarik bagi pengunjung yang ingin berfoto dengan latar belakang kucing yang unik. 

3. Museum Kucing Houtong: 
Museum ini menampilkan koleksi berbagai macam karya seni, patung, dan informasi tentang kucing. Anda dapat mengetahui lebih banyak tentang kucing, sejarah Desa Kucing, serta peran kucing dalam budaya Taiwan. 

4. Jembatan Gantung Houtong: 
Terdapat jembatan gantung yang menghubungkan dua sisi lembah di Houtong. Jembatan ini menawarkan pemandangan indah dan pengalaman berjalan di atas ketinggian yang menarik. 

5. Menikmati Makanan Lokal: 
Houtong juga menawarkan beberapa warung makanan dan kafe yang menyajikan hidangan lokal Taiwan. Anda dapat mencicipi makanan khas Taiwan seperti mie pangsit, gua bao (roti babi), atau makanan jalanan Taiwan lainnya. 

Selain itu, Anda juga dapat menjelajahi alam sekitar desa dengan melakukan pendakian atau hiking ke bukit-bukit di sekitarnya. Houtong menawarkan pengalaman yang unik dengan suasana yang tenang dan pemandangan yang indah, cocok bagi pengunjung yang menyukai kucing atau ingin menikmati kehidupan desa yang tenang.

Transportasi di Kota Taipei, Taiwan, sangat luas dan efisien. Berikut ini adalah beberapa opsi transportasi yang tersedia di Kota Taipei:  1...

Transportasi di Kota Taipei, Taiwan, sangat luas dan efisien. Berikut ini adalah beberapa opsi transportasi yang tersedia di Kota Taipei: 

1. MRT (Mass Rapid Transit): 
MRT adalah sistem kereta bawah tanah yang sangat efisien dan terjangkau. MRT Taipei memiliki beberapa jalur yang mencakup sebagian besar wilayah kota. Ini adalah cara yang populer untuk berkeliling Taipei karena dapat mengantarkan Anda ke banyak tempat wisata dan tujuan penting di kota. 

2. Bus: 
Taipei memiliki jaringan bus yang luas dan baik. Ada banyak rute bus yang mencakup berbagai tujuan di kota. Tarif bus sangat terjangkau, dan jaringan bus mencakup baik pusat kota maupun pinggiran kota. Informasi tentang rute dan jadwal bus tersedia di halte bus dan secara online. 

3. Taksi: 
Taksi tersedia di seluruh Kota Taipei. Anda dapat menemukan taksi di stasiun MRT, hotel, dan di sepanjang jalan. Taksinya dioperasikan menggunakan argo, jadi pastikan argo dihidupkan selama perjalanan. Penggunaan taksi bisa menjadi pilihan yang nyaman jika Anda memiliki barang bawaan yang banyak atau jika Anda ingin pergi ke tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh MRT atau bus. 

4. Kereta Komuter: 
Terdapat sistem kereta komuter yang menghubungkan Taipei dengan daerah-daerah sekitarnya, seperti Keelung, Jiufen, dan Ruifang. Kereta komuter merupakan opsi yang baik jika Anda ingin melakukan perjalanan ke tempat-tempat di luar Kota Taipei. 

5. Sepeda: 
Taipei memiliki program penyewaan sepeda umum yang disebut YouBike. Anda dapat menyewa sepeda dari stasiun YouBike yang tersebar di seluruh kota. Sepeda juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjelajahi area-area tertentu di Taipei. Selain itu, ada juga layanan seperti layanan transportasi pribadi berbasis aplikasi seperti Uber dan Grab yang tersedia di Taipei. 

Ketika menggunakan transportasi umum di Taipei, disarankan untuk memiliki kartu EasyCard, yang memungkinkan Anda membayar tarif dengan mudah dan efisien di MRT, bus, dan beberapa toko dan restoran. Kartu ini dapat diisi ulang di berbagai lokasi di kota. Secara keseluruhan, transportasi di Kota Taipei sangat efisien dan dapat membawa Anda ke berbagai tempat dengan mudah. Pilihan transportasi tergantung pada tujuan Anda dan preferensi pribadi Anda.

Transportasi umum di Taiwan sangat baik dan mencakup berbagai opsi untuk berkeliling di seluruh pulau. Berikut adalah beberapa opsi transpor...

Transportasi umum di Taiwan sangat baik dan mencakup berbagai opsi untuk berkeliling di seluruh pulau. Berikut adalah beberapa opsi transportasi umum yang tersedia di Taiwan:


1. Kereta Api: 
Taiwan memiliki sistem kereta api yang luas dan modern. Kereta api Taiwan (Taiwan Railways Administration, TRA) mencakup jalur-jalur utama di seluruh pulau, sementara Kereta Cepat Taiwan (Taiwan High-Speed Rail, THSR) menyediakan layanan cepat antara kota-kota utama seperti Taipei, Kaohsiung, Taichung, dan lainnya. Kereta api adalah pilihan yang nyaman dan efisien untuk berpergian jarak jauh di Taiwan.

2. MRT (Mass Rapid Transit): 
MRT Taipei, yang telah disebutkan sebelumnya, adalah sistem kereta bawah tanah yang sangat efisien di Kota Taipei. Selain itu, beberapa kota lain di Taiwan, seperti Kaohsiung dan Taoyuan, juga memiliki sistem MRT yang dapat Anda gunakan untuk berkeliling di dalam kota.

3. Bus: 
Jaringan bus di Taiwan sangat luas dan mencakup hampir semua daerah di pulau ini. Terdapat bus kota yang melayani wilayah perkotaan, serta bus antarkota yang menghubungkan kota-kota besar di seluruh Taiwan. Tarif bus sangat terjangkau, dan jadwal serta rute bus biasanya tersedia secara online atau di halte bus.

4. Taksi: 
Taksi dapat ditemukan di hampir setiap kota di Taiwan. Tarif taksi di Taiwan tergantung pada jarak tempuh dan diukur dengan menggunakan argo. Taksi bisa menjadi pilihan yang nyaman, terutama ketika Anda ingin pergi ke tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh transportasi umum lainnya atau ketika membawa banyak barang.

5. Sepeda: 
Taiwan dikenal sebagai surga sepeda, dan menyewa sepeda adalah cara yang populer untuk berkeliling di beberapa kota seperti Taipei, Kaohsiung, dan Hualien. Ada jalur sepeda yang aman dan menyenangkan, serta program penyewaan sepeda umum seperti YouBike di Taipei dan iBike di Kaohsiung.

Selain itu, ada juga pilihan transportasi seperti feri, kereta komuter, dan pesawat terbang untuk perjalanan antarpulau atau ke pulau-pulau kecil di sekitar Taiwan.

Dalam beberapa kota besar seperti Taipei dan Kaohsiung, disarankan untuk menggunakan kartu EasyCard atau iPass, yang dapat digunakan untuk membayar tarif di MRT, bus, dan beberapa toko dan restoran. Kartu ini dapat diisi ulang di berbagai lokasi di seluruh Taiwan.

Dengan jaringan transportasi umum yang luas dan beragam di Taiwan, Anda dapat dengan mudah menjelajahi berbagai tempat di pulau ini dengan nyaman dan efisien

EnryMazniDotCom - New Taipei City, yang terletak di sekitar Taipei, adalah kota metropolitan terbesar di Taiwan. Kota ini memiliki berbagai...

EnryMazniDotCom - New Taipei City, yang terletak di sekitar Taipei, adalah kota metropolitan terbesar di Taiwan. Kota ini memiliki berbagai atraksi wisata menarik untuk dinikmati. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang dapat Anda kunjungi di New Taipei City: 

1. Yehliu Geopark: Taman geologi ini terkenal karena formasi batu kapur yang unik dan menarik. Anda dapat menjelajahi area taman yang luas dan melihat formasi batu yang mirip dengan berbagai bentuk seperti Ratu Elizabeth, Cincin Pernikahan, dan banyak lagi. 

2. Taman Nasional Yangmingshan: Bagian dari taman ini juga terletak di wilayah New Taipei City. Yangmingshan menawarkan pemandangan indah seperti Gunung Qixing, mata air panas Beitou, dan taman bunga yang memikat. Ini adalah tempat yang bagus untuk hiking, bersantai di mata air panas alami, dan menikmati keindahan alam. 

3. Jiufen Old Street: Ini adalah jalan bersejarah yang indah di distrik Ruifang di New Taipei City. Di sini, Anda dapat menjelajahi lorong-lorong sempit yang dipenuhi dengan toko-toko tradisional, restoran, dan warung kopi. Jalan ini juga terinspirasi oleh kota-kota tua Jepang dan menjadi latar belakang film terkenal "Spirited Away". 

Jiufen Old Street and Night Market


Baca : Hal Menarik Saat Berkunjung Ke Taipei

4. Tamsui Old Street: Terletak di tepi Sungai Danshui, Tamsui Old Street adalah tempat yang populer bagi wisatawan untuk menjelajahi lorong-lorong bersejarah yang dipenuhi dengan kedai makanan, toko suvenir, dan pasar malam. Anda dapat mencoba makanan lokal yang lezat, mengunjungi kuil-kuil bersejarah, dan menikmati pemandangan indah Sungai Danshui. 

5. Wulai Indigenous Village: Desa ini adalah tempat di mana Anda dapat belajar tentang budaya dan sejarah penduduk asli Taiwan, suku Atayal. Anda dapat mengunjungi museum, melihat tarian tradisional, dan menjelajahi alam yang indah, termasuk air terjun Wulai yang terkenal. 

