Travelling Stories and Medical Record

Home Top Ad

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baikl...

28 Hari Keliling 4 Negara Asia Tenggara Jalan Darat, Perhatikan 5 Hal Berikut

EnryMazniDotCom - Hai semua, long time no see alias gak pernah update isi blog ini karena banyak malasnya daripada semangatnya haha. Baiklah, di tulisan kali ini saya ingin membagikan sedikit cerita tentang persiapan untuk perjalanan panjang saya selama 28 hari ke beberapa negara dan apa saja yang saya siapkan. 
28 hari keliling 4 negara asia tenggaran jalan darat
4 Negara Jalan Darat 28 Hari
Perjalanan ke 4 negara asia tenggara akan saya tempuh lewat darat, WOW amazing gak sih? Mmmmm kalau saya pribadi sangat sangat amazing sekali, karena ini pertama kalinya saya melakukan trip untuk durasi yang sangat lama dan hanya menempuh jalur darat. Selain amazing, akan banyak sekali pengalaman seru dan cerita yang berbeda beda yang akan saya dapat dari setiap kota yang disinggahi. Nah negara dan kota mana saja yang akan saya lewati selama menempuh jalur darat?. Bagaiman persiapannya? dan kendaraan apa yang saya gunakan untuk pindah antar negara dan kota?, OK simak baik baik ya.

Perjalanan ini akan saya mulai dari Kota Pekanbaru Riau, Seperti yang kita ketahui Malaysia merupakan jalur paling mudah untuk melakukan perjalanan darat ke negara negara lainnya, ditambah lagi saya tinggal di kota Pekanbaru Riau, merupakan kota tetangga yang dekat dengan Malaysia dan bisa ditempuh via laut maupun udara. Berikut daftar negara negara dan beberapa kota yang masuk dalam daftar perjalanan jalur darat saya selama 28 hari.
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok
Rute Perjalanan Via Darat Pekanbaru - Bangkok

Indonesia = Pekanbaru, Dumai.
Malaysia = Melaka, Penang.
Thailand = Hat Yai, Surat Thani, Ko Samui, Ko Phangan, Bangkok, Pattaya, Khon Kaen, Nong Khai.
Laos = Vientiane.
Vietnam = Hanoi.
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Rute Perjalanan Via Darat Bangkok - Hanoi
Apa saja yang saya persiapkan sebelum melakukan perjalanan ini, dan berapa biaya yang saya habiskan untuk tiket transportasi umumnya?, lets start it.

Dalam postingan pertama ini saya akan membahas mengenai persiapan sebelum melakukan trip, nah untuk berapa biaya tranpsortasi dan akomodasi selama perjalanan akan saya tulis di postingan tersendiri nantinya supaya teman teman bisa melihat lebih detail perkiraan biaya yang saya habiskan untuk transportasi dan akomodasi.


Pertama tama adalah niat dan teguhkan pendirian, serta jadikan traveling itu sebagai hobi kamu, benarkan? Hahaha. Karena dari situlah kita bisa memulainya. dikarenakan hobi saya adalah traveling alias backpackeran pada akhirnya muncul sebuah ide pada pertengahan 2018 untuk membuat sebuah perjalanan ke beberapa negara dalam 1 bulan dan ditempuh melalui jalur darat. Oh ya trip saya kali ini tidak sendirian melainkan berbarengan dengan 2 teman cewek yang hobi nge gendong backpack seperti saya, dan persiapan untuk perjalanan ini pun tidak memakan waktu yang lama dari mulai membuat jadwal atau itinerary, membeli tiket tiket transportasi umum serta penginapan di beberapa kota yang bakalan saya singgahi.

Durasi perjalanan ini lebih kurang 28 hari di mulai pada tanggal 15 Desember 2018 sampai dengan 10 Januari 2019. Untuk transportasi yang saya gunakan dalam perjalanan ini adalah Kapal Ferry, Bus, Kereta Api dan Pesawat serta transpotasi umum dalam kota di tiap tiap negara. Semua tiket tiket tersebut sudah saya persiapkan jauh hari sebelum keberangkatan.

Sebelum saya membeli beberapa tiket transportasi darat dan laut, saya harus membuat itinerary atau jadwal untuk perpindahan antar kota dan negara. Dan disini peran itinerary sangat penting, karena kalau tidak membuat jadwal sebelum berangkat maka akan sulit bagi saya untuk membeli beberapa tiket tiket transportasi umum tersebut.

Dengan adanya itinerary, berarti saya sudah mempunyai jadwal yang pasti mengenai tanggal, jam dan hari untuk melakukan berpindahan antar kota dan negara, jadi saya bisa menentukan kapan untuk membeli tiket transportasi untuk menuju ke kota dan negara berikutnya.

