Travelling Stories and Medical Record

Home Top Ad

Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang...

ENRYMAZNIDOTCOM - Hii all, kalau ngomongin soal jalan jalan pasti gak ada habisnya ya kan?, karena banyak banget tempat tempat wisata yang bisa dikunjungi, baik di Indonesia maupun luar negeri. Kesukaan masing masing kita pun berbeda-beda saat melancong ke tempat-tempat wisata, ada yang suka sightseeing, historical, Nature dan lain sebagainya. Dan banyak cara pula kita untuk bisa menikmati tempat tempat wisata tersebut. Seperti mengikuti sebuah paket tour dan kita juga bisa berpetualang sendirian. Artiannya, semua kebutuhan dan persiapan perjalanan kita yang mengurusnya. Dari mulai persiapan tiket, hotel dan menyiapkan daftar tempat kunjungan, kemudian yang paling utama adalah menentukan tujuan kota atau negara yang akan dikunjungi.
Ferry To Mallaca
Ferry To Mallaca
Dalam postingan ini, saya akan memberitahu beberapa tempat yang menarik di Melaka untuk dikunjungi dikalangan para turis baik itu lokal maupun mancanegara. Melaka merupakan kota tetangga yang terdekat dengan Indonesia, khususnya dari kota Dumai Provinsi Riau. Melaka merupakan salah satu kota yang saya masukkan ke dalam daftar overland trip saya selama 28 hari perjalanan yang melintasi 4 negara asia tenggara dan beberapa kota lainnya.

Melaka merupakan kota pertama yang saya singgahi dalam menjalankan misi perjalanan darat ini, meskipun saya hanya mempunyai waktu yang sangat terbatas di Melaka yaitu 1 hari saja, ternyata saya bisa mengunjungi beberapa tempat-tempat wisata yang sudah sangat familiar dikalangan para turis baik lokal maupun luar negeri.

Sebelum lanjut saya mau info sedikit neh. Bagi teman teman yang ingin kepohin berapa budget yang saya keluarkan untuk transportasi, akomodasi dan bagaimana persiapan saya untuk perjalanan 4 negara, jalur darat selama 28 hari. Teman-teman bisa membacanya di artikelnya yang sudah saya buatkan link didalam postingan ini. Dan jangan lupa juga untuk mantengin vlog traveling saya juga ya, silahkan klik di menu VLOG diatas dan jangan lupa di subscribe channel Youtubenya. Terima kasih salam sapa manjahhhh ulala ulala beibeh.
Okehhh kembali ke laptop, perjalanan saya ke Melaka ditempuh melalui jalur laut yaitu menggunakan kapal ferry dari Kota Dumai Riau menuju Melaka, untuk tiket kapal ferry dari Dumai ke Melaka per sekali jalan per orangnya 320.000 IDR. Kapal berangkat menuju Melaka sekitar pukul 09.00 pagi dan lama perjalanan +- 3 Jam. Di Melaka saya hanya singgah beberapa jam saja, karena malam harinya saya sudah harus berpindah ke tujuan berikutnya yaitu Penang Malaysia menggunakan bus malam untuk menghemat budget penginapan. Jadi, saya hanya mempunyai +- 6 jam saja untuk mengekplore Melaka.

6 Tempat Wisata Di Melaka Cukup Di Tempuh Berjalan Kaki :

1. Kuliner
Ada banyak tempat dan jenis makanan maupun cemilan yang bisa kita coba di Melaka, dan salah satu tempat makan yang saya datangi adalah restoran Famosa Chicken Rice Ball. Restoran ini direkomendasikan oleh salah satu teman saya di Pekanbaru yang katanya sangat terkenal dan enak dengan berbagai macam menu makanan yang mereka jual. Sesaat saya sampai di depan restoran, ternyata sudah terjadi antrian yang cukup panjang oleh para pengunjung yang penasaran akan cita rasanya. Famosa Chicken Rice adalah Chinese Restaurant yang di punyai oleh orang china lokal, dan rata rata pengunjung restoran ini adalah para turis dan local chinese.

Kebetulan sekali saya sampai di Melakanya sekitar jam makan siang, jadi saya dan 2 orang travelmate memilih restoran ini untuk mengisi perut perut kami yang sudah mulai lapar. Famosa Chicken Rice Ball bukanlah restoran HALAL, jadi saya hanya memesan minuman dan menemani 2 orang travelmate saya untuk makan siang. Menu kami siang ini adalah :

*. Famosa Rice Ball
*. Roasted Chicken with Rice
*. Famosa White Coffee
Famosa White Coffee
Famosa White Coffee

2. Christ Church / Red Church (Gereja Merah)
Salah satu landmark Melaka yang sangat terkenal adalah Christ Church atau biasa dikenal dengan Red Church (Gereja Merah). Lokasi gereja merah ini berada di jalan gereja Bandar Hilir Melaka. gereja yang berdiri sejak 1753 ini masih di fungsikan sebagai tempat ibadah dan menjadi spot para wisatawan untuk mengabadikan momen berlatar belakang bangunan gereja yang memiliki lonceng di towernya. Katanya belum ke Melaka kalau tidak mengunjungi gereja merah ini, tidak hanya hanya gereja merah saja yang menjadi daya tarik turis, di sekitar bangunan gereja merah juga banyak para pedagang yang menggelar dagangan mereka, ada toko-toko souvenir dan berbagai macam jenis makanan dan minuman yang mereka tawarkan bagi wisatawan.
Christ Church Melaka
Christ Church Melaka
3. Melaka River Boat Tour
Tidak jauh dari gereja merah, terdapat sebuah aliran sungai yang dijadikan lokasi wisata, dengan menggunakan boat kecil yang melewati kota, bangunan-bangunan sejarah, rumah rumah yang berjejer sepanjang aliran sungai, jembatan bersejarah dan tempat-tempat belanja. Sungai dan Boat nya bersih dan rapi, jadi sangat cocok bagi keluarga yang membawa anak-anak untuk menikmatinya.


4. Baba Nyonya House / Rumah Peranakan China Malaysia
Tidak jauh dari lokasi gereja merah, hanya butuh waktu +- 10 menit berjalan saya sudah sampai di tempat wisata berikutnya, yaitu museum warisan bersejarah UNESCO atau dikenal dengan Baba Nyonya House alias peranakan china malaysia. Museum ini dibangun kembali pada tahun 1986 oleh keluarga dari generasi ke empat mereka, dan sampai saat ini yang mengelolanya masih dari keluarga turunan Baba dan Nyonya. Biaya tiket masuknya sebesar 15 MYR tanpa tour guide tapi kita diberikan sebuah buku panduan mengenai sejarahnya secara detail dari setiap lokasi-lokasi yang berada di dalam rumah ini, sementara bagi kalian yang ingin menggunakan tour guide harus membayar 19 MYR per orang. Jika kalian ke Melaka, jangan lupa untuk mengunjungi museum Baba dan Nyonya ini ya.

5. Tepian Sungai Melaka
Menjelang keberangkatan saya ke Penang pada malam hari, saya bersama 2 travelmate menghabiskan waktu sore hari bersantai di tepian aliran sungai, yang berada tepat disamping gereja merah. Lokasi ini dijadikan outdoor mini foodcourt yang menyediakan beberapa meja dan kursi untuk para pengunjung bersitirahat sambil menikmati makanannya. Outdoor foodcourt tepian sungai ini hanya menjual berupa cemilan atau makanan ringan, seperti fried potato roll, kue kue tradisional, kelapa muda, aneka jus dan softdrink dan masih banyak lagi. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah ketika memesan jus semangka, jus semangka ini tidak disajikan dalam bentuk gelas, melainkan dalam bentuk 1 buah semangka utuh yang sudah di blender isi dalamnya seharga 5 MYR.

6. Mallaca Walking Street / Night Market
Salah satu tempat keramaian di Melaka lainnya adalah Mallaca Walking Street atau dikenal dengan Jonker Street berdekatan dengan gereja merah. Street area ini buka mulai di sore hari sampai tengah malam setiap hari jumat, sabtu dan minggu. Sama seperti pasar malam lainnya, barang barang yang mereka jual seputaran souvenir khas Melaka, barang barang antik, aneka makanan dan minuman serta berbagai macam atraksi bisa dijumpai sepanjang jalan di night market ini. Jonker Street tidak terlalu luas, lebih kurang selebar jalanan perumahan saja. Jadi, bagi kalian yang ingin bersantai dimalam hari dengan berbagai macam sajian dan hiburan Jonker Street Melaka adalah pilihan yang sangat tepat.


Ke enam lokasi yang saya sebut diatas, semuanya saling berdekatan jadi cukup berjalan kaki saja. Dan satu hal yang wajib dicoba pada malam hari adalah, berkeliling menggunakan bejak hias yang sudah di sulap bak kereta kencana nya cinderela, hanya bedanya becak hias di Melaka ini full musik dan agak berisik.

Jadi, meskipun saya hanya mempunyai waktu beberapa jam saja di Melaka, hanya bisa mengunjungi beberapa spot wisata, tapi bagi saya sudah cukup menyenangkan sekali bisa melihat lihat kota kecil yang penuh dengan tempat wisata dan saling berdekatan. Karena saya berhasil memanfaatkan waktu yang terbilang singkat dalam sebuah perjalanan backpacker ini, maka misi saya berhasil dalam pemanfaatan waktu yang terbilang pendek ini.