6. Shimen Reservoir: Terletak di pegunungan di utara New Taipei City, Shimen Reservoir adalah salah satu danau buatan terbesar di Taiwan. Anda dapat menikmati pemandangan indah dan menyegarkan udara di sekitar danau, serta beraktivitas seperti bersepeda, berjalan-jalan, atau piknik di sekitar area. 

7. Museum Geologi Taiwan: Museum ini menampilkan koleksi mineral, fosil, dan batuan yang memperlihatkan kekayaan geologi Taiwan. Anda dapat mempelajari sejarah geologi pulau ini dan melihat spesimen yang menarik dan edukatif. 

Selain itu, New Taipei City juga memiliki pasar malam yang hidup, pusat perbelanjaan modern, dan berbagai tempat makan yang menggoda. Nikmati kekayaan budaya, alam, dan kuliner yang ditawarkan oleh New Taipei City.

 

  EnryMazniDotCom - Taipei, ibu kota Taiwan, adalah kota yang kaya akan budaya, sejarah, dan atraksi menarik. Berikut ini beberapa hal mena...

 

EnryMazniDotCom - Taipei, ibu kota Taiwan, adalah kota yang kaya akan budaya, sejarah, dan atraksi menarik. Berikut ini beberapa hal menarik yang dapat Anda temui di Taipei: 

1. Menara Taipei 101: Ini adalah ikon kota Taipei dan salah satu menara tertinggi di dunia. Anda dapat naik ke lantai observasi untuk menikmati pemandangan spektakuler kota Taipei dan sekitarnya. 

Credit : Enry Mazni

2. Kuil Longshan: Ini adalah salah satu kuil tertua dan paling penting di Taipei. Kuil ini didedikasikan untuk dewa pelindung Buddha Guanyin dan merupakan pusat kegiatan keagamaan dan spiritual. 

3. Pasar Malam Shilin: Ini adalah pasar malam terbesar dan paling terkenal di Taipei. Anda dapat menemukan berbagai makanan lokal yang lezat, barang-barang kerajinan, pakaian, dan hiburan di sini. 

4. Taman Nasional Yangmingshan: Taman nasional ini menawarkan pemandangan alam yang indah dengan gunung, air terjun, dan mata air panas alami. Ini adalah tempat yang populer untuk hiking, piknik, dan bersantai di alam. 

5. Museum Nasional Istana: Museum ini terletak di bekas Istana Kekaisaran Taiwan dan menyajikan koleksi seni dan artefak bersejarah Taiwan yang berharga. Ini adalah tempat yang sempurna untuk memahami sejarah dan budaya Taiwan. 

6. Distrik Ximending: Distrik ini adalah pusat hiburan dan belanja di Taipei. Anda dapat menemukan berbagai toko pakaian, restoran, bioskop, dan pertunjukan jalanan yang hidup di sini. Ximending juga dikenal sebagai distrik mode dan subkultur muda.


7. Museum Seni Taipei: Museum ini menampilkan koleksi seni Taiwan dan internasional yang mencakup lukisan, patung, dan karya seni lainnya. Ini adalah tempat yang sempurna untuk mengagumi karya seni dan memahami perkembangan seni di Taiwan. 

8. Jalan Bopiliao: Jalan bersejarah ini merupakan bagian dari warisan budaya Taiwan. Di sini Anda dapat menjelajahi bangunan bersejarah, seni jalanan, dan belajar tentang sejarah kota Taipei. 

9. Taman Daan Forest Park: Ini adalah taman yang luas dan hijau di tengah kota Taipei. Taman ini menawarkan ruang terbuka yang nyaman untuk berjalan-jalan, bersepeda, atau hanya duduk-duduk santai menikmati alam. 

10. Museum Ular Taiwan: Museum ini adalah tempat yang unik untuk mempelajari dan melihat berbagai jenis ular dan reptil Taiwan. Anda dapat melihat koleksi yang mencengangkan dan mempelajari lebih lanjut tentang satwa liar yang khas di pulau ini. 

Selain itu, Taipei juga dikenal dengan makanan yang lezat, pasar-pasar tradisional yang hidup, dan kehidupan malam yang bersemangat. Jelajahi jalan-jalan kota untuk menemukan pengalaman yang menarik dan unik di Taipei.

EnryMazniDotCom - Traveling ke luar negeri adalah hobi saya, beberapa negara ASIA sudah saya kunjungi dan Tiongkok atau China salah satunya...

EnryMazniDotCom - Traveling ke luar negeri adalah hobi saya, beberapa negara ASIA sudah saya kunjungi dan Tiongkok atau China salah satunya. China adalah salah satu negara yang sangat challenging bagi saya pribadi. Misi utama saya traveling ke negara China adalah ingin merasakan langsung sejuknya udara disaat musim dingin, dan yang paling membuat saya semangat yaitu ‘bertemu’ langsung dengan salju. Ya salju, sebagai orang yang hidup di Negara tropis, bermain salju untuk pertama kalinya merupakan anugerah yang tak terhingga bagi saya pribadi. Bisa merasakan dan memegang secara langsung plus merasakan keindahan salju yang jatuh langsung ke badan saya layaknya seperti hari hujan menjadi sebuah pengalaman yang melekat indah dan tidak mudah bagi saya melupakannya. 
enrymazni
Simcard Internet di China

China merupakan bagian dari negara ASIA yang mempunyai 4 musim. Musim Gugur (Fall), Musim Dingin (Winter), Musim Semi (Spring) dan Musim Panas (Summer), musim dingin atau winter di China berlangsung dari Desember sampai dengan Akhir Februari. Selama hampir 3 bulan beberapa bagian dataran China akan tertutup oleh salju dan suhu mencapai dibawah 0 derajat celcius. Salah satu kota yang memiliki suhu yang sangat dingin dan pernah saya kunjungi adalah Harbin, kota dengan suhu bisa dibilang ekstrim menurut saya bisa mencapai minus 30 derajat dimalam hari. Beijing dan Harbin merupakan kota untuk pertama kali saya menginjakkan kaki di negara Panda berasal, perjalanan ini saya lakukan pada Januari 2018. 


Kemudian di Januari 2020 saya kembali lagi mengunjungi China ke beberapa kota bagiannya seperti Xian, Lanzhou, Boutou Inner Mongolia, Shizajuang dan Tianjin dengan durasi perjalanan lebih kurang 20 hari. Dan hanya berbekal ‘keberanian’ dan tidak bisa berbahasa Mandarin, saya melakukan perjalanan di daratan China seorang diri bisa disebut dengan low cost trip atau backpacker dan tanpa ada kendala apapun sampai saya kembali lagi ke Indonesia. Meskipun saya tidak bisa berbahasa mandarin, ada hal lain yang menjadi pikiran bagi saya yaitu akses internet yang sangat terbatas di daratan China, karena pemerintah China memberlakukan akses internet terbatas alias pemblokiran berbagai layanan dari luar seperti semua layanan dari Google.

Bagi saya layanan Google seperti Maps, Translate, Gmail, Youtube dll adalah hal paling utama yang saya butuhkan selama saya melakukan perjalanan. Dan yang terpenting adalah Google Map dan Google Translate yang nantinya akan sangat membantu saya sebagai navigasi atau petunjuk arah atau tempat serta untuk berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Dengan menggunakan Google Translate, tentunya akan memudahkan bagi saya untuk bertanya sesuatu kepada orang orang saya temui. 

Dalam tulisan ini, saya akan berbagi informasi mengenai kartu simcard yang saya gunakan selama di China dan pastinya kartu simcard internet ini bebas dari blokiran yang diterapkan oleh pemerintah China. Saya dengan bebas menggunakan internet layaknya saat saya berada di Indonesia. Tulisan ini tidak bertujuan untuk mempromosikan suatu brand atau merk ya, murni hanya untuk berbagi informasi saja kepada teman teman yang lagi mencari informasi penggunaan internet di China. 

Simcard untuk bebas mengakses internet yang saya gunakan selama perjalanan di China adalah China Unicom, kartu internet ini bisa saya digunakan selama di China tanpa khawatir dengan sistem blokir yang diterapkan oleh pemerintah terhadap akses ke berbagai layanan di luar China, dan juga bisa digunakan selain di Maindland China yaitu Hong Kong, Macau dan Taiwan. Simcard ini saya beli online di Tokopedia by Kenikura Tour, ada berbagai pilihan paket data internet yang bisa kita pilih saat membeli di Kenikura Tour untuk detailnya kalian bisa menuju ke tokonya langsung ya di Tokopedia.

Harga Simcard China Unicom yang saya beli waktu januari 2020 adalah Rp 274.000 dan sudah termasuk ongkos kirim ke alamat rumah, dengan kuota data internet sebesar 6 GB dan waktu itu lagi ada promo untuk upgrade kouta ke 8 GB tanpa dikenakan biaya tambahan. Internet data 6 GB di tambah internet unlimited selama 30 hari setelah kuota utama 6 GB habis dengan penurunan kecepatan internet 100 kbps – 200 kbps, untuk jaringan yang digunakan sudah mendukung 4G dan 3G juga. 
enrymazni
Kenikura Tour Simcard

Tapi ingat, kartu ini tidak bisa digunakan untuk sms dan telpon karena tidak ada nomor telp nya dan kartu langsung aktif saat pertama kali saya aktifkan di Mifi setelah landing di bandara Xian tanpa perlu ribet setting sana sini. Very simple dan tidak ribet. Semua layanan internet seperti Google Map, Google Translate, Whatsapp text dan Call, LINE Text dan Call dll bisa berfungsi seperti biasa tanpa ada pemblokiran layanan. Jangan lupa untuk mengaktifkan Data Roaming dan Mobile Data di menu setting, dan bentuk simcard nya terdiri dari 3 tipe, bentuk standar, bentuk micro dan bentuk nano jadi bisa digunakan disemua tipe handphone. 


Selama saya menggunakan nya di China, tidak ada kendala yang saya hadapi dan semuanya berjalan sangat lancar serta mengcover semua area selama saya berpindah pindah antar kota di China. FYI saya menggunakan kereta api selama pindah antar kota. Disini, saya menggunakan simcard nya tidak di handphone tapi menggunakannya di Mifi (Wifi Portable) agar semua device yang saya punya bisa tersambung via wifi. 

Nah paket data internet yang saya beli juga bisa digunakan pada Wifi portable Huawei yang saya bawa selama kuota 6 GB saya masih ada, tetapi setelah paket data nya habis kita masih tetap bisa ber internet unlimited dengan catatan simcardnya harus di pindahkan atau digunakan ke handphone. Karena paket data unlimted internet tidak berlaku apabila digunakan pada Mifi (wifi portable). Dan dengan sangat terpaksa saya harus memindahkan simcard tadi ke handphone setelah kuota 6 GB saya habis.

Jadi, kalau teman teman mau traveling ke China dan ingin bebas dari blokiran saat akses internet. Mungkin simcard tersebut bisa menjadi pilihan terbaik untuk menenami perjalanan selama berada di China. 

Mohon maaf kalau penjelasan mengenai simcard dan internetnya kurang detail, teman teman bisa langsung menanyakan ke saya via instagram ‘enrymazni’ atau ke Youtube Channel saya ‘BCC Travellers’. 

Keep Traveling, Keep Writing

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang...

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang bisa dikunjungi, baik di Indonesia maupun luar negeri. Kesukaan masing masing kita pun berbeda-beda saat melancong ke tempat-tempat wisata, ada yang suka sightseeing, historical, Nature dan lain sebagainya. Dan banyak cara pula kita untuk bisa menikmati tempat tempat wisata tersebut. Seperti mengikuti sebuah paket tour dan kita juga bisa berpetualang sendirian. Artiannya, semua kebutuhan dan persiapan perjalanan kita yang mengurusnya. Dari mulai persiapan tiket, hotel dan menyiapkan daftar tempat kunjungan, kemudian yang paling utama adalah menentukan tujuan kota atau negara yang akan dikunjungi.
Ferry To Mallaca
Ferry To Mallaca
Dalam postingan ini, saya akan memberitahu beberapa tempat yang menarik di Melaka untuk dikunjungi dikalangan para turis baik itu lokal maupun mancanegara. Melaka merupakan kota tetangga yang terdekat dengan Indonesia, khususnya dari kota Dumai Provinsi Riau. Melaka merupakan salah satu kota yang saya masukkan ke dalam daftar overland trip saya selama 28 hari perjalanan yang melintasi 4 negara asia tenggara dan beberapa kota lainnya.

Melaka merupakan kota pertama yang saya singgahi dalam menjalankan misi perjalanan darat ini, meskipun saya hanya mempunyai waktu yang sangat terbatas di Melaka yaitu 1 hari saja, ternyata saya bisa mengunjungi beberapa tempat-tempat wisata yang sudah sangat familiar dikalangan para turis baik lokal maupun luar negeri.

Sebelum lanjut saya mau info sedikit neh. Bagi teman teman yang ingin kepohin berapa budget yang saya keluarkan untuk transportasi, akomodasi dan bagaimana persiapan saya untuk perjalanan 4 negara, jalur darat selama 28 hari. Teman-teman bisa membacanya di artikelnya yang sudah saya buatkan link didalam postingan ini. Dan jangan lupa juga untuk mantengin vlog traveling saya juga ya, silahkan klik di menu VLOG diatas dan jangan lupa di subscribe channel Youtubenya. Terima kasih salam sapa manjahhhh ulala ulala beibeh.
Okehhh kembali ke laptop, perjalanan saya ke Melaka ditempuh melalui jalur laut yaitu menggunakan kapal ferry dari Kota Dumai Riau menuju Melaka, untuk tiket kapal ferry dari Dumai ke Melaka per sekali jalan per orangnya 320.000 IDR. Kapal berangkat menuju Melaka sekitar pukul 09.00 pagi dan lama perjalanan +- 3 Jam. Di Melaka saya hanya singgah beberapa jam saja, karena malam harinya saya sudah harus berpindah ke tujuan berikutnya yaitu Penang Malaysia menggunakan bus malam untuk menghemat budget penginapan. Jadi, saya hanya mempunyai +- 6 jam saja untuk mengekplore Melaka.

6 Tempat Wisata Di Melaka Cukup Di Tempuh Berjalan Kaki :

1. Kuliner
Ada banyak tempat dan jenis makanan maupun cemilan yang bisa kita coba di Melaka, dan salah satu tempat makan yang saya datangi adalah restoran Famosa Chicken Rice Ball. Restoran ini direkomendasikan oleh salah satu teman saya di Pekanbaru yang katanya sangat terkenal dan enak dengan berbagai macam menu makanan yang mereka jual. Sesaat saya sampai di depan restoran, ternyata sudah terjadi antrian yang cukup panjang oleh para pengunjung yang penasaran akan cita rasanya. Famosa Chicken Rice adalah Chinese Restaurant yang di punyai oleh orang china lokal, dan rata rata pengunjung restoran ini adalah para turis dan local chinese.

Kebetulan sekali saya sampai di Melakanya sekitar jam makan siang, jadi saya dan 2 orang travelmate memilih restoran ini untuk mengisi perut perut kami yang sudah mulai lapar. Famosa Chicken Rice Ball bukanlah restoran HALAL, jadi saya hanya memesan minuman dan menemani 2 orang travelmate saya untuk makan siang. Menu kami siang ini adalah :

*. Famosa Rice Ball
*. Roasted Chicken with Rice
*. Famosa White Coffee
Famosa White Coffee
Famosa White Coffee

2. Christ Church / Red Church (Gereja Merah)
Salah satu landmark Melaka yang sangat terkenal adalah Christ Church atau biasa dikenal dengan Red Church (Gereja Merah). Lokasi gereja merah ini berada di jalan gereja Bandar Hilir Melaka. gereja yang berdiri sejak 1753 ini masih di fungsikan sebagai tempat ibadah dan menjadi spot para wisatawan untuk mengabadikan momen berlatar belakang bangunan gereja yang memiliki lonceng di towernya. Katanya belum ke Melaka kalau tidak mengunjungi gereja merah ini, tidak hanya hanya gereja merah saja yang menjadi daya tarik turis, di sekitar bangunan gereja merah juga banyak para pedagang yang menggelar dagangan mereka, ada toko-toko souvenir dan berbagai macam jenis makanan dan minuman yang mereka tawarkan bagi wisatawan.
Christ Church Melaka
Christ Church Melaka
3. Melaka River Boat Tour
Tidak jauh dari gereja merah, terdapat sebuah aliran sungai yang dijadikan lokasi wisata, dengan menggunakan boat kecil yang melewati kota, bangunan-bangunan sejarah, rumah rumah yang berjejer sepanjang aliran sungai, jembatan bersejarah dan tempat-tempat belanja. Sungai dan Boat nya bersih dan rapi, jadi sangat cocok bagi keluarga yang membawa anak-anak untuk menikmatinya.


4. Baba Nyonya House / Rumah Peranakan China Malaysia
Tidak jauh dari lokasi gereja merah, hanya butuh waktu +- 10 menit berjalan saya sudah sampai di tempat wisata berikutnya, yaitu museum warisan bersejarah UNESCO atau dikenal dengan Baba Nyonya House alias peranakan china malaysia. Museum ini dibangun kembali pada tahun 1986 oleh keluarga dari generasi ke empat mereka, dan sampai saat ini yang mengelolanya masih dari keluarga turunan Baba dan Nyonya. Biaya tiket masuknya sebesar 15 MYR tanpa tour guide tapi kita diberikan sebuah buku panduan mengenai sejarahnya secara detail dari setiap lokasi-lokasi yang berada di dalam rumah ini, sementara bagi kalian yang ingin menggunakan tour guide harus membayar 19 MYR per orang. Jika kalian ke Melaka, jangan lupa untuk mengunjungi museum Baba dan Nyonya ini ya.

5. Tepian Sungai Melaka
Menjelang keberangkatan saya ke Penang pada malam hari, saya bersama 2 travelmate menghabiskan waktu sore hari bersantai di tepian aliran sungai, yang berada tepat disamping gereja merah. Lokasi ini dijadikan outdoor mini foodcourt yang menyediakan beberapa meja dan kursi untuk para pengunjung bersitirahat sambil menikmati makanannya. Outdoor foodcourt tepian sungai ini hanya menjual berupa cemilan atau makanan ringan, seperti fried potato roll, kue kue tradisional, kelapa muda, aneka jus dan softdrink dan masih banyak lagi. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah ketika memesan jus semangka, jus semangka ini tidak disajikan dalam bentuk gelas, melainkan dalam bentuk 1 buah semangka utuh yang sudah di blender isi dalamnya seharga 5 MYR.

6. Mallaca Walking Street / Night Market
Salah satu tempat keramaian di Melaka lainnya adalah Mallaca Walking Street atau dikenal dengan Jonker Street berdekatan dengan gereja merah. Street area ini buka mulai di sore hari sampai tengah malam setiap hari jumat, sabtu dan minggu. Sama seperti pasar malam lainnya, barang barang yang mereka jual seputaran souvenir khas Melaka, barang barang antik, aneka makanan dan minuman serta berbagai macam atraksi bisa dijumpai sepanjang jalan di night market ini. Jonker Street tidak terlalu luas, lebih kurang selebar jalanan perumahan saja. Jadi, bagi kalian yang ingin bersantai dimalam hari dengan berbagai macam sajian dan hiburan Jonker Street Melaka adalah pilihan yang sangat tepat.


Ke enam lokasi yang saya sebut diatas, semuanya saling berdekatan jadi cukup berjalan kaki saja. Dan satu hal yang wajib dicoba pada malam hari adalah, berkeliling menggunakan bejak hias yang sudah di sulap bak kereta kencana nya cinderela, hanya bedanya becak hias di Melaka ini full musik dan agak berisik.

Jadi, meskipun saya hanya mempunyai waktu beberapa jam saja di Melaka, hanya bisa mengunjungi beberapa spot wisata, tapi bagi saya sudah cukup menyenangkan sekali bisa melihat lihat kota kecil yang penuh dengan tempat wisata dan saling berdekatan. Karena saya berhasil memanfaatkan waktu yang terbilang singkat dalam sebuah perjalanan backpacker ini, maka misi saya berhasil dalam pemanfaatan waktu yang terbilang pendek ini.



'Keep Traveling Keep Writing'

ENRYMAZNIDOT - Berikut postingan lanjutan saya mengenai biaya transportasi dan akomodasi saya selama 28 hari mengekplore 4 negara asia ten...

ENRYMAZNIDOT - Berikut postingan lanjutan saya mengenai biaya transportasi dan akomodasi saya selama 28 hari mengekplore 4 negara asia tengggara, Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam. dengan menggunakan semua jenis transportasi laut, darat dan udara. Semoga tulisan saya ini bermanfaat atau bisa jadi referensi bagi teman teman lainnya.

Mini Van dari Bangkok ke Pattaya ( two way ticket ).

Dari stasiun kereta api menuju terminal bus (Mo Chit Bus Terminal) saya menggunakan Grab Car 175 THB + bayar TOL 50 THB totalnya 225 THB / 3 orang (shared cost), jadi ongkos per orangnya 75 THB. Kemudian mini van dari Bangkok ke Pattaya 89.000 IDR per orang dengan lama tempuh +- 3 jam. Dan untuk harga tiket balik dari Pattaya ke Bangkok 89.000 IDR per orang dengan mini van yang sama dan durasi perjalanan pun lebih kurang sama.


Kereta Api dari Bangkok ke Khon Kaen (Night Train).

Kenapa ke Khon Kaen? Saya mau jumpai teman saya yang tinggal di Khon Kaen dan dia orang Thailand, udah gitu aja hahaha. Kebetulan kota ini merupakan salah satu jalur darat menuju Vientiane Laos, dan saya istirahat satu malam di Khon Kaen sebelum besok paginya lanjut menuju Laos. Nah untuk harga tiketnya per orang 109.000 IDR dan lama perjalanan +- 8 – 9 jam. Harga tiket segitu untuk kereta api ekonomi kelas 3 dengan kipas angin dan jendela yang bisa buka tutup, kalau bahasa kerennya 3rd class train economic with portable windows.

Kereta Api dari Khon Kaen ke Nong Khai (Thailand Laos Border).

Kereta api dari Khon Kaen menuju perbatasan kedua negara ini yaitu di Nong Khai adalah 58.000 THB per orang, dan jarak tempuh +- 3 jam dan tipe kelas gerbong kereta apinya tidak perlu saya jelaskan lagi ya, hahaha dan pastinya teman teman sudah tahu lah.

Bus dari Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam (Semi Sleeper Bus).

Karena perjalanannya sangattttttttttttttttt lama dan panjang, saya memilih bus tipe sleeper alias tidak pakai kursi melainkan merupakan semi sleeper seat. Dan perjalanan antar kota antar negara ini ditempuh selama +- 24 jam, berangkat jam 17.30 dari Vientiane dan sampai di Hanoi nya keesokan sore harinya di jam yang sama. Bus yang saya tumpangi tidak memiliki toilet buat pipis apalagi poops, dan tidak dapat makan maupun cemilan. Bus berangkat dari Vientiane Southern Bus Terminal menuju Hanoi Nuoc Ngam Bus Terminal dan harga tiket per orangnya 475.000 IDR, dan nama busnya HTX Van Tai 277.
Bus HTX Van Tai 277, Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam
Bus HTX Van Tai 277, Vientiane Laos ke Hanoi Vietnam

Airasia dari Hanoi ke Kuala Lumpur (KLIA2).

Perjalanan saya berakhir di Hanoi dan pulangnya memilih naik pesawat saja, karena lebih hemat waktu dan sudah mulai lelah. Tiket pesawat Airasia dari Hanoi ke Kuala Lumpur 1.100.000 IDR di tambah beli bagasi 20 kg +- 400.000 IDR / 2 orang (share cost), total tiket pesawat per orang dengan share cost bagasi 1.300.000 IDR.
Tiket Airasia dari Kuala Lumpur (KLIA2) ke Pekanbaru per orangnya 490.000 IDR ditambah beli bagasi 25 kg +- 200.000 IDR / 2 orang (share cost), total harga tiket dengan share cost bagasi cek in adalah 590.00 / orang.

Untuk total biaya transportasi mulai Mini Van, Kapal Ferry, Bus, Kereta Api dan Pesawat secara garis besarnya adalah +- 4.100.000 IDR, dengan total perjalanan selama 28 hari menempuh jalur darat ke 4 negara southeast asia Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam terus kembali lagi ke Indonesia. Total biaya tersebut belum termasuk biaya penginapan / akomodasi di beberapa kota.

Akomodasi / Penginapan

Penang – Malaysia.

My Hostel Muntri, private room isi 4 bed, AC dan shared bathroom. Untuk 3 hari 2 malam totalnya 576.000 IDR / 3 orang share cost, biaya penginapan per orang adalah 192.000 IDR untuk 3 hari 2 malam. Biaya tersebut belum termasuk pajak hotel sebesar 12 MYR.

Ko Samui – Thailand.

Samui Hostel, 3 single bed in private room, bathroom, AC. 2 hari 1 malam totalnya 285.000 IDR / 3 orang share cost, per orangnya 95.000 IDR untuk 2 hari 1 malam.
Ko Pha Nghan – Thailand.

Ko Pha Nghan - Thailand.

S.K Home Guesthouse, 1 queen bed 1 single bed private room and bathroom di dalam, AC. Untuk 3 hari 2 malam total biaya kamar 1.592.000 IDR / 3 orang share cost, jadi harga per orang untuk 3 hari 2 malamnya 530.600 IDR. harganya sedikit mahal dibandingkan dengan hotel hotel sebelumnya, karena banyak turis turis lainnya berbondong bondong ke Ko Pha Nghan untuk ikut acara full moon party. FYI, di Ko Pha Nghan di setiap bulan purnama mereka mengadakan party di pantai pada malam hari, tepatnya di Haadrin Beach.

Pattaya – Thailand.

Di Pattaya saya menginap di B2 Hotel South Pattaya selama 3 hari 2 malam, 1 queen bed 1 single bed, kamar mandi di dalam, AC, TV dan ada fasilitas kolam renang. Total harganya 1.042.500 IDR / 3 orang share cost, dan harga per orangnya 347.500 IDR selama 3 hari 2 malam. Ini adalah hotel termegah dan terbagus selama perjalanan 28 hari saya.
B2 Hotel South Pattaya Room
B2 Hotel South Pattaya Room

Bangkok – Thailand.

Di hari pertama saya di Bangkok tidak menginap di Hostel atau Hostel, kebetulan dihari pertama saya dan 2 orang travelmate dapat host dari Couchsurfing untuk 1 malam. Jadi saya dan travelmate bisa menghemat biaya penginapan untuk 1 malam. Hari selanjutnya saya pindah ke Urban Hostel Bangkok, 4 hari 3 malam Dormitory room 14 bed, AC, shared bathrom. Total biayanya 1.608.500 / 3 orang share cost. Jadi, harga untuk per orang menginap selama 4 hari 3 malam 536.100. Ini hostel sangat saya rekomendasikan karena bersih, tidak bau, fasilitas ok, resepsionis ramah dan kadang kadang dapat free snacks di pagi hari. Untuk lokasi sangat strategis dan tidak berisik.

Vientiane – Laos.

Saya menginap di Vientiane SP Hotel, 2 hari 1 malam, private room, 1 queen bed 1 single bed dan kamar mandi di dalam, AC, TV, sayang hotelnya tidak ada fasilitas lift jadi para tamu harus turun naik tangga menuju kamar dan hotel terdiri dari beberapa lantai. Harga kamar per malamnya 511.600 IDR / 3 orang share cost, jadi harga per orangnya adalah 170.500 IDR dan sudah termasuk sarapan pagi.

Hanoi – Vietnam.

Ha Noi Lantern Dorm, bunked bed, AC, lokasi strategis di area Hanoi Old Quarter. Tarif untuk 4 hari 3 malam 1.056.000 / 4 orang share cost (selama di Hanoi anggota trip bertambah 1 orang), jadi tarif bunked bed nya per orang selama 4 hari 3 malam 264.000 IDR. Penginapannya terdiri dari 4 lantai, lt.1 restoran, lt.2 Bar, lt.3 penginapan dan lt.4 tidak tahu isinya apa.

Total semua biaya untuk transportasi dan akomodasi saya untuk perjalanan selama 28 hari :
Transportasi = 4.101.000 IDR
Akomodasi / Penginapan = 2.136.000 IDR
Total keseluruhannya = +- 6.237.800 IDR

Perhatian, biaya tersebut belum termasuk dengan biaya hidup harian, cemilan, tiket masuk ke objek wisata, ikut paket tour Ha Long Bay Vietnam, tiket transportasi bus dalam kota, belanja souvenir dan lain lainnya. Additional cost ini tergantung dari masing masing individu yang mengatur.

'Keep Travelling, Keep Writing'

ENRYMAZNIDOTCOM - Helooo sahabat pejalan, sesuai dengan janji saya sebelumnya pada postingan Jalan Darat 4 Negara, saya akan membagikan ri...

ENRYMAZNIDOTCOM - Helooo sahabat pejalan, sesuai dengan janji saya sebelumnya pada postingan Jalan Darat 4 Negara, saya akan membagikan rincian mengenai berapa biaya / budget transportasi yang saya habiskan selama perjalanan melalui jalan darat dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam. Dengan durasi perjalanan +- 28 hari di 4 negara dan beberapa kota di S.E.A country. Semua tiket transportasi baik bus, kereta api dan lainnya, saya beli melalui beberapa website online yang pastinya sudah terpercaya dalam hal transaksi. Dan yang paling penting adalah keamanan saat bertransaksi menggunakan kartu kredit, that the main point.
Jalan Darat 28 Hari 4 Negara, Ini Biaya Transportasinya
Jalan Darat 28 Hari 4 Negara, Ini Biaya Transportasinya
Saat ini saya bermukim di sebuah perumahan di kota Pekanbaru Riau, dan akses yang terdekat untuk menuju negara tetangga Malaysia adalah menggunakan kapal ferry dari Dumai ke Melaka, selain dari jalur laut, dari kota Pekanbaru juga mempunyai direct flight ke Kuala Lumpur dengan pesawat Airasia, jadi ada 2 pilihan atau opsi bagi warga Pekanbaru untuk berwisata ke negara Malaysia.


Nah, karena judul trip ini ’28 Days trip by Land’ saya memilih kota Dumai sebagai jalur masuk ke Melaka dengan menggunakan transportasi laut alias kapal ferry. Dari Pekanbaru saya menggunakan Mini Van atau biasanya orang Pekanbaru menyebutnya dengan ‘trapel’ menuju kota Dumai. Dari Melaka, perjalanan darat menuju kota kota lainnya yang berada di Thailand, Laos dan Vietnam dimulai.

Sebelum saya membuat rincian biaya transportasi, ada baiknya saya akan membagikan dulu rute perjalanan saya antar kota dan negara. Perjalanan saya mulai dari (Indonesia) kota Pekanbaru, Kota Dumai, (Malaysia) Melaka, Penang, (Thailand) Hat Yai, Surat thani, Ko Samui (Pulau), Ko Phanghan (Pulau), Bangkok, Pattaya, Khon Kaen, Nong khai, (Laos) Vientiane, (Vietnam) Hanoi, (Malaysia) Kuala Lumpur dan terakhir kembali ke Pekanbaru Riau.

Berikut rincian biaya transportasi per orang, per sekali jalan dan akomodasi saya +- 28 hari dalam mencari ‘seseorang’ ehhhh, mencari kebahagian dan kepuasan hati dengan Motto “Jelajahi Dunia, Kenalkan Pada Tetangga”.

Transportasi :

Mini Van / Travel dari Pekanbaru ke Dumai.

harga tiket dari Pekanbaru ke Dumai 120.000 IDR per orang dengan lama perjalanan lebih kurang 5-6 jam.

Kapal Ferry dari Dumai ke Melaka.

Untuk tiket kapal ferry dari Dumai ke Melaka 320.000 IDR per orang per sekali jalan, dan lama perjalanan lebih kurang 2-3 Jam, melewati selat Melaka Malaysia. Tiket minivan dan ferry saya beli langsung ke konter masing masing agen dan hanya bisa dibeli secara langsung alias offline.

Bus dari Melaka ke Penang (Night Bus).

Melaka Sentral Bus ke Sungai Nibong Bus Terminal Penang harga tiketnya 58,8 MYR / 209.000 IDR dan nama busnya KKKL, durasi perjalanan +- 7 Jam. Beli tiket night bus atau bus malam saja, selain bisa menghemat biaya hotel kita juga bisa beristirahat dan akan kembali segar di keesokan harinya.
Hat Yai Junction Station
Hat Yai Junction Station

Bus dari Penang ke Hat Yai.

Tiket bus Penang ke Hat Yai seharga 35 MYR / 124.500 IDR, dan nama busnya Billion Star, saya naik busnya langsung ke kantor mereka dekat di terminal bus dalam kota Penang Komtar. Lama perjalanan +- 4 Jam.

Kereta Api dari Hat Yai ke Surat Thani (Night Train).

Berangkat dari stasiun Hat Yai Junction ke Stasiun Surat Thani menggunakan kereta api kelas 3 / 3rd class fan, karena ini yang paling murah dengan fasilitas kipas angin, jendela portable haha alias bisa di buka tutup, kursi lumayan empuk dan satu baris isi 2 orang. Bukan private seat kayak di pesawat ya susunan kursinya. Dengan harga tiket 151,67 THB / 68.900 IDR dan lama perjalanan +- 6 Jam.


Mini Bus, Kapal Ferry dari Surrat Thani ke Ko Samui.

Dari Surat Thani Stasiun saya harus naik bus/minivan menuju pelabuhan atau pier namanya Don Sak, lama perjalanan +- 1,5 jam menggunakan Mini Bus (Bus Phantip 1970), harga tiket mini van nya 84.500 IDR per orang. Kemudian saya lanjut naik ferry menuju Ko Samui dari Don Sak Pier ke Lipa Noi Ko Samui Pier dengan harga tiketnya 75.000 IDR per orang dan lama perjalanan +- 1,5 jam. For You Info atau bahasa jagad rayanya FYI, kapal ferry yang saya tumpangi adalah kapal yang juga mengangkut kendaraan roda 4 dan roda 2, dimana terdiri dari beberapa tingkat dan tingkat atasnya diperuntukkan bagi penumpang. Dan ini lebih nyaman dibandingkan kapal ferry yang pernah saya naiki dari Jepara menuju Karimun Jawa. Setelah sampai di Ko Samui, cara mencapai hotel dan pusat keramaian di Ko Samui, saya harus naik Mini Van lagi yang lumayan mahal dan harga tiket per orangnya 200 THB, selain mini van kita juga bisa menumpangi Tuk Tuk.

Mini Van, Kapal Ferry dari Ko Samui ke Ko Pha Nghan.

Dari hotel saya harus kembali lagi menuju Lipa Noi Ko Samui Pier untuk lanjut ke Ko Pha Nghan menggunakan Taxi dan mintak ke drivernya tidak menggunakan argo alias langsung nego harga saja, Taxi dari hotel menuju pelabuhan 550 THB / 3 orang (share cost), jadi harga per orangnya +- 183 THB. Kemudian tiket ferry dari Lipa Noi Ko Samui ke Thong Sala Ko Pha Nghan Pier +- 70.000 IDR per orang dengan jarak tempuh +- 1,5 Jam. Sebenarnya antara Ko Samui dan Ko Pha Nghan mempunyai pelabuhan yang lebih dekat lagi dari Ko Samui, silahkan lihat google map karena saya juga lupa nama pelabuhannya dan antara pelabuhan ini jarak tempuhnya lebih singkat bila dibandingkan melalui Lipa Noi Ko Samui Pier. Ko Samui dan Ko Pha Nghan merupakan pulau yang terpisah atau berdiri sendiri.
3rd class train with fan
3rd class train with fan

Tuk Tuk, Kapal Ferry, Bus dari Ko Pha Nghan ke Surat Thani Stasiun.

Untuk menuju kembali ke Thong Sala Ko Pha Nghan Pier saya menggunakan Tuk Tuk seharga 100 THB. Kemudian baru dilanjutkan menggunakan ferry dan bus menuju stasiun Surat Thani. Nah, di tiket yang saya beli ini harganya sedikit lebih mahal, karena tiket kapal dari Thong Sala Ko Pha Nghan ke Don Sak Pier dan tiket bus dari Don Sak Pier ke stasiun Surat Thani itu saya beli sekaligus alias harga tiketnya sudah termasuk tiket kapal ferry dan bus, per orang di kenakan 192.000 IDR.


Kereta Api dari Surat Thani ke Bangkok (Night Train).

Lagi lagi saya wajib memilih harga tiket kereta api menuju Bangkok yang termurah yaitu 3rd class with fan / ekonomi kelas 3 pakai kipas angin dengan portable windows alias jendela bisa di buka tutup. Harga tiketnya 125.000 IDR per orang berangkat dari stasiun Surat Thani menuju stasiun Hua Lamphong Bangkok dengan durasi perjalanan +- 11 jam. Nama kereta apinya Rapid Train No 172. Untuk menghemat penginapan, saya berangkat ke Bangkok di malam hari dan sampai Bangkoknya keesokan harinya di jam 09.00 an.



'Keep Traveling, Keep Writing'

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baikl...

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baiklah, di tulisan kali ini saya ingin membagikan sedikit cerita tentang persiapan untuk perjalanan panjang saya selama 28 hari ke beberapa negara dan apa saja yang saya siapkan. 
28 hari keliling 4 negara asia tenggaran jalan darat
4 Negara Jalan Darat 28 Hari
Perjalanan ke 4 negara asia tenggara akan saya tempuh lewat darat, WOW amazing gak sih? Mmmmm kalau saya pribadi sangat sangat amazing sekali, karena ini pertama kalinya saya melakukan trip untuk durasi yang sangat lama dan hanya menempuh jalur darat. Selain amazing, akan banyak sekali pengalaman seru dan cerita yang berbeda beda yang akan saya dapat dari setiap kota yang disinggahi. Nah negara dan kota mana saja yang akan saya lewati selama menempuh jalur darat?. Bagaiman persiapannya? dan kendaraan apa yang saya gunakan untuk pindah antar negara dan kota?, OK simak baik baik ya.

Perjalanan ini akan saya mulai dari Kota Pekanbaru Riau, Seperti yang kita ketahui Malaysia merupakan jalur paling mudah untuk melakukan perjalanan darat ke negara negara lainnya, ditambah lagi saya tinggal di kota Pekanbaru Riau, merupakan kota tetangga yang dekat dengan Malaysia dan bisa ditempuh via laut maupun udara. Berikut daftar negara negara dan beberapa kota yang masuk dalam daftar perjalanan jalur darat saya selama 28 hari.
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok

Indonesia = Pekanbaru, Dumai.
Malaysia = Melaka, Penang.
Thailand = Hat Yai, Surat Thani, Ko Samui, Ko Phangan, Bangkok, Pattaya, Khon Kaen, Nong Khai.
Laos = Vientiane.
Vietnam = Hanoi.
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Apa saja yang saya persiapkan sebelum melakukan perjalanan ini, dan berapa biaya yang saya habiskan untuk tiket transportasi umumnya?, lets start it.

Dalam postingan pertama ini saya akan membahas mengenai persiapan sebelum melakukan trip, nah untuk berapa biaya tranpsortasi dan akomodasi selama perjalanan akan saya tulis di postingan tersendiri nantinya supaya teman teman bisa melihat lebih detail perkiraan biaya yang saya habiskan untuk transportasi dan akomodasi.


Pertama tama adalah niat dan teguhkan pendirian, serta jadikan traveling itu sebagai hobi kamu, benarkan? Hahaha. Karena dari situlah kita bisa memulainya. dikarenakan hobi saya adalah traveling alias backpackeran pada akhirnya muncul sebuah ide pada pertengahan 2018 untuk membuat sebuah perjalanan ke beberapa negara dalam 1 bulan dan ditempuh melalui jalur darat. Oh ya trip saya kali ini tidak sendirian melainkan berbarengan dengan 2 teman cewek yang hobi nge gendong backpack seperti saya, dan persiapan untuk perjalanan ini pun tidak memakan waktu yang lama dari mulai membuat jadwal atau itinerary, membeli tiket tiket transportasi umum serta penginapan di beberapa kota yang bakalan saya singgahi.

Durasi perjalanan ini lebih kurang 28 hari di mulai pada tanggal 15 Desember 2018 sampai dengan 10 Januari 2019. Untuk transportasi yang saya gunakan dalam perjalanan ini adalah Kapal Ferry, Bus, Kereta Api dan Pesawat serta transpotasi umum dalam kota di tiap tiap negara. Semua tiket tiket tersebut sudah saya persiapkan jauh hari sebelum keberangkatan.

Sebelum saya membeli beberapa tiket transportasi darat dan laut, saya harus membuat itinerary atau jadwal untuk perpindahan antar kota dan negara. Dan disini peran itinerary sangat penting, karena kalau tidak membuat jadwal sebelum berangkat maka akan sulit bagi saya untuk membeli beberapa tiket tiket transportasi umum tersebut.

Dengan adanya itinerary, berarti saya sudah mempunyai jadwal yang pasti mengenai tanggal, jam dan hari untuk melakukan berpindahan antar kota dan negara, jadi saya bisa menentukan kapan untuk membeli tiket transportasi untuk menuju ke kota dan negara berikutnya.

1. Itinerary

Karena ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan darat ke 4 negara, maka saya sangat memerlukan sebuah jadwal / itinerary yang sudah fixed hari, tanggal dan jam keberangkatan. Dengan begitu, saya bisa mengetahui kapan saya harus pindah ke kota selanjutnya. Untuk durasi berapa lama saya stay di setiap kota itu lebih kurang 1 sampai dengan 4 hari. Untuk itinerary yang saya buat, memang tidak se detail dengan itinerary layaknya sebuah paket tour, yang mencantumkan tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di kota tujuan.

Melainkan hanya berupa jadwal perpindahan antar kota dan negara, serta beberapa informasi mengenai jarak tempuh, nama terminal/pelabuhan transportasi yang akan saya tumpangi nantinya, dan jangan lupa mencantumkan hari, tanggal, jam dan nama transportasinya. Kenapa saya tidak mencantumkan atau membuat daftar nama tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di tiap tiap kota yang bakalan saya singgahi? Karena passion atau gaya jalan saya adalah ‘get lost’ alias terserah kaki ini aja maunya kemana, yang penting bagi saya adalah bisa menikmati perjalanan ini tanpa tanpa harus terikat oleh ‘jadwal kunjungan seperti dalam sebuah paket tur.

Hal utama adalah lakukanlah riset kecil untuk mencari beberapa informasi mengenai tempat tujuan kita serta transportasi apa saja yang bisa menjangkau lokasi tersebut, supaya perjalanan kita nantinya bisa berjalan lancar dan mulus.

2. Persiapkan Tiket Transportasi

Tiket merupakan hal yang sangat penting, ya kan? Kalau tidak punya tiket ya tidak bisa pergi dong alias duduk manis dirumah saja seperti prinses sahrini yang suka maju mundur. Nah, dalam hal mempersiapkan dan pembelian tiket transportasi, semuanya saya beli secara online di beberapa website dari pihak ketiga, kecuali tiket mini van dan kapal ferry dari Pekanbaru, Dumai, Melaka yang bisa dibeli secara langsung ke konter mereka.

Untuk proses pembayaran tiket tiket yang saya beli lewat situs online, saya menggunakan metode pembayaran via kartu kredit, karena rata rata situs online untuk rute internasional seperti ini, mereka hanya menyediakan metode pembayaran menggunakan kartu kredit, karena pembayaran kita bisa langsung terkonfirmasi oleh sistem mereka. Bagi teman teman yang tidak punya kartu kredit, mungkin bisa meminjam kartu kredit temannya, dan sebagai ucapan terima kasih ntar pulang dari trip jangan lupa bawain deh ole oleh buat dia. Dan yang pasti jangan lupa untuk membayar utang tagihan kartu kredit yang kita pinjam tadi ya.


3. Bawa Barang Seperlunya

Mengingat ini merupakan perjalanan lewat jalur darat, tentunya saya harus memikirkan barang apa saja yang bakalan saya bawa, pastinya tidak akan memberatkan isi tas backpack saya. Untuk trip ini saya lebih memilih menggunakan backpack yang sedang ukuran 35L, karena kalau terlalu besar pasti bebannya akan lebih terasa berat dan kalau terlalu lama di pakai dengan beban yang berat akan membuat bahu kita terasa lebih cepat sakit, bahkan bisa lecet karena talinya.

Jadi pilihlah backpack yang sudah di desain secara ergonomis atau peruntukannya sesuai, sehingga kita lebih nyaman dalam membawa backpack dipunggung kita. Ingat, jangan pernah memaksa atau memasukan barang bawaan melebihi kapasitas backpack tadi, karena akan menjadi tidak nyaman bahkan fatal. Dan ujung ujungnya kita lebih cepat lelah karena keberatan.

Berikut barang barang yang saya bawa :

  • 10 buah baju kaos oblong yang tipis kemudian digulung, untuk lebih menghemat penggunaan tempat penyimpanan di dalam backpack.
  • 6 buah celana pendek seperti bahan semi parasut, lebih tipis, tidak berat dan cara melipatnya digulung juga seperti kaos oblong.
  • 1 buah celana panjang kain, jangan bawa celana jeans ya karena selain tebal dan boros tempat, celana jeans akan membuat backpack kita makin berat dibandingkan celana kain tadi.
  • 1 bag perlengkapan mandi (sabun cair, pasta gigi mini, penggosok gigi, shampoo, sun block, handbody lotion dll).
  • 1 Handuk kecil/handuk traveling, ini banyak dijual online dan gampang banget dapatinnya.
  • 30 buah Disposable Underwear/celana dalam sekali pakai, nah saya sering menggunakan ini setiap traveling, selain lebih simpel dan praktis saya tidak perlu repot repot untuk mencucinya karena habis pakai langsung buang dan space di backpack saya akan menjadi sedikit terasa lega, dan akan kembali penuh bahkan over saat mau pulang karena banyak beli souvenir, ole ole haha, podo wae.
  • Botol Minum, Tisu kering dan Basah 3 pack masing masing dan hand sanitizer.
  • Obat obatan, buat demam, sakit perut, penghilang nyeri dan vitamin c 1000mg dan selalu ceria selama trip itu obat yang paling ampuh.
  • Peralatan makan, sendok, garpu dan sumpit, disini saya bawa produknya tupperware yang dari bahan plastik.
  • 5 Pasang kaos kaki, karena saya pakai sepatu.
  • Kacamata hitam.
  • Bubur Ayam Kemasan atau makanan instan lainnya.
  • 1 pack sambal ABC selera pedas.
  • Peralatan eletronik, carger adaptor isi 4 usb, kabel kabel, power bank 2 buah masing masing kapasitas 10000 mAh, colokan listrik 3 kaki plus cabang cabangnya.
  • Mantel hujan plastik yang 10 ribuan, banyak jual di Indomaret.
  • Kartu Debit Visa buat jaga jaga kalau butuh uang mendadak atau Kartu Kredit.
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack

4. Print Out Semua Tiket

Meskipun saat ini udah paperless alias cukup show off pake HP doang tiketnya, saya tetap mempersiapkan tiket offline atau di print buat jaga jaga aja kalau handphone lagi low batt, juga harus saya tekankan disini 90 persen transportasi di Thailand harus menunjukkan print out tiket. Khususnya untuk tiket kereta api, kita wajib untuk print sendiri selagi masih di Indonesia, karena di stasiun kereta api dimana saja di Thailand tidak melayani untuk print tiket yang sudah dibeli lewat situs online.

Bahkan sistem tiketing mereka boleh saya bilang sedikit ketinggalan dengan sistem perkereta apian di Indonesia, seperti self service machine tidak tersedia di stasiun manapun. Karena tiket yang saya beli lewat situs online tidak terintegrasi secara otomatis ke komputer komputer tiketing yang ada di setiap konter tiket di stasiun. Nah disini saya bingung bagaimana caranya mereka bisa menjual kursi kereta api ke pihak ketiga.


Selanjutnya buat cadangan online juga untuk beberapa dokumen penting, seperti scan passport, KTP, NPWP, Kartu Keluarga dan tiket tiket transportasi dan simpan di cloud atau google drive supaya bisa di akses dimana saja dan kapan saja, karena buat jaga jaga kalau sesuatu hal terburuk terjadi. Dan jangan lupa catat dan simpan alamat dan no telp KBRI di negara tujuan.

5. Cek Ulang perlengkapan di H- 1 Keberangkatan

Kebiasaan saya dalam mempersiapkan semua kebutuhan trip, biasanya dalam rentang waktu 1 minggu sebelum keberangkatan. Dan 1 atau 2 hari sebelum hari keberangkatan, saya akan melakukan pengecekan ulang semua barang barang bawaan. Untuk memastikan saja bahwa semua barang yang dibawa dan dibutuhkan sudah masuk ke dalam backpack, kadang kadang ada juga beberapa barang yang saya sortir kembali dan tidak jadi dibawa karena alasan tertentu.

Persiapan terakhir saya adalah uang saku alias uang yang akan disimpan di dalam saku celana, diperjalanan ini saya hanya menukar beberapa ratus ribu rupiah saja ke beberapa mata uang 4 negara Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam dan mata uang ringgit saya tukar sedikit lebih banyak, jika nanti ringgitnya tidak habis bisa saya tukar kan ke mata uang Baht (THB) Thailand, sisa Baht bisa ditukar ke Lao KIP (KIP) Laos dan sisa Lao KIP ditukar ke Dong (VND) Vietname, dan itu semua saya lakukan di hari terakhir sebelum pindah ke negara berikutnya. Saya sengaja membawa Kartu Debit ATM berlogo VISA untuk memudahkan penarikan tunai di ATM ATM masing masing negara.

Okelah, semoga cerita persiapan perjalanan trip saya selama 28 hari melintas 4 negara dan beberapa kota ini bisa sedikit membantu teman teman semuanya sebagai referensi, meskipun penjelesannya tidak terlalu detail. Untuk rincian biaya atau budget saya selama perjalanan akan saya posting di tulisan selanjutnya. Saya akan berbagi tentang biaya transportasi dan akomodasinya.

Oh ya berikut vlog perjalanan saya ketika di Melaka Malaysia, jangan lupa di Subscribe, like dan komen ya.

BCC Travellers Channel, Overland Trip for 28 Days



“Keep Traveling Keep Writing”

EnryMazniDotCom - Negara maju, ada beberapa faktor sebagai tolak ukur untuk mengetahui majunya sebuah negara, salah satunya bisa dilihat d...

EnryMazniDotCom - Negara maju, ada beberapa faktor sebagai tolak ukur untuk mengetahui majunya sebuah negara, salah satunya bisa dilihat dari segi perekonomian, kesejahteraan rakyat dan mungkin salah satu faktor lainnya adalah ketersediaan transporatsi umum yang nantinya memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari hari. Tidak hanya sebatas menyediakan sebuah layanan transportasi saja, tetapi jenis dan ragam transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah juga menjadi faktor yang tidak bisa dikesampingkan untuk dibilang sebuah negara itu sudah maju. Karena dari berbagai macam jenis transportasi umum yang tersedia, akan sangat mempengaruhi dengan segala jenis aktiftias masyarakatnya sehari hari, karena masyarakat bisa memilih transportasi umum mana yang cocok dia gunakan.
TBSBTS


Selain berbagai macam moda transportasi tadi, kewajiban pemerintah tidak hanya sekedar menyediakan saja tanpa harus memikirkan kemudahan akses bagi masyarakat yang akan menggunakan layanan transportasi tersebut. Kemudian kemudahan mengakses layanan transportasi umum tadi tidak semata mata hanya bagi masyarakat umum saja, maksudnya layanan transportasi yang disediakan juga harus ramah bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus misalnya penyandang disabilitas.
Gedung TBSBTS
Gedung TBSBTS

Pastinya hak masyarakat baik yang biasa dan berkebutuhan khusus harus disamakan. Misalnya tersedianya jalan / akses tersendiri bagi masyarakat berkebutuhan khusus tadi, bagi penyandang disabilitas mungkin disediakan jalur khusus dan lift supaya mereka juga bisa ikut merasakan kenyaman menggunakan transportasi umum tadi, selanjutnya bagi orang buta, dibuatkan jalur khusus dengan lantai yang membentuk garis panjang dan timbul sebagai penuntun mereka nantinya.

Wuih, kok saya merasa sebagai seorang pengamat ekonomi kayak di pemeritahan gitu ya dan sok yes banget, padahal pengetahuan nol deh *sok jadi pejabat*. Sebenarnya tujuan dari postingan ini hanya untuk berbagi cerita dari kemajuan sebuah negara, khususnya dalam hal transportasinya. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tulisan ini bukan bermaksud untuk memojokkan transportasi di negara sendiri ya, ini murni hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman pribadi saya saat beberapa kali melakukan traveling ke negara sebelah.
Malaysia, tepatnya Kuala Lumpur yang saya jadikan bahan ulasan alakadarnya dalam hal transportasi mereka yang sudah sangat maju. Berbagai moda transportasi yang mereka sediakan untuk menunjang kemudahan masyarakatnya dalam beraktifitas sehari hari. Selain Malaysia, ada lagi jiran sebelahnya yaitu Singapore yang sudah menerapkan sistem transportasi yang terintegrasi ke akses lainnya. Jadi tidak heran saat ke Singapore kita akan sangat minim sekali melihat kendaraan pribadi lalu lalang di jalan raya.

Ok kembali ke Kuala Lumpur, mari kita lihat jenis transportasi umum apa saja yang mereka punya? Sebagai ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur pastinya mejadi kota yang sangat ramai dan padat akan segala aktifitas warganya, sama halnya dengan Jakarta Indonesia tercinta ini.

Selain kendaran pribadi seperti mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan raya Kuala Lumpur, pemerintah setempat juga menyediakan moda transportasi lainnya seperti RapidKL yang terdiri dari LRT (Light Rapid Transit), RapidKL Bus, Monorail, KTM (Kereta Tanah Melayu), BRT Sunway Line dan yang terbaru saat ini adalah MRT (Mass Rapid Transit). Dan transportasi khusus yang menghubungkan kita akses langsung ke bandara KLIA dan KLIA2 atau dikenal dengan KLIA Transit.

Nah, tulisan ini sebenarnya tidak membahas detail tentang perbedaan masing masing moda transportasi diatas tadi. Hanya sebatas melihat betapa mudahnya menggunakan semua transportasi tadi yang sudah terintegrasi satu sama lainnya dari dalam sebuah gedung yang terletak di daerah Bandar Tasik Selatan.

Sebuah terminal interchange antar berbagai jenis transportasi bermula dari sini, yup namanya TBS (Terminal Bersepadu Selatan) kalau dilihat dari namanya kita sudah bisa memahami maksud dari ‘bersepadu’ atau istilah lain adalah ‘penyatuan/penggabungan’ dari berbagai macam jenis transportasi umum. Semoga benar deh maksudnya.
Suasana Di Dalam TBSBTS
Suasana Di Dalam TBSBTS

TBS (Terminal Bersepadu Selatan)

Dengan tag line ‘Menghubungkan ke semua destinasi Utara-Timur-Selatan’ menjadikan terminal bus ini sangat ramai akan para calon penumpang, karena sebagai tempat interchange terminal baik dari dalam dan luar Kuala Lumpur, bahkan bus dari negara tetangga Singapore pun berhentinya disini.

Tidak heran kalau semua aspek kemudahan dan kenyaman para penumpang menjadi alasan utama untuk menjadikan terminal bus ini rasa bandara. Ya, mungkin julukan ‘Bus Terminal, Airport Taste’ menurut saya lebih cocok untuk menggambarkannya. Berbagai fasilitas untuk kenyaman penumpang tersedia di TBS, dari urusan makanan sampai dengan kebutuhan lainnya tersedia di setiap toko toko yang tersebar dibeberapa lantai terminal bus ini.

Terminal Bersepadu Selatan (TBS) dibuat untuk menampung 5000 rute bus dalam sehari, TBS-BTS merupakan terminal pengangkutan umum yang beroperasional selama 24 jam dalam seminggu, dan terdiri dari 19 buah area keberangkatan, 18 area kedatangan dan ruang tunggu yang luas untuk ke berbagai tujuan bus ekpres ke selatan, utara dan pantai timur.

Tersedia 16 gate untuk perlepasan dan 48 konter penjualan tiket, selain konter penjualan tiket langsung, para calon penumpang juga membeli tiket secara online di eticketing.tbsbts.com.my atau di SINI, masih belum cukup dengan menyediakan konter penjualan tiket dan pembelian tiket secara online, pihak pengelola juga menyediakan Automatic Ticket Vending Machine (ATVM) yang tersebar diberbagai lantai terminal.
Konter Utama Penjualan Tiket
Konter Utama Penjualan Tiket

Selain KLIA Transit yang sudah terintegrasi dengan TBS, pihak pengelola juga menyediakan Jetbus dengan tujuan bandara KLIA dan KLIA2 dan ongkosnya cukup murah hanya MYR 10 untuk sekali jalan, kalau bus KLIA Ekspres dari KL Sentral kita harus merogoh kocek sebesar MYR 12 untuk sekali jalan.

Untuk memudahkan pelayanan pelanggan dalam bertransaksi dan lainnya, seperti bantuan kursi roda, panduan arah saat transit disini dan banyak lagi, jangan sungkan sungkan untuk menuju konter informasi pelayanan dan pengaduan pelanggan yang siap membantu para penumpang.

Kemudahan lainnya adalah disediakannya layanan khusus bagi orang orang yang berkebutuhan khusus (OKU, Orang Kurang Upaya) seperti jalur tersendiri, lift, konter tiket dan toilet yang diperuntukkan khusus bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Jadi jangan ragu bila membawa keluarga kita yang berkebutuhan khusus untuk menggunakan layanan transportasi umum, karena semua kebutuhan khusus mereka sudah disediakan.

Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket jangan takut untuk ketinggalan bus, karena pihak TBS sudah menyediakan papan informasi mengenaikan jadwal keberangkatan dan ketibaan bus yang realtime, lengkap dengan nama bus dan no busnya juga loh.

Fasilitas yang satu ini hampir di setiap pusat keramaian seperti bandara disediakan, yaitu tempat untuk charger handphone yang berada di pos sekuriti lantai 3, jadi jangan takut kehilangan handphone saat ngecas ya kan tempat ngecasnya sudah di dalam pos pengamanan umum didalam loker nya lagi. Hehehe tapi tetap waspada juga ya.
Papan Informasi
Papan Informasi

Masih kurang dengan fasilitasnya? Ini masih ada lagi kios informasi digital *ciee digital*, interaktif digital information board yang terletak sangat strategis di seluruh area terminal ini memuat berbagai macam informasi yang kita butuhkan, misalnya mau nyari info tentang keberadaan toko toko dan barang yang dijual, peta terminal, panduan ke Kuala Lumpur, panduan informasi ke tempat tempat wisata dan informasi nama nama bus yang beroperasional disini.

Mau cek in tiket? Atau mau print out tiket dari bookingan online? dan mau membeli tiket secara online dari komputer komputer yang disediakan? datang saja langsung di lantai 3 terminal bus, tentunya semua komputer sudah terkoneksi dengan jaringan internet dan tidak hanya satu unit komputer saja, tapi ada beberapa unit komputer yang bisa kita gunakan dan pastinya bebas antri dong. Kemudahan lainnya, pihak TBS juga menyediakan pos polisi dan pihak keamanan supaya para calon penumpang merasa aman dan tentram jiwa raga, terminal aja ada yang jaga lah kamu kapan ada penjaganya *tetiba curhat*.

Sebagai wisatawan yang lagi berkunjung ke sini, pasti jarang banget mau beli simcard lokal sebagai koneksi data, karena naggung seh hanya beberapa hari saja termasuk saya juga amat teramat jarang sekali untuk mengaktifkan kartu simcard lokal. Sebagai bentuk layanan kepada publik, pihak TBS menyediakan fasilitas wifi gratis yang bisa kita gunakan.
Penyewaan Loker Untuk Bagasi
Penyewaan Loker Untuk Bagasi

Nah bagi kamu yang transit atau menunggu keberangkatan selanjutnya, dan tentunya masih banyak punya waktu luang untuk keluar sejenak keliling Kuala Lumpur dan pastinya malas banget bawa bawa tas backpack atau koper kemana mana kan? Jangan takut, di lantai 3 sudah tersedia pusat penyimpanan bagasi dan loker dengan membayar sejumlah uang sewanya. Lebih kurang MYR 20 untuk ukuran kecil, token pembelian bagasi loker bisa langsung dibeli melalui mesin ototmatis yang berada di loker loker.

Soal urusan perut juga tidak ketinggalan disini, ada food court / mereka menyebutnya dengan ‘Medan Selera’, yang beroperasi dari jam 10 pagi sd 07 malam. Berbagai jenis makanan dan masakan yang jual disini bahkan makanan dari beberapa negara asia juga dijual disini, jadi kamu tinggal pilih mau makan apa.

Untuk pembayaran makanan yang sudah kita pesan hanya dilayani pada satu konter kasir yang berada di pintu masuk medan selera. Nah, yang suka fastfood seperti KFC dan sejenisnya juga ada kok bersebelahan dengan area food court ini, atau hanya sekedar mau duduk santai sambil menikmati secangkir kopi? ada kok warung kopi di lantai 4.
Foodcourt atau Medan Selera
Foodcourt atau Medan Selera

Dan yang tidak terlupakan untuk sebuah terminal, baik bus maupun terminal bandara adalah ketersediaa klinik pengobatan, nah TBS mengoperasikan Klinik 1 Malaysia dari jam 10 apagi sd 07 malam. Kita tidak tahu kapan terkena sakit, bisa saja saat berada dalam perjalanan atau transit kita terkena sakit ringankan.

Bagi ibu ibu / orang tua yang membawa bayi tidak perlu repot repot mengganti popok bayinya ditengah tengah keramaian orang mondar mandir didalam terminal, karena di beberapa lantai disediakan kamar untuk ganti popok atau ruang menyusui dan semua berhubung dengan bayi deh pokoknya tinggal masuk ruang ini saja.

Lemah, letih, lesu? Itu gejala kurang darah minum segera sango..... *bukan iklan*, ayo manfaatkan salah satu fasilitas ini yaitu Rest N Go Motel (Hotel Transit dan Reflexologi). Hotel mini yang mempunyai kamar tidur yang lengkap dengan peralatan tempat tidur dan AC untuk menambah kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya.

Semua fasilitas yang disediakan oleh TBS ini tidak hanya semata mata demi kenyaman dan kemudahan para penumpang, tetapi lebih dari itu pihak TBS sudah mengintegrasikan layanan transportasi lainnya seperti LRT, ERL, KTM, KLIA Transit, City Bus dan Taxi menjadi satu pintu atau one stop access *ehh bener gak seh tulisannya*.

Nah sekarang ayuk coba kita lihat informasi apa saja yang ada disetiap lantainya, mana tau ada satu lantai yang memuat informasi tentang SIAPA JODOH KAMU *Curhattt buukk*, :
  1. Lantai Satu : Area parkir mobil dan motor dengan layanan autopay, Disabiliti akses, eskalator, lift, Taxi argo, Toilet umum dan difabel, surau, Bus area antar kota dan area kedatangan bus untuk menurunkan penumpang.
  2. Lantai 2 : Kios makanan, Toilet umum dan difabel, Lift, Area keberangkatan, eskalator, dan Area kedatangan penumpang.
  3. Lantai 3 : Toserba, Lift, Mesin tiket, Toko lainnya, ATM, Konter tiket, Toilet umum, difabel dan ruang bayi, Surau, Area Drop Out penumpang / kendaraan pribadi, Konter informasi dan eskalator.
  4. Lantai 4 : Parkir mobil dengan sistem autopay, Restauran, Lift, Wifi, Toko harian, ATM, Toilet umum, difabel dan ruang bayi dan surau.
  5. Lantai 5 : Parkir kendaraan mobil dan motor sistem autopay, Lift.
  6. Lantai 6 : Parkir kendaraan mobil dan motor dengan sistem autopay dan Lift.
Area Kedatangan Bus
Area Kedatangan Bus

Di TBS ini, untuk setiap penumpang yang mau berangkat harus melakukan cek in terlebih dahulu, paling cepat 1 jam sebelum jadwal keberangkatannya. Selanjutnya para calon penumpang yang sudah melakukan cek in dipersilahkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan, bagi keluarga / pengantar penumpang hanya diperbolehkan sampai disini saja dan tidak dibenarkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan.

Layaknya aturan disebuah bandara, ruang tunggu keberangkatan hanya diperbolehkan bagi para penumpang saja dan sistem autogate pun diterapkan untuk penumpang yang mau menuju ke dalam bus, karena hanya penumpang yang sudah mempunyai boarding pass yang bisa mengakses autogate dengan menggunakan sistem barcode scan.
Untuk jadwal keberangkatan semua bus di TBS ini selalu on time, meskipun jumlah penumpang tidak sedikit dan bus akan tetap berangkat. Tidak ada istilah ngetem ya bang di sini hehe, paling biasanya untuk jadwal kedatangan bus dari luar kota ada beberapa yang terlambat dari jadwal estimasinya, karena banyak faktor penyebabnya dan salah satunya adalah traffic jam.

Jadi, kalau nanti kalian mengunjungi Kuala Lumpur Malaysia, jangan lupa untuk singgah ke sini hanya sekedar melihat lihat suasana sebuah bus terimal tapi serasa berada di bandara. untuk akses ke sini bisa menggunakan LRT kemudian turun di stasiun Bandar Tasik Selatan (BTS).

sekian dulu ya berbagi pengalamannya, semoga artikel yang saya tulis ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Salam lost backpacker dari enry mazni.

'Keep Traveling, Keep Writing'