1. Itinerary

Karena ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan darat ke 4 negara, maka saya sangat memerlukan sebuah jadwal / itinerary yang sudah fixed hari, tanggal dan jam keberangkatan. Dengan begitu, saya bisa mengetahui kapan saya harus pindah ke kota selanjutnya. Untuk durasi berapa lama saya stay di setiap kota itu lebih kurang 1 sampai dengan 4 hari. Untuk itinerary yang saya buat, memang tidak se detail dengan itinerary layaknya sebuah paket tour, yang mencantumkan tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di kota tujuan.

Melainkan hanya berupa jadwal perpindahan antar kota dan negara, serta beberapa informasi mengenai jarak tempuh, nama terminal/pelabuhan transportasi yang akan saya tumpangi nantinya, dan jangan lupa mencantumkan hari, tanggal, jam dan nama transportasinya. Kenapa saya tidak mencantumkan atau membuat daftar nama tempat tempat wisata yang akan dikunjungi di tiap tiap kota yang bakalan saya singgahi? Karena passion atau gaya jalan saya adalah ‘get lost’ alias terserah kaki ini aja maunya kemana, yang penting bagi saya adalah bisa menikmati perjalanan ini tanpa tanpa harus terikat oleh ‘jadwal kunjungan seperti dalam sebuah paket tur.

Hal utama adalah lakukanlah riset kecil untuk mencari beberapa informasi mengenai tempat tujuan kita serta transportasi apa saja yang bisa menjangkau lokasi tersebut, supaya perjalanan kita nantinya bisa berjalan lancar dan mulus.

2. Persiapkan Tiket Transportasi

Tiket merupakan hal yang sangat penting, ya kan? Kalau tidak punya tiket ya tidak bisa pergi dong alias duduk manis dirumah saja seperti prinses sahrini yang suka maju mundur. Nah, dalam hal mempersiapkan dan pembelian tiket transportasi, semuanya saya beli secara online di beberapa website dari pihak ketiga, kecuali tiket mini van dan kapal ferry dari Pekanbaru, Dumai, Melaka yang bisa dibeli secara langsung ke konter mereka.

Untuk proses pembayaran tiket tiket yang saya beli lewat situs online, saya menggunakan metode pembayaran via kartu kredit, karena rata rata situs online untuk rute internasional seperti ini, mereka hanya menyediakan metode pembayaran menggunakan kartu kredit, karena pembayaran kita bisa langsung terkonfirmasi oleh sistem mereka. Bagi teman teman yang tidak punya kartu kredit, mungkin bisa meminjam kartu kredit temannya, dan sebagai ucapan terima kasih ntar pulang dari trip jangan lupa bawain deh ole oleh buat dia. Dan yang pasti jangan lupa untuk membayar utang tagihan kartu kredit yang kita pinjam tadi ya.


3. Bawa Barang Seperlunya

Mengingat ini merupakan perjalanan lewat jalur darat, tentunya saya harus memikirkan barang apa saja yang bakalan saya bawa, pastinya tidak akan memberatkan isi tas backpack saya. Untuk trip ini saya lebih memilih menggunakan backpack yang sedang ukuran 35L, karena kalau terlalu besar pasti bebannya akan lebih terasa berat dan kalau terlalu lama di pakai dengan beban yang berat akan membuat bahu kita terasa lebih cepat sakit, bahkan bisa lecet karena talinya.

Jadi pilihlah backpack yang sudah di desain secara ergonomis atau peruntukannya sesuai, sehingga kita lebih nyaman dalam membawa backpack dipunggung kita. Ingat, jangan pernah memaksa atau memasukan barang bawaan melebihi kapasitas backpack tadi, karena akan menjadi tidak nyaman bahkan fatal. Dan ujung ujungnya kita lebih cepat lelah karena keberatan.

Berikut barang barang yang saya bawa :