'Keep Traveling Keep Writing'

EnryMazniDotCom - Negara maju, ada beberapa faktor sebagai tolak ukur untuk mengetahui majunya sebuah negara, salah satunya bisa dilihat d...

EnryMazniDotCom - Negara maju, ada beberapa faktor sebagai tolak ukur untuk mengetahui majunya sebuah negara, salah satunya bisa dilihat dari segi perekonomian, kesejahteraan rakyat dan mungkin salah satu faktor lainnya adalah ketersediaan transporatsi umum yang nantinya memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari hari. Tidak hanya sebatas menyediakan sebuah layanan transportasi saja, tetapi jenis dan ragam transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah juga menjadi faktor yang tidak bisa dikesampingkan untuk dibilang sebuah negara itu sudah maju. Karena dari berbagai macam jenis transportasi umum yang tersedia, akan sangat mempengaruhi dengan segala jenis aktiftias masyarakatnya sehari hari, karena masyarakat bisa memilih transportasi umum mana yang cocok dia gunakan.
TBSBTS


Selain berbagai macam moda transportasi tadi, kewajiban pemerintah tidak hanya sekedar menyediakan saja tanpa harus memikirkan kemudahan akses bagi masyarakat yang akan menggunakan layanan transportasi tersebut. Kemudian kemudahan mengakses layanan transportasi umum tadi tidak semata mata hanya bagi masyarakat umum saja, maksudnya layanan transportasi yang disediakan juga harus ramah bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus misalnya penyandang disabilitas.
Gedung TBSBTS
Gedung TBSBTS

Pastinya hak masyarakat baik yang biasa dan berkebutuhan khusus harus disamakan. Misalnya tersedianya jalan / akses tersendiri bagi masyarakat berkebutuhan khusus tadi, bagi penyandang disabilitas mungkin disediakan jalur khusus dan lift supaya mereka juga bisa ikut merasakan kenyaman menggunakan transportasi umum tadi, selanjutnya bagi orang buta, dibuatkan jalur khusus dengan lantai yang membentuk garis panjang dan timbul sebagai penuntun mereka nantinya.

Wuih, kok saya merasa sebagai seorang pengamat ekonomi kayak di pemeritahan gitu ya dan sok yes banget, padahal pengetahuan nol deh *sok jadi pejabat*. Sebenarnya tujuan dari postingan ini hanya untuk berbagi cerita dari kemajuan sebuah negara, khususnya dalam hal transportasinya. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tulisan ini bukan bermaksud untuk memojokkan transportasi di negara sendiri ya, ini murni hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman pribadi saya saat beberapa kali melakukan traveling ke negara sebelah.
Malaysia, tepatnya Kuala Lumpur yang saya jadikan bahan ulasan alakadarnya dalam hal transportasi mereka yang sudah sangat maju. Berbagai moda transportasi yang mereka sediakan untuk menunjang kemudahan masyarakatnya dalam beraktifitas sehari hari. Selain Malaysia, ada lagi jiran sebelahnya yaitu Singapore yang sudah menerapkan sistem transportasi yang terintegrasi ke akses lainnya. Jadi tidak heran saat ke Singapore kita akan sangat minim sekali melihat kendaraan pribadi lalu lalang di jalan raya.

Ok kembali ke Kuala Lumpur, mari kita lihat jenis transportasi umum apa saja yang mereka punya? Sebagai ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur pastinya mejadi kota yang sangat ramai dan padat akan segala aktifitas warganya, sama halnya dengan Jakarta Indonesia tercinta ini.

Selain kendaran pribadi seperti mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan raya Kuala Lumpur, pemerintah setempat juga menyediakan moda transportasi lainnya seperti RapidKL yang terdiri dari LRT (Light Rapid Transit), RapidKL Bus, Monorail, KTM (Kereta Tanah Melayu), BRT Sunway Line dan yang terbaru saat ini adalah MRT (Mass Rapid Transit). Dan transportasi khusus yang menghubungkan kita akses langsung ke bandara KLIA dan KLIA2 atau dikenal dengan KLIA Transit.

Nah, tulisan ini sebenarnya tidak membahas detail tentang perbedaan masing masing moda transportasi diatas tadi. Hanya sebatas melihat betapa mudahnya menggunakan semua transportasi tadi yang sudah terintegrasi satu sama lainnya dari dalam sebuah gedung yang terletak di daerah Bandar Tasik Selatan.

Sebuah terminal interchange antar berbagai jenis transportasi bermula dari sini, yup namanya TBS (Terminal Bersepadu Selatan) kalau dilihat dari namanya kita sudah bisa memahami maksud dari ‘bersepadu’ atau istilah lain adalah ‘penyatuan/penggabungan’ dari berbagai macam jenis transportasi umum. Semoga benar deh maksudnya.
Suasana Di Dalam TBSBTS
Suasana Di Dalam TBSBTS

TBS (Terminal Bersepadu Selatan)

Dengan tag line ‘Menghubungkan ke semua destinasi Utara-Timur-Selatan’ menjadikan terminal bus ini sangat ramai akan para calon penumpang, karena sebagai tempat interchange terminal baik dari dalam dan luar Kuala Lumpur, bahkan bus dari negara tetangga Singapore pun berhentinya disini.

Tidak heran kalau semua aspek kemudahan dan kenyaman para penumpang menjadi alasan utama untuk menjadikan terminal bus ini rasa bandara. Ya, mungkin julukan ‘Bus Terminal, Airport Taste’ menurut saya lebih cocok untuk menggambarkannya. Berbagai fasilitas untuk kenyaman penumpang tersedia di TBS, dari urusan makanan sampai dengan kebutuhan lainnya tersedia di setiap toko toko yang tersebar dibeberapa lantai terminal bus ini.

Terminal Bersepadu Selatan (TBS) dibuat untuk menampung 5000 rute bus dalam sehari, TBS-BTS merupakan terminal pengangkutan umum yang beroperasional selama 24 jam dalam seminggu, dan terdiri dari 19 buah area keberangkatan, 18 area kedatangan dan ruang tunggu yang luas untuk ke berbagai tujuan bus ekpres ke selatan, utara dan pantai timur.

Tersedia 16 gate untuk perlepasan dan 48 konter penjualan tiket, selain konter penjualan tiket langsung, para calon penumpang juga membeli tiket secara online di eticketing.tbsbts.com.my atau di SINI, masih belum cukup dengan menyediakan konter penjualan tiket dan pembelian tiket secara online, pihak pengelola juga menyediakan Automatic Ticket Vending Machine (ATVM) yang tersebar diberbagai lantai terminal.
Konter Utama Penjualan Tiket
Konter Utama Penjualan Tiket

Selain KLIA Transit yang sudah terintegrasi dengan TBS, pihak pengelola juga menyediakan Jetbus dengan tujuan bandara KLIA dan KLIA2 dan ongkosnya cukup murah hanya MYR 10 untuk sekali jalan, kalau bus KLIA Ekspres dari KL Sentral kita harus merogoh kocek sebesar MYR 12 untuk sekali jalan.

Untuk memudahkan pelayanan pelanggan dalam bertransaksi dan lainnya, seperti bantuan kursi roda, panduan arah saat transit disini dan banyak lagi, jangan sungkan sungkan untuk menuju konter informasi pelayanan dan pengaduan pelanggan yang siap membantu para penumpang.

Kemudahan lainnya adalah disediakannya layanan khusus bagi orang orang yang berkebutuhan khusus (OKU, Orang Kurang Upaya) seperti jalur tersendiri, lift, konter tiket dan toilet yang diperuntukkan khusus bagi mereka yang berkebutuhan khusus. Jadi jangan ragu bila membawa keluarga kita yang berkebutuhan khusus untuk menggunakan layanan transportasi umum, karena semua kebutuhan khusus mereka sudah disediakan.

Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket jangan takut untuk ketinggalan bus, karena pihak TBS sudah menyediakan papan informasi mengenaikan jadwal keberangkatan dan ketibaan bus yang realtime, lengkap dengan nama bus dan no busnya juga loh.

Fasilitas yang satu ini hampir di setiap pusat keramaian seperti bandara disediakan, yaitu tempat untuk charger handphone yang berada di pos sekuriti lantai 3, jadi jangan takut kehilangan handphone saat ngecas ya kan tempat ngecasnya sudah di dalam pos pengamanan umum didalam loker nya lagi. Hehehe tapi tetap waspada juga ya.
Papan Informasi
Papan Informasi

Masih kurang dengan fasilitasnya? Ini masih ada lagi kios informasi digital *ciee digital*, interaktif digital information board yang terletak sangat strategis di seluruh area terminal ini memuat berbagai macam informasi yang kita butuhkan, misalnya mau nyari info tentang keberadaan toko toko dan barang yang dijual, peta terminal, panduan ke Kuala Lumpur, panduan informasi ke tempat tempat wisata dan informasi nama nama bus yang beroperasional disini.

Mau cek in tiket? Atau mau print out tiket dari bookingan online? dan mau membeli tiket secara online dari komputer komputer yang disediakan? datang saja langsung di lantai 3 terminal bus, tentunya semua komputer sudah terkoneksi dengan jaringan internet dan tidak hanya satu unit komputer saja, tapi ada beberapa unit komputer yang bisa kita gunakan dan pastinya bebas antri dong. Kemudahan lainnya, pihak TBS juga menyediakan pos polisi dan pihak keamanan supaya para calon penumpang merasa aman dan tentram jiwa raga, terminal aja ada yang jaga lah kamu kapan ada penjaganya *tetiba curhat*.

Sebagai wisatawan yang lagi berkunjung ke sini, pasti jarang banget mau beli simcard lokal sebagai koneksi data, karena naggung seh hanya beberapa hari saja termasuk saya juga amat teramat jarang sekali untuk mengaktifkan kartu simcard lokal. Sebagai bentuk layanan kepada publik, pihak TBS menyediakan fasilitas wifi gratis yang bisa kita gunakan.
Penyewaan Loker Untuk Bagasi
Penyewaan Loker Untuk Bagasi

Nah bagi kamu yang transit atau menunggu keberangkatan selanjutnya, dan tentunya masih banyak punya waktu luang untuk keluar sejenak keliling Kuala Lumpur dan pastinya malas banget bawa bawa tas backpack atau koper kemana mana kan? Jangan takut, di lantai 3 sudah tersedia pusat penyimpanan bagasi dan loker dengan membayar sejumlah uang sewanya. Lebih kurang MYR 20 untuk ukuran kecil, token pembelian bagasi loker bisa langsung dibeli melalui mesin ototmatis yang berada di loker loker.

Soal urusan perut juga tidak ketinggalan disini, ada food court / mereka menyebutnya dengan ‘Medan Selera’, yang beroperasi dari jam 10 pagi sd 07 malam. Berbagai jenis makanan dan masakan yang jual disini bahkan makanan dari beberapa negara asia juga dijual disini, jadi kamu tinggal pilih mau makan apa.

Untuk pembayaran makanan yang sudah kita pesan hanya dilayani pada satu konter kasir yang berada di pintu masuk medan selera. Nah, yang suka fastfood seperti KFC dan sejenisnya juga ada kok bersebelahan dengan area food court ini, atau hanya sekedar mau duduk santai sambil menikmati secangkir kopi? ada kok warung kopi di lantai 4.
Foodcourt atau Medan Selera
Foodcourt atau Medan Selera

Dan yang tidak terlupakan untuk sebuah terminal, baik bus maupun terminal bandara adalah ketersediaa klinik pengobatan, nah TBS mengoperasikan Klinik 1 Malaysia dari jam 10 apagi sd 07 malam. Kita tidak tahu kapan terkena sakit, bisa saja saat berada dalam perjalanan atau transit kita terkena sakit ringankan.

Bagi ibu ibu / orang tua yang membawa bayi tidak perlu repot repot mengganti popok bayinya ditengah tengah keramaian orang mondar mandir didalam terminal, karena di beberapa lantai disediakan kamar untuk ganti popok atau ruang menyusui dan semua berhubung dengan bayi deh pokoknya tinggal masuk ruang ini saja.

Lemah, letih, lesu? Itu gejala kurang darah minum segera sango..... *bukan iklan*, ayo manfaatkan salah satu fasilitas ini yaitu Rest N Go Motel (Hotel Transit dan Reflexologi). Hotel mini yang mempunyai kamar tidur yang lengkap dengan peralatan tempat tidur dan AC untuk menambah kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya.

Semua fasilitas yang disediakan oleh TBS ini tidak hanya semata mata demi kenyaman dan kemudahan para penumpang, tetapi lebih dari itu pihak TBS sudah mengintegrasikan layanan transportasi lainnya seperti LRT, ERL, KTM, KLIA Transit, City Bus dan Taxi menjadi satu pintu atau one stop access *ehh bener gak seh tulisannya*.

Nah sekarang ayuk coba kita lihat informasi apa saja yang ada disetiap lantainya, mana tau ada satu lantai yang memuat informasi tentang SIAPA JODOH KAMU *Curhattt buukk*, :
  1. Lantai Satu : Area parkir mobil dan motor dengan layanan autopay, Disabiliti akses, eskalator, lift, Taxi argo, Toilet umum dan difabel, surau, Bus area antar kota dan area kedatangan bus untuk menurunkan penumpang.
  2. Lantai 2 : Kios makanan, Toilet umum dan difabel, Lift, Area keberangkatan, eskalator, dan Area kedatangan penumpang.
  3. Lantai 3 : Toserba, Lift, Mesin tiket, Toko lainnya, ATM, Konter tiket, Toilet umum, difabel dan ruang bayi, Surau, Area Drop Out penumpang / kendaraan pribadi, Konter informasi dan eskalator.
  4. Lantai 4 : Parkir mobil dengan sistem autopay, Restauran, Lift, Wifi, Toko harian, ATM, Toilet umum, difabel dan ruang bayi dan surau.
  5. Lantai 5 : Parkir kendaraan mobil dan motor sistem autopay, Lift.
  6. Lantai 6 : Parkir kendaraan mobil dan motor dengan sistem autopay dan Lift.
Area Kedatangan Bus
Area Kedatangan Bus

Di TBS ini, untuk setiap penumpang yang mau berangkat harus melakukan cek in terlebih dahulu, paling cepat 1 jam sebelum jadwal keberangkatannya. Selanjutnya para calon penumpang yang sudah melakukan cek in dipersilahkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan, bagi keluarga / pengantar penumpang hanya diperbolehkan sampai disini saja dan tidak dibenarkan untuk masuk ke ruang tunggu keberangkatan.

Layaknya aturan disebuah bandara, ruang tunggu keberangkatan hanya diperbolehkan bagi para penumpang saja dan sistem autogate pun diterapkan untuk penumpang yang mau menuju ke dalam bus, karena hanya penumpang yang sudah mempunyai boarding pass yang bisa mengakses autogate dengan menggunakan sistem barcode scan.
Untuk jadwal keberangkatan semua bus di TBS ini selalu on time, meskipun jumlah penumpang tidak sedikit dan bus akan tetap berangkat. Tidak ada istilah ngetem ya bang di sini hehe, paling biasanya untuk jadwal kedatangan bus dari luar kota ada beberapa yang terlambat dari jadwal estimasinya, karena banyak faktor penyebabnya dan salah satunya adalah traffic jam.

Jadi, kalau nanti kalian mengunjungi Kuala Lumpur Malaysia, jangan lupa untuk singgah ke sini hanya sekedar melihat lihat suasana sebuah bus terimal tapi serasa berada di bandara. untuk akses ke sini bisa menggunakan LRT kemudian turun di stasiun Bandar Tasik Selatan (BTS).

sekian dulu ya berbagi pengalamannya, semoga artikel yang saya tulis ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Salam lost backpacker dari enry mazni.

'Keep Traveling, Keep Writing'

EnryMazniDotCom - Cerita berlanjut, masih seputaran traveling hemat low budget ke Singapore dan Johor Bahru. Perjalanan beberapa hari sete...

EnryMazniDotCom - Cerita berlanjut, masih seputaran traveling hemat low budget ke Singapore dan Johor Bahru. Perjalanan beberapa hari setelah idul fitri ini, akhirnya membuat keinginan saya terwujud untuk mengunjungi Legoland, karena solo trip sebelumnya pada mei 2015 tidak kesampaian untuk mengunjungi taman bermain yang sangat famous ini. Kunjungan saya dan teman saya ke Legoland tidak lama, kami tidak perlu menginap di Johor Bahru. Namanya juga get lost trip to Johor Bahru jadi tidak ada itinerary khusus selama perjalanan singkat ini, setelah mengunjungi Legoland ( kami hanya berkeliling di area luar saja ), kami pun melanjutkan perjalana kembali ke Singapore di sore harinya, dan berencana untuk bermalam di Singapore karena besok pagi nya mau berkeliling ke beberapa area di Singapore. Untuk akses langsung menuju Singapore dari Legoland ada bus Causeway Link menuju Jurong East Singapore, hanya butuh kesabaran sedikit untuk menunggu bus nya yang bakalan lewat di depan Mall Medini, Mall ini masih satu kawasan dengan area Legoland.


For additional local orient express visit mulberrytravel.

Perjalanan menggunakan bus dari Legoland menuju Jurong East Singapore tidak membutuhkan waktu panjang, tetapi yang membuat lama adalah saat proses imigrasi masuk Singapore, ini merupakan pengalaman saya yang kedua kalinya keluar masuk Singapore menuju Johor Bahru. Saran, hindari jam padat seperti di pagi hari dan sore hari, karena pada saat itu merupakan jam pergi kerja dan pulang. Untuk yang terakhir ini, menurut saya tidak terlalu padat bila dibandingkan dengan trip solo saya tahun lalu, antrian panjang keluar dan masuk Singaporenya luar biasaaaaaaaaaa.


www.enrymazni.com
Tugu 0 KM Johor Bahru
Selesai proses masuk imigrasi Singapore, kamu pun melanjutkan ke basement untuk naik bus ke Jurong East, perlu di ingat bahwa bus yang saya tumpangi setelah proses imgrasi Singapore bukanlah bus yang sama saat saya menaiki dari Legoland tadi, jadi sangat disarankan untuk tetap menyimpan tiket bus nya agar terhindar pembelian tiket baru lagi. Setelah proses imigrasi kita cukup mencari bus dengan coach yang sama, karena banyak sekali bus bus lain melayani rute ini, jadi karena dari awal saya menggunakan Cause Way Link dan selanjutnya saya juga menggunakan bus terusan coach yang sama yaitu Cause Way Link juga, walaupun itu bukan bus yang saya tumpangi dari awal.

Sesampai di Jurong East, kami langsung menuju ke MRT dengan tujuan selanjutnya adalah Bugis seharga 2.60 SGD, Jurong East adalah stasiun transit untuk jalur NSR (North South Line, Jalur Merah) dan EWL (East West Line, Jalur Hijau ). Jurong East dan Bugis merupakan satu jalur yaitu jalur EWL dan kita akan melewati 12 stasiun. Malam malam ke Bugis hanya ingin menghabiskan waktu sebelum istirahat dan sekalian mau mencari makan malam tapi gak tau kenapa, malam itu kok makan malamnya enggak kesampaian *hahaha*, niatnya setengah setengah seh, karena sebenarnya perut masih belum terlalu lapar dan faktor lainnya adalah masalah harga. Akhirnya kami memutuskan hanya berkeliling keliling jalan jalan malam saja, sempat singgah di Mesjid Sultan untuk sejenak menunaikan shalat isya. Mesjidnya wah banget menurut saya, dengan interior yang sederhana tapi tetap terlihat megah. Get lost pada malam ini pun kami akhiri sambil mencari hostel murah sepanjang jalan, sempat ketemu beberapa dan walk in untuk menanyakan tarifnya. Sedikit kaget seh, untuk hostel dormitory room per malamnya 23 SGD / orang, sebenarnya rencana menginap di hostel adalah plan B karena plan A kami tetap mencari penginapan gratis saja, wong cuma stay satu malam. Plan A nya adalah tidur nge gembel di Changi Airport, yang katanya nyaman buat para backpacker seperti kami ini.
www.enrymazni.com
My Travelmate Firman Efendi

Changi Airport

MRT dari Bugis Street ke Changi Airport seharga 2.20 SGD, untuk rute MRT nya tetap satu jalur EWL (East West Line) arah Pasir Ris kemudian transit di stasiun Tanah Merah baru lanjut ke Changi Airport. Kalau mau jujur seh, ini kaki sudah gak tahan mau jalan keliling Changi Airportnya, tapi rugi kan kalau sudah di sini tidak mau meng explore bandara megahnya yang full dengan fasilitas, berbekal informasi dari 'Information Interactive Board' yang ada di setiap terminal, kami mencoba untuk mencari tahu lokasi tempat untuk beristirahat yang katanya gratis dan nyamana serta mencari lokasi free wifi nya. Setelah klik sana klik sini ternyata semua fasilitas tadi berada di departure area di setiap terminal, untuk public area tempat kami beridiri saat ini sepertinya tidak ada fasilitas itu, akhirnya kami turun ke Arrival Area lantai bawah, ya sekedar mellihat lihat sambil nyari tempat untuk ngemper. Di Arrival area terdapat free wifi dan kami pun segera ambil posisi untuk duduk dan istirahat sejenak sambil internetan, ternyata untuk urusan perut belum selesai sampai di Bugis tadi, karena sudah mendapatkan koneksi internet, saya pernah membaca di beberapa blog kalau di Changi Airport ada tempat makan dengan harga terjangkau bila dibandingkan harus makan di resto resto dalam bandara. Yap, namanya kantin karyawan, walaupun judulnya kantin karyawan, tetapi mereka juga tetap melayani untuk umum, tapi dengan tarif yang berbeda pastinya dan tidak semahal harga di resto tadi. Setelah browsing, ternyata kantinnya hanya buka sampai jam 20.00 saja, akhirnya malam ini keputusannya tidak ada makan malam. Untungnya saya membawa bekal beberapa roti yang sudah di siapkan saat di Batam, saran lagi neh, bawalah roti atau makanan selama melakukan trip, kan lumayan bisa membantu disaat situasi seperti ini.

Situasi Changi Airport malam itu tidak terlalu ramai, kami pun masih duduk sambil menikmati wifi gratis sebelum memutuskan untuk kembali ke lantai dua bandara. Sebelum beranjak ke tempat ngemper di lantai dua, saya mengisi ulang botol minum yang sudah hampir habis, kebetulan tempat isi ulang air gratis tepat berada di tidak jauh di depan kami, tepatnya di depan toilet. Sebagai informasi, tempat minum gratis tersedia di bagian luar toilet setiap lantai bandara ini, so lumayan kan bisa menghemat uang daripada harus membeli air mineral. Setiap melakukan traveling saya memang selalu membawa botol minum yang agak besaran dikit, karena dengan membawa botol minum kita bisa menghemat pengeluaran uang untuk minum.
www.enrymazni.com
Tidur Gratis di Changi Airport
Karena sudah hampir larut, kami pun pergi untuk beristirahat ke lantai dua, area yang kami tempati untuk tidur dekat dengan foodcourt, karena foodcourtnya sudah pada tutup semua jadi suasana tempat kami tidur sangat sepi tidak ada orang berlalu lalang, hanya saat kami sampai ke lokasi sudah ada 1 orang yang sudah tidur duluan dengan bermodalkan koran dia terlihat pulas menikmati istirahatnya di atas lantai keramik berdindingkan pagar kaca, pagar yang berfungsi sebagai pembatas area aman antara lantai dua ke lantai satu. Tidak perlu berlama lama lagi, kami pun menempati posisi tidak jauh dari orang tadi dan memulai untuk merebahkan badan ke lantai keramik tanpa beralaskan koran, saat rebahan di lantai lepaslah sudah semua pegal pegal badan dan kaki setelah seharian berkeliling menjelajah ke beberapa tempat. Semoga istirahat di tempat yang 'ajaib' ini bisa membuat kami menjadi lebih fresh untuk perjalanan besok harinya.

Morning.....

Pagi ini yang segar, kenapa segar? habis mau bilang pagi yang cerah, matahari pagi ini tidak kelihatan dari dalam bandara, ya penggantinya pagi yang segar saja *Maksabanget*. Not much to do in this morning, paling hanya bersih bersih ke toilet kemudian lanjut ke MRT menuju Little India. MRT ke Little India seharga 2.50 SGD, jalur MRT Little India berada berada pada NEL warna ungu (North East Line) dan DT warna biru (Downtown Line), untuk mencapai ke Little India dari Changi Airport EWL warna hijau (East West Line) kita harus transit pertama di stasiun Tanah Merah kemudian ambil jalur hijau EWL tujuan Tuas Link turun di stasiun Bugis, kemudia lanjut ke jalur Biru DT (Downtown Line) arah Bukit Panjang di Little India. Untuk transportasi di Singapore kita tidak perlu khawatir, semua akses ke penjuru Singapore tersedia dari mulai Bus sampai dengan MRT. Pagi di Little India tidak banyak tempat yang kami kunjungi, hanya berkeliling seputaran Mustafa Center dan disini juga terdapat beberapa toko toko yang menjual souvenir souvenir Singapore, untuk harga saya juga tidak tahu pasti seh, apakah lebih murah di sini atau di China Town, karena pengalaman saya sebelumnya kalau mencari souvenir pasti ke China Town dan Orchard Rd. Mustafa Center ini seperti layaknya mall yang terdiri dari beberapa lantai dan menjual barang barang kebutuhan harian, ya lebih kurang seperti Hype*Mart dan Carref*ur. Mustafa Center juga menyediakan berbagai macam souvenir souvenir menarik, jadi kalau lagi ke Mustafa Center sekalian aja belanja oleh oleh nya disini.
www.enrymazni.com
MRT Stasiun : Diperankan Oleh Model
Santapan kami pagi ini sepiring Roti Cane (Prata) seharga 2 SGD, teh tarek panas 1.10 SGD, sepiring nasi dan sepotong ayam seharga 7 SGD total sarapan pagi ini 10.10 SGD *Mahal Ya Woyyyy*, jadi seharian di Singapore kami mencoba sedikit berhemat untuk berbelanja *Traveling Hemat*, mengingat SGD ke IDR cukup fantastis kurs nya. Tapi jangan terlalu pelit ya kalau lagi nge trip, kan lucu aja nanti lagi nge trip tapi tidak bisa enjoy karena menahan lapar dan haus, kan kita butuh asupan makanan dan energi supaya tidak sakit dan lain lain. Selesai dari Mustafa Center kami pun melanjutkan ke destinasi selanjutnya yaitu Garden By The Bay, sebuah taman yang ciamik persembahan Singapore kepada warga dan wisatawannya, taman alami seluas 101 hektar ini terletak di pusat Singapore. Untuk akses menuju ke sini dari MRT Farrer Park ke Bayfront seharga 1.80 SGD, dari NE line warna ungu (North East Line) arah Harbour Front transit di stasiun Dhoby Ghaut, kemudian pindah jalur Circle Line warna kuning arah harbour Front turun di stasiun Promenade, masih di jalur yang sama naik MRT ke arah Marina Bay kemudian turun di stasiun Bayfront, Bayfront adalah stasiun MRT terdekat menuju Garden By The Bay. Jadi, selama berkeliling di Singapore jangan lupa sediakan MRT Maps atau cukup poto in saja rute maps MRT di stasiun terdekat, karena akan sangat membantu kita untuk mengexplore Singapore by MRT.
www.enrymazni.com
Sarapan : Roti Cane
www.enrymazni.com
Nasi Ayam

Garden By The Bay

Garden By The Bay, merupakan taman yang terletak di pusat Singapore ini menyajikan pemandangan dan kesejukan bagi para pengunjungnya, bagaimana tidak, lebih dari 1 juta jenis tanaman terdapat disini. Dengan disain yang menarik sehingga membuat decak kagum para wisatawan yang berkunjung, bisa di lihat dari ramainya para pengunjung datang silih berganti dari berbagai negara. Mmmmm Singapore mempunyai daya tarik sendiri untuk para wisatawannya walaupun negara ini terbilang kecil bila dibandingkan dengan Indonesia yang penuh pesona alam yang natural. Berbagai fasilitas yang disedikan disini, salah satunya adalah mobil autopilot yang bisa membawa kita untuk berkeliling keliling Garden By The Bay ini. Mobil autopilot ini tidak gratis, kita bisa mendapatkan tiketnya dengan membayar sejumlah uang untuk bisa menggunakannya berkeliling keliling , alternatif lain taman ini juga bisa kita jelajahi sambil berjalan kaki seperti yang kami lakukan. Sambil jalan santai menikmati setiap tanaman yang kami lewati sesekali mengabadikan moment di spot spot sudut taman yang ciamik ini. Lokasi yang berdekatan juga dengan Marina Bay Sands ini hanya berjarak 2 menit berjalan kaki, area Marina Bay juga mempunyai beberapa spot untuk di kunjungi, seperti Marina Bay Sands, Merlion, Esplanade Theatre, ArtScience Museum, The Helix Bridge dan Garden Bay The Bay yang semuanya masih dalam satu kawasan Marina Bay area, jadi satu kunjungan bisa dapat beberapa spot wisata atau lebih kerennya 'sekali dayung 2 3 pulau terlampaui'. Untuk akse ke Marina Bay kita bisa menggunakan MRT tujuan stasiun Marina Bay atau Bayfront.
www.enrymazni.com
Garden By The Bay
Perjalanan singkat pun segera kami akhiri, Marina Bay menjadi tujuan terakhir trip kami kali ini. Dari stasiun MRT Marina Bay kami melanjutkan ke Harbour Bay, stasiun akhir untuk akses ke pelabuhan ferry. Ongkos MRT dari Marina Bay ke Harbour Front 1.60 SGD, sesampai di Harbour Front kami lanjut ke Foodcourt untuk urusan perut. Ya karena sudah mau pulang dan melihat sisa SGD masih banyak, jadi kami memutuskan untuk makan siang di Kopitiam yang berada di Basement gedung Vivo City. Makannya tidak usah mahal mahal cukup pesan makanan paket saja yang paling murah disini, area foodcourtnya cukup luas, setelah melihat lihat setiap booth makanan akhirnya kami pesan Nasi Wings Set 3.50 SGD dan Mie Goreng 3.50 SGD. 2 makanan ini kami bagi 2 supaya masing masing bisa makan nasi yang hanya seporsi tadi, untuk minuman sengaja tidak kami pesan, karena stok air minuman isi ulang yang kami bawa masih banyak. Salah satu cara penghematan lagi kan, coba aja tidak bawa botol minum dan isi ulang, mana tahan harus beli beli air mineral dalam hitungan SGD *HematPelit* *TapiTidakSengsara*.

Reschedule Jadwal Ferry

Ini ne sebenarnya yang bikin galau, untuk tiket ferry sebenarnya kami sudah cek in duluan saat pertama sampai di Singapore, kami sengaja untuk cek in tiket pulang ke Batam untuk last ferry sekitar jam 21.50, tapi kenyataannya saat ini masih jam 15.00 an, info dari teman seh katanya kita bisa reschedule jadwal yang sudah kita cek in sebelumnya, tapi harus bayar denda 10 SGD per tiket. Tapi untuk memastikan kembali apakah benar harus bayar denda segitu?, akhirnya kami datang ke konter Sindo Ferry di lantai 3 Harbour Front untuk mendapatkan info lebih pasti. Ternyata info nya tidak harus bayar denda sebesar 10 SGD, tapi cukup 3SGD per tiket, tanpa pikir panjang kami pun langsung mereschedule jadwal pulang ke Batam ke jam 16.10, ini adalah jam keberangkatan berikutnya ferry menuju Batam. Urusan reschedule beres, kami bergegas menuju gate keberangkatan yang ternyata antriannya panjang sekali tapi cukup cepat kok antriannya, istilah jalan rayanya 'Padat Lancar'. Saat antrian, ada sedikit rasa khawatir, karena melihat antrian panjang dan proses imigrasi takutnya agak alam, bisa bisa kami ketinggalan ferry nya. Ketika satu persatu para pengantri maju selangkah demi selangkah, saya sempat menanyakan ke petugas imigrasi yang berdiri di samping pengantri lainnya. Saya menanyakan apakah saya masih sempat untuk berangkat jam 16.10 mengingat waktu keberangkatan ferry sudah dekat, alhamdulillah dapat jawaban yang melegakan hati, karena kata petugasnya ferry yang segera berangkat tetap akan menunggu penumpangnya, dikarenakan saat nama kami sudah terdapat dalam list penumpang ferry Sindo saat kami cek in dan memasuki gate pertama sebelum imigrasi. Pada proses gate pertama ini boarding pass sudah di scan dan menandakan calon penumpang sudah masuk di area imigrasi. Dan akhirnya kami bisa pulang ke Batam sesuai dengan jadwal yang diharapkan.

Idul fitril trip pun berakhir, dan kami sudah berada di dalam ferry menuju kota Batam. berikut saya infokan detail biaya perjalanan hemat low budget kami, Semoga apa yang saya share dalam artikel ini bermanfaat bagi teman teman semunya.

Biaya pengeluaran hari ini :
1. MRT Jurong East ke Bugis 2.60 SGD
2. MRT Bugis ke Changi Airport 2.20 SGD
3. MRT Changi Airport ke Little India 2.50 SGD
4. Sarapan di C.M.K Restauran Mustafa area
- Roti Cane / Prata 2 SGD
-Teh Tarek Panas 1.10 SGD
- Makan Nasi Ayam 7 SGD
5. MRT Farrer Park ke Bayfront 1.80 SGD
6. MRT Marina Bay ke Harbour Front 1.60 SGD
7. Makan di Kopitiam Vivo City
- Nasi Wings Set 3.50 SGD
- Mie Goreng 3.50 SGD
8. Denda Reschedule Ferry Pulang 3 SGD

Total Biaya keseluruhannya : (Ini share cost trip, jadi semua pengeluaran di totalkan kemudian di bagi 2)
- Tiket Ferry 500.000 IDR, PP / 2 orang
- 44 SGD / 2 orang (Kurs 9800) = 431.200
- 22 MYR / orang (Kurs 3300) = 72.600
Total = 1.003.800 IDR untuk perjalanan 2 hari satu malam ke Singapore dan Johor Bahru. Berarti biaya per orang nya adalah 501.900 IDR.

'Keep Traveling Keep Writing'

EnryMazniDotCom - Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir bathin ke semua pengunjung EnryMazniDotCom, masih dalam suasana lebaran kan? heheh...

EnryMazniDotCom - Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir bathin ke semua pengunjung EnryMazniDotCom, masih dalam suasana lebaran kan? hehehe, buat teman teman yang mudik dan berkumpul dengan keluarga besar di kampung pasti senang banget ya *MeToo*, dan buat teman teman yang belum berkesempatan berkumpul untuk tahun ini, semoga tahun depan bisa mudik lebaran. Pada tulisan saya kali ini, sedikit mau share perjalan singkat saya ke Singapore dan Johor Bahru Malaysia selama 2 hari 1 malam, kebetulan tahun ini saya mudiknya ke kota Batam Kepulauan Riau, salah satu propinsi hasil pemekaran dari propinsi Riau. Mungkin, bagi para traveler atau backpacker mengunjungi Singapore dan Johor Bahru merupakan hal yang biasa. Apalagi kedua negara tersebut jaraknya lebih kurang 45 menit dari Batam ke Singapore dan akses menuju ke Johor Bahru dari Singapore pun sangat mudah sekali. Perjalanan kali ini tidak sendirian, tapi berdua dengan salah seorang teman yang pastinya mempunyai hobi yang sama ala backpacker. (red-Firman Efendi).
www.enrymazni.com
Menuju Singapore
Tulisan ini mungkin tidak akan membahas secara detail tentang tempat tempat wisata yang terdapat di Singapore dan Johor Bahru, mungkin teman teman bisa mencari secara detail apa saja tempat yang wajib di kunjungi saat berada di Singapore dan Johor Bahru, apalagi sekarang ini perkembangan internet sangat cepat sehingga memudahkan kita untuk untuk mencari informasi yang kita butuhkan hanya dalam genggaman tangan. Semoga apa yang saya bagikan dalam tulisan ini bisa menambah referensi teman teman yang akan backpacker an ke Singapore dan Johor Bahru nantinya. Dan saya akan membagikan informasi sesuai dengan perjalanan yang sudah saya tempuh, seperti biaya biaya yang sudah saya keluarkan.

Batam - Singapore - Johor Bahru

Batam, salah satu kota tujuan para wisatawan, baik yang hanya berkunjung ke sini atau hanya sekedar transit menuju ke beberapa negara tetangga. Kota yang berdampingan dengan Singapore dan Malaysia ini, menjadi pilihan alternatif bagi traveler yang ingin backpacker an ke Singapore dan Malaysia. Saya memulai perjalanan hemat dari Batam ke Johor Bahru via Singapore, kenapa dibilang hemat?. Ok nanti saya akan share detail setiap biaya yang sudah saya keluarkan, dari mulai biaya transportasi, makan, dan penginapan gratis. Perjalanan selama 2 hari 1 malam ini tanpa itinerary alias get lost aja.


Batam - Singapore

Untuk tiket ferry Batam Singapore seharga IDR 250.000 pulang pergi, berangkat dari pelabuhan sekupang pulangnya ke pelabuhan Batam Center, untuk pilihan ferry ke Singapore sebenarnya banyak sekali, tapi saya lebih memilih Sindo karena lebih murah untuk keberangkatan dari sekupang, kebetulan akses ke sekupang dari rumah saya tidak terlalu jauh bila dibandingkan ke Batam Center. Untuk tiket ferry Sindo dan ferry lainnya biasanya berlaku untuk satu tahun, jadi kita bisa berangkat kapan saja kita mau. Untuk jam keberangkatan saya sengaja mengambil yang paling pagi alias first ferry, biar bisa sampai Johor Bahrunya lebih awal dan bisa berkeliling Johor Bahru. Ferry berangkat jam 06.10 menempuh perjalanan lebih kurang 45 menit, situasi penumpang  pagi ini tidak terlalu ramai jadi kita bisa sedikit santai menikmati perjalanan tanpa harus berdesak desakan baik di pelabuhan maupun di dalam kapal ferry. Jam 08. 00 an waktu setempat, kapal ferry nya sudah berlabuh di Harbour Front Singapore, semua penumpang keluar melanjutkan proses imigrasi. Setelah proses imigrasi selesai, saya menuju ke MRT Harbour Front di Vivo City. MRT Harbour Front ke Woodlands 2.60 SGD (include deposit kartu 0.10 SGD), dari Harbour Front ke Woodlands saya transit di stasiun MRT Dhoby Ghaut pindah line merah (North South Line) tujuan Jurong East. Keluar stasiun MRT Woodlands ambil Exit yang menuju terminal bus (saya lupa Exit berapa). Di terminal bus ambil bus tujuan JB Sentral No. 950 dengan ongkos seharga 1.60 SGD, pemberhentian terakhir di JB Sentral, jadi setelah lewat proses imigrasi Johor Bahru, ikut petunjuk arah menuju JB Sentral.

Johor Bahru - Malaysia

Sebelum memulai langkah kaki untuk berkeliling Johor Bahru, saya harus mengisi perut dulu, lokasi makan siang masih di seputaran JB Sentral. Saya dan teman sengaja makan siangnya di Johor Bahru, karena kalau di Singapore harganya lumayan mahal. Lumayan bisa menghemat sejumlah uang untuk makan siang bila dibandingkan kalau makan di Singapore dengan SGD nya, makan siang di restoran melayu untuk seporsi nasi dengan lauk ikan gulai seharga 9.50 MYR (Nasi porsi dobel dan potongan ikan gulainya pun besar banget). Untuk minuman saya sangat suka sekali dengan teh tarek es seharga 3.20 MYR, sedikit lebih mahal sebenarnya bila di bandingkan tempat tempat yang sudah pernah saya singgahi untuk segelas teh tarek es biasanya seharga 1.00 MYR an. Selesai makan, saya melanjutkan perjalanan kunjungan pertama ke Mesjid sejarah yaitu Mesjid Negeri Sultan Abu Bakar yang berada di jalan Skudai Johor bahru, lokasi mesjid sebenarnya tidak jauh dari JB Sentral saat ini saya berada. Saya menggunakan bus dari teminal bus JB Sentral seharga 1 MYR untuk one way. Selama perjalanan saya membawa bekal air minum, yang sudah saya persiapkan saat keberangkatan dari Sekupang, cukup bawa 1 botol mineral ukuran 1 Liter dan selanjutnya manfaatkan fasilitas isi ulang. Sayang sekali saat berkunjung ke mesjid ini, mesjidnya tutup sepertinya ada renovasi di beberapa bagian, padahal sudah niat untuk shalat Dzuhur di sini. Aktifitas shalat sementara dialihkan ke gedung seberang mesjid yang masih dalam satu komplek dengan Mesjid Negeri Sultan Abu Bakar. Selesai berkeliling dan shalat Dzuhur, kami pun melanjutkan ke tempat selanjutnya, tapi sebelum meninggalkan mesjid, kami mengisi ulang air minum dulu, ada fasilitas dispenser saat pintu keluar mesjid yang disediakan untuk para jamaah mesjid. Kesempatan untuk isi ulang air minum ke botol 1 liter yang saya bawa tidak di sia siakan dunk, lumayankan bisa hemat beberapa MYR daripada harus beli beli air mineral setiap mau minum.
www.enrymazni.com
Mesjid Negeri Sultan Abu Bakar
Disekitaran area Mesjid Negeri Sultan Abu Bakar terdapat beberapa lokasi wisata juga, seperti Johor Bahru Zoo dan Museum, saya dan teman hanya lewat di depannya saja, sengaja tidak singgah karena mau melanjutkan ke Legoland, dan kami harus kembali ke JB Sentral terminal bus dulu untuk ke Legoland, naik bus kembali ke JB Sentral terminal bus seharga 1 MYR dan hanya butuh beberapa menit saja. Dari terminal bus JB Sentral lanjut menaiki bus LM1 (Causeway Link Bus) menuju Legoland dengan ongkos 4.50 MYR, bus ini juga akan melewati jalur Sanrio Hello Kitty Town, salah satu tempat favorit bagi anak anak dan pecinta tokoh kartun Hello Kitty. Perjalanan menuju Legoland lumayan lama, jadi bisa dimanfaatkan untuk waktu beristirahat sejenak. 
www.enrymazni.com
Johor Bahru Zoo

LegoLand Johor Bahru

Legoland Malaysia merupakan salah satu tempat reakreasi keluarga yang menyajikan berbagai macam atraksi menarik bagi anak anak, theme park, water park dan masih banyak lagi. Untuk detail bisa langsung ke website nya ya. Untuk harga tiket masuk ke Legoland cukup mahal ya, hehehe :

One day tiket standar ( Theme Park, Water Park dan Combo )
1. Combo adult (Theme Park dan Water Park) 225 MYR.
2. Combo Child/Senior (Theme Park dan Water Park) 180 MYR.
3. Theme Park (Adult) 180 MYR.
4. Theme Park (Child/Senior) 145 MYR.
5. Water Park (Adult) 122 MYR.
6. Water Park (Child/Senior) 101 MYR.

Harga diatas berlaku untuk walk in dan online booking. Jadi siap siap untuk merogoh saku lebih dalam untuk menikmati liburan keluarga di Legoland.
www.enrymazni.com
Gerbang Utama LegoLand
Karena saya dan teman hanya ingin melihat lihat area Legoland, jadi kami memang tidak masuk ke dalamnya, hanya ber photo photo di gerbang utamanya saja. Kenapa tidak masuk? karena tiket nya mahallllll jadi ya tidak masuk lah. Area Legoland berada dekat dengan Mall of Medini, jadi akses menuju ke gerbang Legoland melewati mall tersebut, untuk frekuensi bus yang datang dan kembali ke JB sentral pun menurut saya sedikit lama, karena mungkin lokasinya jauh dari bandaraya Johor Bahru. Jadi, kalau sudah puas berkeliling dan bermain di Legoland dan mau kembali menuju JB sentral kita bisa menunggu bus di depan mall tersebut. Setelah menunggu bus lebih kurang setengah jam, akhirnya bus nya pun datang, niat awal seh mau kembali ke JB Sentral kemudian dari terminal JB Sentral kami melanjutkan dengan bus lain untuk kembali ke Woodlands Singapore, tapi gak jadi, saat bus datang saya pun bertanya ke pak supirnya apa bus ini menuju JB Sentral? ternyata kata si bapak nya ini bus menuju Singapore pemberhentian Jurong East, nah kebetulan sekali kan kami memang mau langsung balik Singapore dan bus nya memang menuju Singapore. Untuk ongkos bus dari Legoland menuju Jurong East Singapore seharga 5 MYR, dan masih tergolong murah loh untuk ongkos antar negara *Hehehe*.

Perjalan kami menuju Singapore sebenarnya tidak memakan waktu lama, tetapi yang buat lama adalah saat kita memasuki border atau imigrasi Singapore, kebetulan saat itu antrian orang yang mau masuk Singapore sangat panjang dan ramai, jadi sempat memakan waktu 1 jam an lebih. Dan akhirnya kami sampai di Jurong East jam 08.00 an padahal berangkat dari Legoland sekitar jam 16.00 an loohhhhh.

Malam ini kami akan tidur gratis ke suatu tempat, lumayan bisa menghemat pengeluaran untuk sewa hotel. Penasaran kan dimanakan kami akan nginap gratis malam ini? hehehe, saya akan melanjutkan ke postingan berikutnya tentang penginapan gratis kemudian kemana aja di Singapore besoknya? tunggu di cerita saya berikutnya tentang trip hemat low budget bagian ke dua.
Baca Juga : Traveling Hemat Low Budget Bagian Dua

Berikut rekapan pengeluaran kami hari ini :
1. Ongkos kapal Sindo Ferry IDR 250.000 PP/orang.
2. MRT Harbour Front ke Woodlands SGD 2.60 /orang.
3. Bus Woodlands ke JB Sentral SGD 1.60 /orang.
4. Makan siang di JB Sentral 2 orang MYR 19.70.
5. Bus JB Sentral ke Mesjid Negeri Sultan Abu Bakar MYR 2 PP /orang.
6. Bus JB Sentral ke Legoland MYR 4.50 /orang.
7. Bus Legoland ke Jurong East Singapore MYR 5 /orang.

Total :
1. IDR = 250.000
2. SGD = 8.40 (Kurs 9800)
3. MYR = 31.20 (Kurs 3300)

Keep Traveling Keep Writing

EnryMazniDotCom-  Malaysia, salah satu negara yang memang tidak habisnya untuk dikunjungi walaupun sudah sering ke negara tetangga ini say...

EnryMazniDotCom- Malaysia, salah satu negara yang memang tidak habisnya untuk dikunjungi walaupun sudah sering ke negara tetangga ini saya tetap tidak bosan bosannya untuk kembali lagi, dan salah satu faktor membuat saya sering kembali ke sini adalah karena Kuala Lumpur ini saya jadikan sebagai negara transit untuk melanjutkan ke beberapa negara lainnya, Apalagi semenjak hadirnya yang seperti kita ketahui bahwa salah satu maskapai low cost mereka juga memberikan akses mudah untuk terbang dari kota Pekanbaru ke Kuala Lumpur. Kali ini saya sedikit mau bercerita tentang salah satu mall yang bakal saya kunjungi, memang seh dimana mana yang namanya mall konsep dasarnya sama. Sebenarnya dalam setiap trip saya jarang banget mau mengunjungi mall, ya seperti yang saya bilang sebelumnya bahwa konsep sebuah mall rata rata sama di belahan dunia mana pun hehehe, mengunjungi mall ini salah satu rangkaian itinerary saya sambil menunggu waktu transit untuk ke destinasi berikutnya yaitu Siem Reap Cambodia dan berlanjut ke Mui Ne dan Ho Chi Minh City Vietnam. Ok, apa seh yang unik dari mall yang bernama The Mines Shopping Mall ini? penasaran gak seh? hehehe.

www.enrymazni.com
Stasiun KL Sentral Platforrm 6
Menurut beberapa artikel The Mines Shopping Mall dulunya dikenal dengan Mines Wonderland salah satu tempat yang menghadirkan wahana seperti rumah salju, pertunjukkan laser, mini zoo dan boat cruise dan sekarang dikenal dengan The Mines Shopping Mall. Pusat perbelanjaan yang berada di Selangor Malaysia berada sekitar 15 KM dari Kuala Lumpur ini menyajikan berbagai macam ritel dan tempat makan serta Splash Park yang terdapat di atapnya. Mall ini berjarak 1 KM dari kota Seri Kembangan merupakan mall keluarga yang menargetkan pengunjung yang bekerja dan tinggal di wilayah selatan Kuala Lumpur dan Selangor, yang menjadi unik dan menjadi daya tarik dari The Mines Shopping Mall adalah Kanal Venesia yaitu aliran air kanal yang menghubungkan akses ke dalam mall tersebut merupakan salah satu akses menuju mall selain menggunakan kendaraan. Itulah salah satu alasan saya mau berkunjung mall ini yaitu mencoba sensasi nge mall lewat kanal atau via jalur air dengan menumpangi Water Taxis nya. 
Untuk mengunjungi The Mines Shopping Mall saya menggunakan KTM dari KL Sentral menuju stasiun Serdang, selain KTM kita juga bisa menggunakan Rapid KL/LRT nya. Karena menurut saya ongkos dari KL Sentral ke stasiun Serdang lebih murah dibandingkan LRT maka saya memutuskan menggunakan KTM hanya 2.50 MYR, setelah membeli tiket KTM jurusan Seremban saya langsung menuju platform 6 dan turun di stasiun Serdang, untuk sampai di Serdang KTM akan melewati beberapa stasiun seperti Mid Valley, Seputeh, Salak Selatan, Bandar Tasek Selatan dan Serdang. Dari stasiun Serdang menuju exit dan belok kiri langsung mengarah ke jembatan penyebrangan, karena untuk menuju Water Taxis yang akan membawa kita ke The Mines Shopping Mall nanti tepat berada di seberang stasiun Serdang. Jadi silahkan menaiki jembatan penyebrangan dan setelah sampai di ujung langsung belok kanan terus jalan sekitar 200 meter kita akan menjumpai gerbang bertuliskan "Welcome The Heritage Tourism Market @Mines Blue Water" terus masuk ke dalam dan belok kiri disitu ada pondok kecil dan kanal yang merupakan pelabuhan kecil Water Taxis yang akan membawa ke mall tersebut.
www.enrymazni.com
Gerbang Utama Meuju Dermaga
Kanal ini merupakan bagian dari sebuah danau yang lumayan luas, untuk ongkos Water Taxis menuju mall hanya 3 MYR saja, selain itu Water Taxis atau Boat ini juga menyedia beberapa layanan lainnya seperti paket AMAZING CRUISE yang akan membawa kita berkeliling bagian selatan dan utara danau seharga 48 MYR untuk dewasa dan 37 MYR untuk anak anak, nah kalau bagi pengguna Mykad harga yang ditawarkan pun lebih murah 10 MYR. kalau anda hanya mau berkunjung ke salah satu bagian danau juga tersedia paket tour DISCOVERY CRUISE yang akan membawa kita berkeliling di bagian selatan danau seharga 42 MYR dewasa dan 33 MYR untuk anak anak, atau GREENERY CRUISE yang akan membawa kita berkeliling di bagian Utara danau seharga 35 MYR dewasa dan 28 MYR untuk anak anak. Ada juga WAWA SPLASH TOUR yang berdurasi lebih kurang 30 menit seharga 41 MYR dewasa dan 32 MYR untuk anak anak atau mau touring keliling danau dan dapat makan? ne paketnya RIDE N DINE seharga 45 MYR dewasa dan 37 MYR untuk anak anak kita akan di bawa berkeliling ke area selatan danau dan setelah touring selesai dilanjutkan dengan lunch atau dine. Kalau mau tour yang lebih private boat cruise juga menyediakan paket VIP CHARTER seharga 350 MYR untuk durasi 30 menit dan 550 MYR untuk durasi 60 menit jadi silahkan pilih sesuai kebutuhan kita, nah kalau hanya sekedar menumpang menuju ke mall saja RIDE N SHOP pilihannya seharga 3 MYR dan kita akan diantar langsung ke dalam mall nya.
www.enrymazni.com
Dermaga Boat Cruise
Saya pun tidak mau ketinggalan untuk mencobanya walaupun hanya mengambil paket Ride N Shop saja, ya sesuai rencana awal hanya ingin mencoba sensasi nge mall lewat air saja yang belum pernah saya jumpai di beberapa mall yang pernah saya kunjungi, waktu beroperasi nya Water Taxis ini dari jam 11 am to 10 pm daily. Water Taxis ini merupakan penghubung antara KTM Serdang stasiun dan The Mines Shopping Mall, frekuensi keberangkatan dan kedatangan boat cruise ini setiap 30 menit. Boat ini akan melewati kanal yang terhubung langsung ke danau kemudian masuk ke kanal lagi yang mengarah langsung ke dalam mallnya, didalam mall terdapat pelabuhan kecil sebagai dermaga berlabuh boat cruise ini, jadi saat kita turun dari boat sudah langsung berada di tengah tengah mall nya, keren kan?. Untuk boat sendiri juga nyaman sekali karena tempat duduk untuk penumpang disediakan seperti sofa sehingga menjadi lebih empuk dan nyaman buat duduk, jadi bukan fiber keras gitu ya. Sesampainya di mall memang tidak banyak yang bisa saya lakukan karena dari awal niatnya memang tidak untuk berbelanja tapi hanya ingin mencoba boat cruisenya saja, setelah berkeliling mall dari bawah sampai atas saya pun memutuskan untuk kembali ke Jetty (Pelabuhan) penghubung KTM stasiun Serdang, nah dermaga yang terdapat di mall ini dibagi menjadi dua jalur, satu jalur khusus untuk Ride N Shop dan satu jalurnya khusus yang mau touring berdasarkan paket pilihannya. Untuk ongkos boat cruise meuju KTM stasiun masih sama yaitu 3 MYR dengan lama perjalanan lebih kurang 10 menit, sesampai di dermaga saya langsung menuju KTM stasiun Serdang untuk membeli tiket menuju KL Sentral dengan harga 2.50 MYR.
www.enrymazni.com
Suasana Dalam Mall
www.enrymazni.com
Selfi Dulu
Malam hari nya menjelang pulang ke penginapan, saya menghabiskan waktu ke Twin Tower KLCC dari KL Sentral menggunakan LRT menuju stasiun KLCC, ya disini hanya sekedar cekrek cekrek di bawah Twin Tower dan di area depan KLCC nya ada pertunjukan air mancur juga. Malam ini lumayan rame pengunjung dan bisa saya pastikan semuannya datang dari berbagai negara termasuk saya juga hehehe, Twin Tower merupakan salah satu icon nya Malaysia dan bagi para turis pasti mewajibkan diri untuk datang ke sini. Seperti kebanyakan orang bilang kalau tidak photo di Twin Tower berarti kamu belum ke Malaysia, ungkapan ini sangat kental di telinga bagi para traveler atau turis saat berkunjung ke suatu negara dan wajib mengabadikan moment di salah satu icon nya negara tersebut.

Saya pun tidak ingin berlama lama disni, karena besok pagi harus melanjutkan perjalanan menuju Siem Reap Cambodia dengan pesawat pagi, Siem Reap merupakan salah satu kota yang terdapat di Cambodia yang terkenal dengan wisata Angkor Wat nya, penasaran kan gimana seh keseruan traveling ke Siem Reap? berkeliling keliling ke Angkor Wat nya yang penuh dengan sejarah. Simak ceritanya di tulisan saya berikutnya.
Baca Juga : Wonderful Siem Reap : Angkor Wat Cambodia (Bagian Satu)
 "Keep Traveling Keep Writing"

EnryMazniDotCom -  Welcome to KLIA2 untuk kesekian kalinya *GumamDalamHati* *BiarMiripSinetron2*. Oh ya flashback dulu sebelum landing di ...

EnryMazniDotCom - Welcome to KLIA2 untuk kesekian kalinya *GumamDalamHati* *BiarMiripSinetron2*. Oh ya flashback dulu sebelum landing di KLIA2,  tak sengaja lewat depan rumah mu *Sing* ehh salah kok saya jadi nyanyi seh mmmmm, tak sengaja saat lagi di waiting room bandara Sultan Syarif Qasim 2 Pekanbaru saya bertemu dengan salah satu traveler yang sebenarnya sudah pernah kenal di sosial media tapi belum pernah bertemu secara langsung. Namanya Roky *SebutSajaBegitu* si traveler badai ketjeh luar biasa ini mau terbang ke KL dilanjutkan ke Ho Chi Minh City. Katanya mau explore Vietnam mmmmm berarti trip nya sama dengan saya yang mau ke Mui Ne Vietnam dan Siem Reap Cambodia. Walaupun tujuan kami sama sama ke Vietnam tapi tetap kami tidak bisa ngetrip bareng karena tujuan pertama saya harus terbang ke Siem Reap dulu sementara dia langsung ke Vietnam dengan flight malam dari KLIA2 pada hari yang sama, sambil nunggu boarding kami pun banyak ngobrol dan yang pastinya topik pembicaraan tidak jauh jauh dari destinasi tujuan, share pengalaman traveling dan banyak lagi.
www.enrymazni.com
3 Traveler with 3 Destination
Baca Juga : Solo Traveling
Tiba tiba kami pun harus menghentikan pembicaraan karena sudah di panggil sama mba mba lewat pengeras suara untuk segera boarding. Flight Pekanbaru - Kuala Lumpur memakan waktu lebih kurang 40 menit, dengan ketinggian jelajah 35.000 kaki, terserah kaki siapa saja yang penting di atas permukaan laut ya bukan sungai atau hutan, mmmmm eh itu pesawat kalau terbang dihitung dalam satuan kaki atau meter seh diatas permukaan laut? Ah terserah deh hitung masing masing aja terserah mau dalam satuan kaki, tangan, kepala, centimeter, kilometer, milimeter atau bahkan dalam satuan jengkal *ngoook* *Pusing pula kepala Ides aaaa*.

Penerbangan ini di ketuai oleh Capten Zai*** dan pembantu juru terbang Aja** dan saya pramugara yang bertugas, penerbangan akan mengambil mase kire kire 50 menit, untuk keselamatan anda sile pasang tali keledar, membuka tutup tingkap dengan sepenuhnye, tegakkan sandaran kursi anda kecuali sandaran hidup tidak harus di tegakkan kalau memang sudah lelah *Baper Alert* hahaha, penggunaan peralatan elektronik dan talipon bimbit tidak dibenarkan ketika belepas, mendarat, dan selame penerbangan kerananye akan mengganggu sistem navigasi pesawat ini, penerbangan ini bebas dari asap rokok dan tidak dibenarkan merokok di lavatory karena akan mengaktifkan sistem smoke detector, terima kasih telah terbang bersama kami kapal terbang bertambang murah terbaik Dunia "Now Everyone Can Fly" *CitaCitaJadiPramugara*. Nah pasti tahu kan pesawat apa ne? Pesawat yang selalu jadi kebanggaan para budget traveler seperti saya, gak tahu yang lain.
www.enrymazni.com
KLIA2

Oke saya pun sudah landing dengan soft hahaha, seperti biasa turun dari pesawat saya harus berjalan menuju pintu keluar bandara dan memakan waktu lebih kurang 15 menit sudah termasuk sama proses imgrasi, proses imigrasi tergantung situasi juga kalau lagi ramai maka bakalan nambah lama deh prosesnya karena antrian, after that lanjut ke last check point x ray, sebelum ke foodcourt buat makan siang saya harus ke money changer dulu buat nukar ringgit malaysia (MYR) saya menukarkan 100 USD ke 350 MYR kenapa saya bawa USD karena transaksi di Cambodia nantinya rata rata menggunakan USD padahal mereka punya mata uang sendiri Riel (KHR). Oh ya saran sedikit bagi kita traveler indonesia better bawa mata uang USD untuk di tukarkan ke beberapa mata uang negara tujuan karena menurut saya pribadi rate nya lebih tinggi bila dibandingkan dengan Rupiah (IDR).

Bersama Roky saya pun pergi ke Quizin foodcourt area, tempat ini bisa di temukan satu lantai diatas area kedatangan dan satu lantai dibawah area keberangkatan, makan siang dengan nasi campur seharga 9.50 MYR dan teh tarek es 2.20 MYR *Mahal Seh* karena lapar tidak tertolong lagi ya harus makan *Lebay*, obrolan kami pun bersambung.

Selesai makan saya pun melanjutkan perjalanan ke KL Sentral menggunakan Sky bus, tiket bus bisa dibeli di lantai paling bawah seharga 11 MYR, perjalannya lebih kurang 40 sd 50 menit depend on traffic situation. Tuh kan ada yang Lupaaaaaaaaa!!!!!! *Flashback sebelum proses imigrasi* mmmmm tap tap tap sambil jalan menuju proses imigrasi ketemu sama teman yang sudah kenal di sosial media dan dunia nyata tidak seperti Roky yang baru jumpa di dunia nyata tadi, Onsky atau biasa dikenal dengan panggilan On The Sky ini berencana pergi berlibur juga tujuanya Johor Baharu dan Singapore bareng adek nya dari jakarta dan mereka meeting point di Burger King *Bukan Iklan Ya* mmmmm benar kata pepatah kolor ini sempit ya, eh salah daun kelor *Sampai sekarang saya tidak tahu gimana bentuk daun kelor* ok lupakan daun kelor mendingan cari tahu gimana bentuk 'daun muda'.

Sampai KL Sentral seperti biasa saya harus berjuang beberapa jam untuk mencari lokasi hotel yang sudah saya pesan via booking dot com, saya selalu memanfaatkan situs ini untuk pemesanan hotel / hostel setiap bepergian ke luar maupun dalam, bagi saya pribadi seh banyak kemudahan salah satunya adalah kita bisa melakukan pembayaran di tempat, jadi saran saya sebelum conform bookingan baca detail rincian biaya yang harus dibayar terkadang beberapa penginapan masih ada biaya tambahan seperti tax dan service charge sekian persen. Nah kembali lagi ya, hanya bermodal kan alamat hotel saya pun memulai perjuangan berkeliling area KL Sentral selama ber jam jam dan akhirnya baru ketemu hotelnya dan hal itu sudah lumrah sekali bagi para traveler menghabiskan waktu berjam jam hanya mencari alamat hotel dimana posisinya *Indahnya Dunia Backpacker* dan merupakan salah satu bagian dari tantangan dalam backpacker an, am i right? *Semangat 45*.
www.enrymazni.com
Cekrek Cekrek Di Bukit Bintang

Hari pertama di KL saya tidak kemana mana seh paling malamnya hanya ke area keramaian Bukit Bintang merupakan salah satu spot tourist yang wajib dikunjungi sambil menikmati makan malam di Jalan Alor, untuk mencapai area ini saya menggunakan Monorail dari KL Sentral Stasiun turun di Bukit Bintang Stasiun dengan ongkos 2.50 MYR, kemudian makan di Jalan Alor pesan Tom Yam dan teh tarek es selesai makan hanya berkeliling keliling Bukit Bintang sambil menghabiskan waktu sambil cekrek cekrek an. Kemudian saya pun kembali ke Hotel untuk istirahat karena besok mau mencoba sensasi nge mall dan masuknya menggunakan boat atau water taxi, tetapi jalan utama masuk mall bagi pengguna kendaraan juga tersedia. menurut saya seh ini salah satu daya tarik mall tersebut untuk datang berkunjung. Penasaran kan gimana rasanya masuk mall dengan menggunakan boat dan berhentinya tepat berada di dalam mall tersebut?. 

Sesuai rencana semalam yaitu mencoba sensasi nge mall via jalur sungai, Mall yang mau saya kunjungi namanya The Mines Shopping Mall berada di daerah Seri Kembangan ini membutuhkan waktu tempuh lebih kurang 30 Menit dari Kuala Lumpur, mall ini menjadi berbeda karena mall memiliki akses langsung melalui kanal yang langsung menuju ke dalam mall dan bisa di akses menggunakan water taxis. Akses menuju dalam mall lebih lurang 15 menit dengan menggunakan water taxis tadi. Nah sedikit spoiler tentang The Mines Shopping Mall nya, nanti saya akan cerita lengkap di tulisan selanjutnya dan jangan lupa untuk tetap update artikel di EnryMazniDotCom dengan mengklik banner dibawah ini,
Baca Juga : Sensasi Nge Mall di The Mines Shopping Mall Kuala Lumpur
FYI :
* USD (Dollar Amerika)
* KHR (Kamboja Riel)
* IDR (Indonesia Rupiah)
* KLIA2 (Kuala Lumpur Int'l Airport 2)
* Nukar 100 USD dapatnya 350 MYR
* Cekrek Cekrek (Photo Photo)
* Water Taxi (Boat yang digunakan sebagai taxi untuk menuju Mall)
"Keep Traveling Keep Writing"