  • 10 buah baju kaos oblong yang tipis kemudian digulung, untuk lebih menghemat penggunaan tempat penyimpanan di dalam backpack.
  • 6 buah celana pendek seperti bahan semi parasut, lebih tipis, tidak berat dan cara melipatnya digulung juga seperti kaos oblong.
  • 1 buah celana panjang kain, jangan bawa celana jeans ya karena selain tebal dan boros tempat, celana jeans akan membuat backpack kita makin berat dibandingkan celana kain tadi.
  • 1 bag perlengkapan mandi (sabun cair, pasta gigi mini, penggosok gigi, shampoo, sun block, handbody lotion dll).
  • 1 Handuk kecil/handuk traveling, ini banyak dijual online dan gampang banget dapatinnya.
  • 30 buah Disposable Underwear/celana dalam sekali pakai, nah saya sering menggunakan ini setiap traveling, selain lebih simpel dan praktis saya tidak perlu repot repot untuk mencucinya karena habis pakai langsung buang dan space di backpack saya akan menjadi sedikit terasa lega, dan akan kembali penuh bahkan over saat mau pulang karena banyak beli souvenir, ole ole haha, podo wae.
  • Botol Minum, Tisu kering dan Basah 3 pack masing masing dan hand sanitizer.
  • Obat obatan, buat demam, sakit perut, penghilang nyeri dan vitamin c 1000mg dan selalu ceria selama trip itu obat yang paling ampuh.
  • Peralatan makan, sendok, garpu dan sumpit, disini saya bawa produknya tupperware yang dari bahan plastik.
  • 5 Pasang kaos kaki, karena saya pakai sepatu.
  • Kacamata hitam.
  • Bubur Ayam Kemasan atau makanan instan lainnya.
  • 1 pack sambal ABC selera pedas.
  • Peralatan eletronik, carger adaptor isi 4 usb, kabel kabel, power bank 2 buah masing masing kapasitas 10000 mAh, colokan listrik 3 kaki plus cabang cabangnya.
  • Mantel hujan plastik yang 10 ribuan, banyak jual di Indomaret.
  • Kartu Debit Visa buat jaga jaga kalau butuh uang mendadak atau Kartu Kredit.
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack
Baju Gulung, Untuk Menghemat Space di Backpack

4. Print Out Semua Tiket

Meskipun saat ini udah paperless alias cukup show off pake HP doang tiketnya, saya tetap mempersiapkan tiket offline atau di print buat jaga jaga aja kalau handphone lagi low batt, juga harus saya tekankan disini 90 persen transportasi di Thailand harus menunjukkan print out tiket. Khususnya untuk tiket kereta api, kita wajib untuk print sendiri selagi masih di Indonesia, karena di stasiun kereta api dimana saja di Thailand tidak melayani untuk print tiket yang sudah dibeli lewat situs online.

Bahkan sistem tiketing mereka boleh saya bilang sedikit ketinggalan dengan sistem perkereta apian di Indonesia, seperti self service machine tidak tersedia di stasiun manapun. Karena tiket yang saya beli lewat situs online tidak terintegrasi secara otomatis ke komputer komputer tiketing yang ada di setiap konter tiket di stasiun. Nah disini saya bingung bagaimana caranya mereka bisa menjual kursi kereta api ke pihak ketiga.


Selanjutnya buat cadangan online juga untuk beberapa dokumen penting, seperti scan passport, KTP, NPWP, Kartu Keluarga dan tiket tiket transportasi dan simpan di cloud atau google drive supaya bisa di akses dimana saja dan kapan saja, karena buat jaga jaga kalau sesuatu hal terburuk terjadi. Dan jangan lupa catat dan simpan alamat dan no telp KBRI di negara tujuan.

5. Cek Ulang perlengkapan di H- 1 Keberangkatan

Kebiasaan saya dalam mempersiapkan semua kebutuhan trip, biasanya dalam rentang waktu 1 minggu sebelum keberangkatan. Dan 1 atau 2 hari sebelum hari keberangkatan, saya akan melakukan pengecekan ulang semua barang barang bawaan. Untuk memastikan saja bahwa semua barang yang dibawa dan dibutuhkan sudah masuk ke dalam backpack, kadang kadang ada juga beberapa barang yang saya sortir kembali dan tidak jadi dibawa karena alasan tertentu.

Persiapan terakhir saya adalah uang saku alias uang yang akan disimpan di dalam saku celana, diperjalanan ini saya hanya menukar beberapa ratus ribu rupiah saja ke beberapa mata uang 4 negara Malaysia, Thailand, Laos dan Vietnam dan mata uang ringgit saya tukar sedikit lebih banyak, jika nanti ringgitnya tidak habis bisa saya tukar kan ke mata uang Baht (THB) Thailand, sisa Baht bisa ditukar ke Lao KIP (KIP) Laos dan sisa Lao KIP ditukar ke Dong (VND) Vietname, dan itu semua saya lakukan di hari terakhir sebelum pindah ke negara berikutnya. Saya sengaja membawa Kartu Debit ATM berlogo VISA untuk memudahkan penarikan tunai di ATM ATM masing masing negara.

Okelah, semoga cerita persiapan perjalanan trip saya selama 28 hari melintas 4 negara dan beberapa kota ini bisa sedikit membantu teman teman semuanya sebagai referensi, meskipun penjelesannya tidak terlalu detail. Untuk rincian biaya atau budget saya selama perjalanan akan saya posting di tulisan selanjutnya. Saya akan berbagi tentang biaya transportasi dan akomodasinya.

Oh ya berikut vlog perjalanan saya ketika di Melaka Malaysia, jangan lupa di Subscribe, like dan komen ya.

BCC Travellers Channel, Overland Trip for 28 Days



“Keep Traveling Keep Writing”

0 comment: